Jumat, Juni 12, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Pj Gubernur Ingatkan Kementerian BUMN Perhatikan Masyarakat Sekitar Industri Besar di Aceh

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (24/08/2022) - 12:00 WIB
in DAERAH
0
Pj Gubernur Ingatkan Kementerian BUMN Perhatikan Masyarakat Sekitar Industri Besar di Aceh

Pj Gubenur Aceh Achmad Marzuki, memaparkan sejumlah permasalahan yang ada di Aceh saat melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Wakil Menteri (Wamen) BUMN I, Pahala Nugraha Mansury, di Kementerian BUMN, Selasa (23/8/2022). Foto: Humas BPPA

JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengharapkan kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar memperhatikan masyarakat disekitar industri besar yang ada di Aceh.

“Sebagaimana kita ketahui beberapa industri besar kurang memperhatikan wilayah sekitarnya sehingga bermasalah,” kata Pj Gubernur dalam pertemuan dengan Wakil Menteri (Wamen) BUMN I, Pahala Nugraha Mansury di Jakarta, Selasa (23/8/2022) kemarin.

Ia menyebutkan Aceh yang menjadi daerah termiskin di Sumatera sangat membutuhkan lapangan pekerjaan yang baru bagi masyarakat. Karena selama ini tidak ada kemajuan.

“Kami mengharapkan bimbingan teknis bagaimana masuk PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), mengajari karyawan-karyawan kita, kepala dinas. Begitu juga UMKM daerah bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan PT PIM dan lain-lain,” katanya.

Maka tambahnya, jika dilibatkan masyarakat setempat dalam kegiatan industri tersebut, perekonomian masyarakat Aceh akan tumbuh, sehingga akan menurunkan angka kemiskinan itu sendiri.

Anggota DPR RI, Salim Fahkri juga menyetujui apa yang disampaikan Pj Gubernur Aceh yang mendorong kementerian BUMN agar membuka lapangan pekerjaan kepada masyarakat Aceh di sana.

“Hari ini kita buktikan pak Gubernur, ketua DPRA, anggota DPR-RI hadir bersama-sama dengan seluruh pihak mengharap bantuan khususnya dari kementerian BUMN dengan adanya pengembangan PIM tadi masyarakat Aceh bisa merasakannya dan sejahtera,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPRA, Saiful Bahri, yang menginginkan masyarakat Aceh tidak lagi merasa kemiskinan. Untuk ia meminta dukungan dari pemerintah pusat agar membantu Aceh.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh Mahdinur, menyampaikan mengenai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe yang asetnya masih dibawah Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dan pengelolaan oleh PT Patriot Nusantara Aceh (Patna).

“Mungkin dalam waktu dekat ini akan ada investor yang datang untuk membuat tempat penyimpanan gas,” katanya.

Selanjutnya ia meminta kepada kementerian BUMN menyangkut dengan pengeboran minyak secara ilegal yang dilakukan masyarakat di Aceh Timur, diharapkan bisa memberikan pembinaan yang lebih baik.

“Karena ini wilayah kerjanya Pertamina. Jadi bagaimana nanti Pertamina memberikan izin atau membina masyarakat setempat cara mengambil minyak. Karena masyarakat di sana pendapatan juga dari pengeboran itu,” ujarnya

“Kemudian terhadap kewajiban DMO 25 persen penjualan batubara untuk kebutuhan dalam negeri, agar bagaimana ada kebijakan terhadap batubara dari Aceh yang mempunyai kalori rendah sekitar 3400 Kkl dapat diterima kebutuhan PLN di seluruh Indonesia sesuai dengan mekanisme yang telah diatur,” tambahnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Mohd Tanwier juga menyampaikan apa dikatakan Pj Gubernur Aceh yakni untuk mengikut sertakan masyarakat setempat bisa beraktivitas di perusahaan BUMN yang ada di Aceh.

“Kami mengharap bisa mengikut sertakan masyarakat setempat, sekurang-kurangnya bisa berbagi ilmu teknologi kepada mereka. Sehingga masyarakat di Aceh bisa mengikuti perkembangan,” ungkapnya.

Sementara itu Wamen BUMN I, Pahala Nugraha Mansury mengatakan baru dua minggu lalu dirinya ke Tanah Rencong untuk melihat perkembangan PT PIM. Kunjungan itu terkait dengan pengembangan dua pabrik di Aceh yakni revitalisasi dari PIM I dan pabrik NPK yang bergerak di bidang pupuk.

“Harapannya kita juga bisa membangun kawasan industri di PIM. Kita juga berharap ini nanti kesamaan dengan Pertamina Group, dan Pupuk Indonesia Group bagaimana merevitalisasi kawasan tersebut untuk bisa dikembangkan menjadi industri hijau karena potensinya sangat bagus,” kata Pahala.

Terkait pengeboran minyak yang dilakukan masyarakat di wilayah kerja Pertamina, ia akan mempertimbangkan bagaimana cara kerjanya nanti. “Tapi nanti kita lihat dulu apakah akan jadi suatu bentuk kerjasama yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwa potensi KEK Arun sangat bagus jika dikembangkan. Sebab, kata dia ketersediaan infrastruktur yang sudah ada dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Kita berharap kalau bisa dikaji, apakah bisa dikerjasamakan dengan pengelolaan industri. Sehingga nantinya bisa dicari kalau memang punya akses kepada calon-calon yang akan menggunakan itu bisa dilakukan dengan PT Patna sebagai pengelola untuk bisa mengembangkan kawasan ini,” ujarnya.

Kegiatan itu dihadiri juga oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Nezar Patria, Ketua DPRA, Saiful Bahri, Anggota DPRA dr Purnama Setia Budi, Anggota DPRA, Teuku Raja Keumangan dan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Akkar Arafat.[]

Tags: DPRAindustri besar di acehkementerian bumnpj gubernur aceh achmad marzukiwakil menteri bumn
ShareTweetPin
Previous Post

UIN Ar-Raniry Bakal Bangun Pabrik Sabun di Aceh

Next Post

Pemerintah Aceh Pulangkan Jenazah Warga Pidie yang Idap Kanker

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman, Dorong Pengolahan Gas di KEK Arun

Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman, Dorong Pengolahan Gas di KEK Arun

Kamis (11/06/2026) - 15:07 WIB
Dek Gam Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi MBG, Sebut Pencatutan Namanya Hoaks

Dek Gam Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi MBG, Sebut Pencatutan Namanya Hoaks

Kamis (11/06/2026) - 14:26 WIB
BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Kloter BTJ-02 Masuk Asrama Haji, 393 Jemaah Siap Terbang ke Tanah Suci

Alur Kedatangan Jemaah Haji Aceh di Tanah Air, Ini Tahapan yang Harus Dilalui

Rabu (10/06/2026) - 13:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.