Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Pakar Ingatkan Pemerintah agar Turunkan Harga Migor

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (20/05/2022) - 06:45 WIB
in NASIONAL
0
Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto (kedua kiri) didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta (kiri) memeriksa muatan salah satu kontainer saat pengungkapan kasus ekspor ilegal minyak goreng di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (12/5/2022). Dalam kasus tersebut petugas gabungan dari Polri dan bea cukai mengamankan barang bukti berupa delapan unit kontainer dengan total muatan minyak goreng sebanyak 162.642,6 liter atau 121,985 ton yang akan dikirim ke Dili, Timor Leste.

Penuntasan kasus migor diharapkan bisa berimbas pada turunnya harga migor di pasaran

 JAKARTA — Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Azmi Syahputra merespons penetapan tersangka kasus mafia minyak goreng (migor) Lin Che Wei oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Ia berharap penuntasan kasus migor bisa menurunkan harga migor di pasaran. 


Azmi menilai kasus mafia migor sebagai tipologi kejahatan kerah putih dimana terjadi persekongkolan antara pejabat kementerian perdagangan dengan Lien Che Wei. Selama ini mereka berdalih kenaikan migor karena faktor harga dunia dan produksi CPO yang menurun hingga menuding ibu-ibu yang antri minyak goreng. “Padahal mereka sendirilah yang melakukan kejahatan,” kata Azmi kepada Republika.co.id, Kamis (19/5). 


Azmi menganalisa jika melihat perbuatannya ini maka ada unsur mens rea dari para pelaku. Mereka melakukan kecurangan, penyembunyian kenyataan dan akal-akalan untuk pengelakan aturan. “Modusnya jual kewenangan pejabat dengan memberikan suap atau gratifikasi kepada pejabat kementerian perdagangan,” ujar Azmi. 


“Ini sangat masif dan direncanakan dan jadi kehendak bersama para pelaku sebagai kuasa pemerintah yaitu beberapa oknum dari kementerian perdagangan dengan kuasa ekonomi,” lanjut Azmi. 


Azmi menegaskan tindakan ini merugikan keuangan negara sekaligus menyangkut kepentingan publik. Bahkan mereka mendapat komisi secara tidak sah (kickbacks) dari kejahatannya. 


“Karenanya, penanganan kasus ini harus dilakukan dengan cermat, teliti usut tuntas siapapun yang terlibat, termasuk hukum berat para pelaku yang tega mengambil keuntungan di saat rakyat dalam keadaan kesulitan,” ucap Azmi. 


Selain itu, Azmi berharap dari kasus ini semestinya tidak hanya berhenti sampai ditemukan pelaku dan sumber masalah kelangkaan migor. Namun menurutnya yang lebih penting pemerintah dapat menunjukkan keberpihakan pada rakyat dengan penurunan harga migor. 


“Pemerintah harus mampu mengembalikan harga minyak goreng ke harga semula seperti harga sebelum terjadi kelangkaan minyak goreng. Inilah fungsi nyata pemerintah untuk rakyatnya,” tegas Azmi. 


Diketahui, Kejakgung menetapkan Lin Che Wei dari pihak swasta sebagai tersangka dugaan korupsi pemberian persetujuan ekspor (PE) CPO di Kementerian Perdagangan (Kemendag), Selasa (17/5/2022). Lin Che Wei merupakan tersangka kelima dalam kasus mafia minyak goreng hingga barangnya langka dan meroket di pasaran.


Untuk sangkaan sementara, Lin Che Wei dijerat dengan Pasal 2 juncto Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Tipikor Nomor 31 Tahun 1999/2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.


 

Sumber: Republika

Tags: kasus migorkasus minyak gorengLien Che Weiminyak goreng
ShareTweetPin
Previous Post

Setelah Anies, Giliran Ganjar Diteriaki Presiden di Yogyakarta

Next Post

Kompolnas: Polisi Wajib Temukan Dua Buron Pelaku Pengeroyokan Ade Armando

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.