Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Penyelamatan Terakhir Macan Tutul Persia di Irak

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (22/04/2022) - 13:06 WIB
in INTERNASIONAL
0
Macan tutul persia.

Macan tutul Persia tersisa sekitar 1.000 ekor di alam liar di seluruh dunia.

 SULAIMANIYA — Mengikat jebakan kamera di sekitar batang pohon di gunung Bamo di wilayah Kurdistan Irak, kedua bersaudara Bahez dan Nabaz Farooq Ali berharap dapat menangkap rekaman macan tutul Persia. Hewan itu hanya tersisa sekitar 1.000 ekor di alam liar di seluruh dunia.


“Kakek-nenek kami melihat beberapa bahkan di siang hari,” kata Nabaz.


Ketika Ali bersaudara kembali ke desa mereka di Horen pada 1991, setelah dipindahkan oleh tindakan kekerasan Saddam Hussein melawan Kurdi, mereka menemukan desa itu kosong dan sebagian dalam reruntuhan. “Ketika orang kembali untuk merehabilitasi desa, mereka juga mulai berburu secara acak” kata Nabaz.


Perburuan macan tutul, seperti kambing liar, berkontribusi pada penurunan jumlah yang ada di alam liar. Meskipun perburuan spesies yang terancam punah dilarang di wilayah Kurdistan Irak dan siapa pun yang tertangkap melakukannya dapat dikenakan denda, peraturan bisa sulit untuk ditegakkan


“Area itu sangat besar dan kami tidak memiliki sumber daya yang diperlukan untuk menutupinya. Pemburu memiliki senjata yang lebih baik, mobil yang lebih baik daripada kami,” ujar Akram Saleh dari polisi hutan Sulaimaniya.


Sebagian besar macan tutul Persia berada di Iran dan Afghanistan. Konservasionis Kurdi Irak Hana Raza memperkirakan mungkin ada 25 yang tersisa di Irak. Hewan ini terdaftar sebagai hewan yang terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).


Saat ini konservasionis di Kurdistan Irak mengadvokasi untuk meningkatkan upaya dalam melindungi hewan di tengah ketakutan akan kelangsungan hidup mereka. Macan tutul terancam oleh hilangnya habitat secara dramatis, perambahan manusia, perburuan, dan dampak perang.


Ahli biologi di University of Sulaimaniya yang memantau macan tutul Soran Ahmed mengatakan, sekitar 10 ekor hidup yang berbeda telah dicatat. Namun, sekitar 10 ekor juga ditemukan tewas dalam dekade terakhir, dia melihat dua di antaranya ditembak oleh peluru.


Beberapa bagian gunung Bamo, ranjau darat yang dipasang oleh Irak dan Iran yang bertikai selama perang pada 1980-an. Senjata itu telah menumbangkan manusia dan ternak dari beberapa daerah dengan macan tutul berkeliaran.


Menerapkan rencana pengelolaan konservasi adalah kunci untuk memastikan kelangsungan hidup macan tutul. Menurut data dari Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG), wilayah itu kehilangan hampir setengah dari hutannya antara 1999 hingga 2018, sehingga menyebabkan pengurangan drastis habitat potensial macan tutul.


Juru bicara dewan lingkungan KRG Razzaq al-Khaylani mengatakan, kurangnya dana publik untuk konservasi dan konflik yang berulang telah mengesampingkan beberapa inisiatif. Jadi untuk saat ini di gunung Bamo, Ali bersaudara berusaha melindungi habitat macan tutul sendiri.


Warga desa itu pun melibatkan komunitas lokal. Ketika pada 2020, seorang investor swasta mendirikan tambang batu kapur di dekatnya, bersaudara itu mempelopori kampanye untuk menghentikan operasi.


“Tempat-tempat seperti gunung Bamo, jika dilindungi secara efektif, bisa menjadi tempat berkembang biak. Kita harus menyelamatkan mereka, mereka adalah bagian dari budaya dan identitas kita,” kata Ahmed.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: irakmacan tutul persiapenyelamatan macan tutul persia
ShareTweetPin
Previous Post

Harapkan Berkah Ramadhan, BPP Hipmi Rangkul Ribuan Jamaah dan Yatim Bukber di Istiqlal

Next Post

Kemenkes Siapkan 340 Pos Kesehatan di Jalur Mudik 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Bupati Aceh Tamiang Bakal Kerahkan Camat dan Kades Bantu Pemulangan Warga Binaan

Bupati Aceh Tamiang Bakal Kerahkan Camat dan Kades Bantu Pemulangan Warga Binaan

Jumat (05/06/2026) - 16:51 WIB
SEMA FAH UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

SEMA FAH UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

Jumat (05/06/2026) - 16:18 WIB
Kurir Dijanjikan Upah Puluhan Juta, Penyelundupan 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara SIM

Kurir Dijanjikan Upah Puluhan Juta, Penyelundupan 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara SIM

Jumat (05/06/2026) - 16:15 WIB
Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.