Senin, April 20, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Pakar Siber Beberkan Sembilan Akun Penyebar Data Pribadi, Termasuk Husin Shihab

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (15/04/2022) - 15:46 WIB
in NASIONAL
0
Daftar akun penyebar data pribadi warga yang diduga berasal dari aplikasi face recognition milik Polri.

Sembilan akun mendapatkan identitas pribadi warga dari face recognition Polri.

JAKARTA — Cyber security consultant membongkar daftar akun di Twitter yang membagikan foto dan identitas pribadi terduga pengeroyok Ade Armando saat terjadi demo mahasiswa di depan gedung DPR/MPR/DPD, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2022) sore WIB. Ade yang menjadi sasaran kemarahan massa dihajar sampai babak belur hingga diamankan kepolisian.

Tidak berselang lama, beberapa akun Twitter langsung menyebarkan daftar empat orang yang diduga sebagai pelaku pemukulan Ade. Selain foto, akun tersebut memuat nama dan alamat yang diduga pelaku pemukulan Ade. Sayangnya, data yang berasal dari face recognition Polri tersebut tidak sepenuhnya tepat, lantaran ada dua nama yang salah.


Namun, mereka sudah menerima konsekuensi dihujat dan di-bully di akun media sosial, termasuk didatangi aparat ke rumahnya. Bahkan, ada yang sudah mendapatkan ancaman pembunuhan.

Pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto pun membuat analisis dan mendapatkan sembilan akun pertama yang menyebarkan data, yang diduga berasal dari aparat tersebut. Teguh mengurutkan akun berdasarkan waktu penyebaran data pribadi di lini masa. Di antara penyebar data warga, ada pemilik akun Husin Shihab yang memasang bio ‘Fighting Hoax’, namun sudah menghapus cicitan tersebut.

“Daftar akun penyebar identitas terduga penyerang AA yang bersumber dari face recognition milik polisi: 18:21 @mahasiswigenz, 18:22 @tioharimurtie, 18:30 @ZonaHitamQ, 18:31 @P3nj3l4j4h_id, 18:41 @Paltiwest, 18:46 @jimmy_atp, 18:55 @gemanawacita, 18:57 @jogoboyo88, dan 19:16 @husinshihab,” kata Teguh ketika dikonfirmasi Republika di Jakarta, Jumat (15/4/2022).

Melalui akun @secgron, Teguh mendapatkan data jika dua pelaku yang identitasnya sudah disebar itu ternyata tidak terlibat dalam pemukulan Ade. “Sampai saat ini diketahui bahwa dua orang telah menjadi korban kesalahan face recognition milik polisi. Mereka yang tak bersalah, namun identitasnya sudah disebarkan oleh akun-akun tersebut,” ujar pakar keamanan siber tersebut.

Teguh menjelaskan, selain Try Setia Budi dari Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, juga ada Abdul Manaf dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang datanya disebar oleh sekelompok pemilik akun tidak bertanggung jawab. Artinya, sambung dia, dua orang telah menjadi korban kesalahan face recognition milik polisi. “Untuk polisi, tolong kebiasaan menyebarkan data pribadi seseorang via akun anonim diakhiri,” ucapnya.

Dia menjelaskan, proses penyelidikan yang dilakukan aparat itu seharusnya tertutup. Pun dengan data penyelidikan itu sendiri hanya bisa diakses oleh yang berkepentingan. “Ketika data penyelidikan dibocorkan ke internet oleh akun anonim dan membahayakan nyawa seseorang yang belum terbukti bersalah, apa kalian ga malu?” kata Teguh mengingatkan aparat.

Di antara akun yang disebut Teguh, ada yang sudah tidak aktif, yaitu @P3nj3l4j4h_id lantaran terkena suspended. Adapun akun Husin sebelumnya menyebarkan data pribadi empat orang yang tidak semuanya benar. “Ini muka-muka teroris yang menyusup dalam demo. Orang-orang begini mukanya aja kusam, gak ada nur-nya, tapi selalu jualan agama,” kata eks politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut.


Sebelumnya, salah satu tersangka pengeroyokan dan pemukulan terhadap pegiat media sosial (medsos) Ade Armando,  Muhammad Bagja mengaku nekat memukuli korban karena kesal. Bagja tidak terima dengan ulah-ulah kontroversial Ade di media sosial (medsos).

“Bagja sampaikan dalam pemeriksaan yang bersangkutan kesal dengan apa yang disuarakan korban di media sosial,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan di Markas Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2022).

 

Menurut Zulpan, Bagja mengaku, mengetahui sosok Ade dari pernyataannya yang kerap memunculkan polemik di medsos. Dia mengaku tidak sepakat dengan apa yang disampaikan Ade yang kerap memunculkan kontroversial. Akibatnya, Bagja nekat turut memukul dan mengeroyok Ade Armando.

 

“Selama ini (Bagja) lihat di medsos Ade suarakan hal-hal bertentangan dengan pelaku sehingga lakukan pemukulan,” terang Zulpan.

Sumber: Republika

Tags: Ade Armandoakun penyebar data pribadi wargaface recognitionface recognition polrihusin shihabpengeroyok ade armandoteguh aprianto
ShareTweetPin
Previous Post

UNM Kampus Kramat Gelar Kegiatan Bakti Sosial dan Berbagi Ilmu

Next Post

90 Warga Palestina Terluka dalam Bentrokan dengan Pasukan Israel di Al Aqsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Senin (20/04/2026) - 16:49 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Senin (20/04/2026) - 16:38 WIB
Lima Pejabat Eselon II Pemko Banda Aceh Dilantik, Ini Pesan Illiza Sa’aduddin Djamal

Lima Pejabat Eselon II Pemko Banda Aceh Dilantik, Ini Pesan Illiza Sa’aduddin Djamal

Senin (20/04/2026) - 16:30 WIB
Menhaj Supervisi Dapur Haji di Madinah, Tekankan Penggunaan Bumbu Asal Indonesia

Jelang Kedatangan Jemaah, Kualitas Makanan Haji Diawasi Tiga Tahap di Madinah

Senin (20/04/2026) - 16:10 WIB
BBPOM Aceh Edukasi Orang Tua Siswa SLB tentang Keamanan Pangan dan Gizi Seimbang

BBPOM Aceh Edukasi Orang Tua Siswa SLB tentang Keamanan Pangan dan Gizi Seimbang

Senin (20/04/2026) - 15:45 WIB
Kanwil Ditjenpas Aceh Lantik 33 Pejabat Manajerial, Perkuat Kinerja dan Integritas Pemasyarakatan

Kanwil Ditjenpas Aceh Lantik 33 Pejabat Manajerial, Perkuat Kinerja dan Integritas Pemasyarakatan

Senin (20/04/2026) - 15:40 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.