Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Pemerintah Bayangan Myanmar Minta Bantuan Internasional Persenjatai Pasukan

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (18/05/2022) - 14:41 WIB
in INTERNASIONAL
0
Patroli kendaraan militer di jalan di Yangon, Myanmar, 01 Februari 2022. Pemerintah bayangan Myanmar Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) telah meminta bantuan internasional untuk mempersenjatai pasukannya untuk melawan pemerintah militer yang berkuasa.

NUG meminta dukungan yang serupa dengan yang diberikan Barat kepada Ukraina.

 NAYPYIDAW — Pemerintah bayangan Myanmar Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) telah meminta bantuan internasional untuk mempersenjatai pasukannya untuk melawan pemerintah militer yang berkuasa. NUG meminta dukungan yang serupa dengan yang diberikan Barat kepada Ukraina untuk memerangi pasukan Rusia.


“Sikap masyarakat internasional untuk Myanmar adalah dukungan moral bagi kami dan kami berterima kasih untuk itu. Kami akan jauh lebih menghargai jika kami mendapatkan dukungan fisik seperti senjata dan dana,” kata Menteri Pertahanan NUG Yee Mon  dalam sambutan tulisan tangan yang diberikan kepada Reuters.


Yee Mon mengatakan, orang-orang Ukraina dan milisi pro-demokrasi Myanmar semuanya berjuang untuk kebebasan dan memberikan hidup. Namun, melawan tentara Myanmar yang diperlengkapi dengan baik membutuhkan lebih dari sekadar solidaritas internasional.


“Dengan dukungan itu, kita akan dapat mengakhiri revolusi lebih cepat, meminimalkan hilangnya orang dan harta benda mereka,” ujar Yee Mon.


Sekutu Barat telah mempersenjatai pejuang di Ukraina untuk melawan invasi Rusia yang disebut sebagai “operasi militer khusus”. Sedangkan Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta pada awal tahun lalu dan milisi di Myanmar kebanyakan bersenjata ringan, menggunakan senapan yang belum sempurna dan bahan peledak buatan sendiri untuk melawan militer yang diperlengkapi dengan baik.


NUG kemudian mendeklarasikan “perang defensif rakyat” di pedesaan tahun lalu. Tindakan itu untuk menahan upaya militer untuk mengkonsolidasikan kekuasaan setelah tindakan keras mematikan selama berbulan-bulan terhadap protes pro-demokrasi. Sedangkan Junta telah menyatakan NUG sebagai teroris.


Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan dalam surel, AS terus menekan junta untuk mengakhiri kekerasan dan bekerja dengan mitra untuk memulihkan jalan negara menuju demokrasi. Namun Washington tidak akan memberikan senjata atau bentuk dukungan militer apa pun kepada kelompok, individu, atau organisasi.


Pernyataan Yee Mon datang beberapa hari setelah Menteri Luar Negeri NUG Zin Mar Aung mengadakan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman dan Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah di AS. Mereka melakukan pembicaraan di sela-sela pertemuan puncak internasional ASEAN-US Special Summit (AUSS).

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: myanmarpemerintah bayangan myanmarpemerintah myanmarpemerintah persatuan nasional
ShareTweetPin
Previous Post

Miyabi Gelar Gala Dinner di Jakarta, Wagub: Kita Negara Demokrasi

Next Post

Kehamilan Dea OnlyFans Diragukan, Kuasa Hukum: Kok Dibilang Settingan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.