Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Peringatan Dini Soal Waspada NII dari KSP Moeldoko Didukung

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (25/04/2022) - 09:29 WIB
in NASIONAL
0
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko.

Dahulu, kata dia, strategi mereka menguasai wilayah sehingga mudah dilumpuhkan.

 JAKARTA — Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengimbau masyarakat agar berhati-hati mengenai gerakan Negara Islam Indonesia (NII) yang baru-baru ini diungkap Densus 88. Moeldoko mengungkapkan adanya perubahan gerakan yang dilakukan NII dewasa ini.


Dahulu, kata dia, strategi mereka menguasai wilayah sehingga mudah dilumpuhkan. Sekarang gerakannya berbeda. “Karena dia strateginya penguasaan wilayah maka mudah dilumpuhkan, daerahnya mudah direbut, pengikutnya mudah diberesin,” kata Moeldoko,  Senin (25/4/2022).


“Itu sebuah pengalaman bagi mereka, maka sekarang gerakan yang dia kembangkan adalah perebutan heart and mind,” sambung Moeldoko.


Selain itu, masih kata Moeldoko, strategi mereka lebih terstruktur karena menyusup ke dalam organ aparatur sipil negara (ASN), aparat keamanan, mahasiswa, berbagai institusi, juga menjelma sebagai pengusaha.


“Jangan salah, itu sudah berada di tengah-tengah kita. Siapa yang menjadi unsur-unsur yang terpengaruh? Melalui ASN, melalui aparat keamanan, melalui mahasiswa, melalui berbagai institusi, dan termasuk pengusaha,” kata Moeldoko.


Wake up call Moeldoko terkait NII mendapat dukungan dari Jaringan Mubalig Muda Indonesia (Jammi). Koordinator nasional JAMMI, Irfaan Sanoesi mendukung peringatan dini dari KSP tersebut. Dia menilai sebagai pejabat publik yang punya otoritas, sudah seharusnya pemerintah menyediakan” payung” kepada masyarakat sebelum hujan turun.


“Kami menilai Kepala Kantor Staf Presiden, Pak Moeldoko bicara mengenai NII itu sebagai peringatan dini bagi kita. Bagi masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati untuk tidak lengah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan merugikan masyarakat itu sendiri.”


“Sudah seharusnya sebagai pemegang otoritas, pemerintah mewanti-wanti dan menyediakan “payung” sebelum hujan bagi masyarakat. Agar dapat melakukan pencegahan dan dapat memitigasi langkah atau upaya yang bisa dilakukan sebelum semuanya terlambat,” jelas Irfaan.


Menurutnya, peringatan Moeldoko dapat membangun kesadaran _awareness_ akan bahaya radikalisme yang dapat berujung pada terorisme bagi warga Indonesia. Sebab itu, agar tetap waspada di manapun berada. Karena sebagaimana disampaikan oleh Moeldoko, NII lebih beradaptasi dengan gerakan mereka yang menyusup melalui berbagai elemen struktur yang ada di dalam masyarakat.


Dikutip dari Antara, Penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan tersangka jaringan Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatera Barat berupaya untuk melengserkan pemerintah yang berdaulat sebelum tahun Pemilu 2024.


Rencana tersebut diperoleh dari keterangan tersangka yang diberikan kepada penyidik dan barang bukti yang ditemukan di lokasi penangkapan.


 


“Barang bukti yang ditemukan juga menunjukkan sejumlah rencana yang tengah disiapkan oleh jaringan NII Sumatera barat, yakni upaya melengserkan pemerintah yang berdaulat sebelum tahun Pemilu 2024,” kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar.

sumber : Antara

Sumber: Republika

Tags: densusnegara islam indonesianii
ShareTweetPin
Previous Post

Petugas Damkar Masih Melakukan Pendinginan Akibat Kebakaran Pasar Gembrong

Next Post

Polda Metro Jaya Gelar Layanan Samsat Keliling di 13 Lokasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

APBA Aceh 2027 Direncanakan Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

APBA Aceh 2027 Direncanakan Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

Selasa (27/10/2026) - 01:43 WIB
Polda Aceh Tetapkan 22 Tersangka Kasus BBM Subsidi, 18 Kendaraan Ikut Diamankan

Polda Aceh Tetapkan 22 Tersangka Kasus BBM Subsidi, 18 Kendaraan Ikut Diamankan

Selasa (27/10/2026) - 01:39 WIB
Dek Gam Apresiasi Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Antrean di SPBU Mulai Menghilang

Dek Gam Apresiasi Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Antrean di SPBU Mulai Menghilang

Selasa (27/10/2026) - 01:37 WIB
Polda Aceh Gelar Operasi Patuh Seulawah Selama 14 Hari, Ini Sasarannya

Polda Aceh Gelar Operasi Patuh Seulawah Selama 14 Hari, Ini Sasarannya

Selasa (27/10/2026) - 01:35 WIB
Foto Cerita Banjir Aceh Karya Chaideer Mahyuddin Raih Silver Asian Media Awards 2026

Foto Cerita Banjir Aceh Karya Chaideer Mahyuddin Raih Silver Asian Media Awards 2026

Senin (26/10/2026) - 23:43 WIB
Dampingi Kapolri di Pidie, Dek Fadh Dukung Pemberantasan Narkoba di Aceh

Dampingi Kapolri di Pidie, Dek Fadh Dukung Pemberantasan Narkoba di Aceh

Jumat (23/10/2026) - 20:47 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.