Kamis, Juli 30, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Pakar PBB: AS Ikut Buat Perempuan Afganistan Menderita

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (25/04/2022) - 21:25 WIB
in INTERNASIONAL
0
Anak-anak perempuan berjalan ke atas saat mereka memasuki sekolah sebelum kelas di Kabul, Afghanistan, Ahad (12/9).

AS dan Taliban berkontribusi pada kesengsaraan perempuan Afganistan

JENEWA — Pakar independen PBB mengatakan Amerika Serikat (AS) dan pihak berwenang Taliban berkontribusi pada kesengsaraan perempuan Afghanistan melalui pembekuan aset. PBB dan negara-negara lainnya mengecam langkah Taliban yang melanggar hak asasi manusia.

Taliban melarang perempuan untuk mendapat pendidikan selama berbulan-bulan setelah mereka merebut kekuasaan Afghanistan pada Agustus 2021 lalu. Namun dalam pernyataannya 14 pakar hak asasi PBB juga menyalahkan pemerintah AS yang menambah penderitaan perempuan Afghanistan dengan memblokir aset bank sentra negara itu senilai miliar dolar AS. Aset itu dana bantuan yang diakumulasikan selama puluhan tahun.

“Sementara kekerasan berbasis gender ancaman buruk dan lama bagi perempuan dan gadis muda, diperburuk oleh langkah-langkah yang diberlakukan AS,” kata pernyataan itu tanpa memberikan detail spesifik, Senin (25/4/2022).

Para pakar itu juga menyalahkan “diskriminasi berbasis gender” Taliban semakin memperburuk hak-hak perempuan Afghanistan.

Pernyataan tersebut menambahkan saat ini Afghanistan sedang mengalami krisis kemanusiaan. Sebanyak 23 juta orang bergantung pada bantuan makan. Perempuan dan anak-anak paling terdampak dari krisis ini. ASe membekukan aset bank sentral sejak Taliban berkuasa bulan Agustus lalu.

Pada bulan Februari Presiden AS Joe Biden mengeluarkan perintah eksekutif memperpanjang pembekuaan. Ia mengatakan sedang berupaya membebaskan setengah dana tersebut untuk membantu rakyat Afghanistan.

Sementara menahan sisanya untuk digunakan sebagai bukti bila terdapat gugatan hukum berkaitan dengan terorisme terhadap Taliban. Para pakar yang ditunjuk Dewan HAM PBB itu mengatakan perintah tersebut “terlalu luas”.

“(Akibatnya) sanksi-sanksi yang terlalu bersemangat mencegah rakyat Afghanistan mendapatkan akses pada barang-barang kebutuhan dasar,” kata para ahli.

Berdasarkan hukum internasional, pemerintah negara lain termasuk AS wajib memastikan aktivitas mereka tidak menghasilkan pelanggaran HAM berat. Pakar mengatakan sudah menyampaikan keprihatinan dan rekomendasi ke AS tapi belum menerima tanggapannya.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: pembekuan aset afganistanpembekuan aset talibanpenderitaan perempuan afganistanperempuan afganistanperempuan kabul
ShareTweetPin
Previous Post

Polda Metro Instruksikan Polsek Pantau Rumah Warga yang Ditinggal Mudik

Next Post

Pemudik Mulai Padati Stasiun Senen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Efek Ketegangan Timur Tengah, Permintaan Emas di BSI Melejit

Nasabah Bullion BSI Melonjak 700 Persen, Bisnis Emas Kian Moncer

Kamis (30/07/2026) - 15:16 WIB
USK Juara Umum, Unsam Terima Estafet Tuan Rumah Peksimida 2028

USK Juara Umum, Unsam Terima Estafet Tuan Rumah Peksimida 2028

Kamis (30/07/2026) - 14:54 WIB
Mualem Dorong Hilirisasi Blok Andaman, Hashim Siap Bantu Datangkan Investor

Mualem Dorong Hilirisasi Blok Andaman, Hashim Siap Bantu Datangkan Investor

Kamis (30/07/2026) - 14:40 WIB
Prodi Kedokteran UIN Ar-Raniry Masuki Tahap Evaluasi, Izin Operasional Ditargetkan Segera Terbit

Prodi Kedokteran UIN Ar-Raniry Masuki Tahap Evaluasi, Izin Operasional Ditargetkan Segera Terbit

Kamis (30/07/2026) - 14:31 WIB
Mualem Tunjuk Wan Malaya sebagai Pj Ketua PA Nagan Raya, KPA Minta Kader Tetap Solid

Mualem Tunjuk Wan Malaya sebagai Pj Ketua PA Nagan Raya, KPA Minta Kader Tetap Solid

Rabu (29/07/2026) - 22:11 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

1 Agustus di Monas Ada Zikir dan Doa Kebangsaan, Terbuka untuk Umum

Rabu (29/07/2026) - 17:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.