Rabu, April 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Pemerintah Diminta Segera Tertipkan Penambangan Emas Ilegal di Aceh

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (06/06/2022) - 17:06 WIB
in DAERAH
0
Pemerintah Diminta Segera Tertipkan Penambangan Emas Ilegal di Aceh

Ketua Komisi V DPRA, M. Rizal Falevi Kirani. Foto: Istimewa

BANDA ACEH | LENSA KITA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), M Rizal Falevi Kirani, menyebutkan pertambangan emas ilegal masih marak terjadi di Aceh dan pemerintah harus segera menertibkannya.

Falevi Kirani menyebutkan salah satu lokasi daerah yang menjadi lokasi penambangan emas ilegal yang kerap menimbulkan korban jiwa adalah Geumpang, Kabupaten Pidie.

“Begitu maraknya pertambangan emas ilegal di Geumpang dan itu hampir setiap minggu orang mati didalam pertambangan ilegal tersebut,” kata M Rizal Falevi Kirani, Senin (6/6/2022).

Falevi mengatakan, Pemerintah Aceh melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh harus segera menindaklanjuti hal ini. Sebab, kata dia, Pemerintah Kabupaten Pidie tidak sanggup menanganinya.

“Saya tidak beropini bahwa ada oknum-oknum lain yang ada dibelakang karena saya tidak mau masuk ke ranah itu. Maka melalui ini karena di Geumpang itu sudah hidup cukong-cukong yang bekerjasama dengan cukong-cukongnya Medan. Artinya terjadinya masyarakat kemiskinan juga di lingkaran itu,” jelasnya.

Dia menyampaikan, potensi emas di Geumpang hasilnya bisa mencapai lima kilogram setiap hari. “Belum kita cerita bagaimana apabila terjadi erosi, bagaimana dengan RPJM bahwa Aceh Green, dan itu berada dalam kawasan hutan lindung,” ucap dia.

Potensi hasil emas ini, kata Falevi bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pidie sendiri dan Provinsi Aceh secara umum. Sehingga pemerintah harus segera mengambil langkah antisipasi.

“Disinilah saya pikir dinas-dinas itu bukan hanya tidur-tidur tetapi bagaimana mengimplementasinya. Ada regulasi yang sudah diatur, masak kita takut kepada oknum-oknum,” ucap Ketua Komisi V DPRA ini.

Politikus PNA ini menyebutkan, Pemerintah harus secepatnya membentuk tim terpadu untuk mengawasi ini, kalau tidak ingin hasil bumi Aceh direnggut oleh oknum-oknum yang memang tidak bertanggungjawab.

Menurut Falevi Kirani, tahapan preventif yang harus dilakukan oleh Pemerintah Aceh, bagaimana kerjasama antara Dinas ESDM dan DLHK. Sehingga pemerintah tidak hanya berbicara di RPJM saja tetapi aksinya disisa masa jabatannya harus dilakukan.

“Mereka (para cukong-cukong) tidak memikirkan bagaimana dampak lingkungan disaat banjir bandang nantinya jadi masyarakat yang terkena dampak nantinya,” demikian Falevi. []

Tags: DPRAgeumpang pidiem rizal falevi kiraniPemerintah Acehpenambangan emas ilegal
ShareTweetPin
Previous Post

Otak Pelaku Penembakan di Indrapuri Merupakan Ketua Partai Lokal di Aceh

Next Post

Fadhil Rahmi Sebut Penghapusan Pintu Masuk Internasional di Bandara SIM Melanggar MoU Helsinki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Jemaah Haji Aceh Tempati Kamar Setara Hotel Bintang 3 Selama di Asrama Sebelum Berangkat

Jemaah Haji Aceh Tempati Kamar Setara Hotel Bintang 3 Selama di Asrama Sebelum Berangkat

Rabu (22/04/2026) - 14:01 WIB
Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Selasa (21/04/2026) - 22:10 WIB
Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa (21/04/2026) - 22:08 WIB
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Selasa (21/04/2026) - 22:04 WIB
Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Selasa (21/04/2026) - 15:54 WIB
BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

Selasa (21/04/2026) - 15:50 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.