Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Militer Israel Sebut Belum Bisa Tentukan Pelaku Pembunuhan Abu Akleh

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (13/05/2022) - 20:58 WIB
in INTERNASIONAL
0
Warga Palestina mengepung jenazah jurnalis veteran Aljazirah Shireen Abu Akleh yang terbungkus bendera, di kota Ramallah, Tepi Barat, Rabu, 11 Mei 2022.

Israel menyatakan ada dua kemungkinan sumber tembakan yang menewaskan Abu Akleh.

 TEL AVIV — Militer Israel mengatakan hasil penyelidikan sementara kasus pembunuhan jurnalis Aljazirah Shireen Abu Akleh belum menentukan atau menunjukkan siapa pelaku yang penembakan. Mereka hanya menyebut ada dua kemungkinan sumber tembakan yang menewaskan jurnalis berkebangsaan Palestina tersebut.


“Kesimpulan dari laporan sementara adalah bahwa tidak mungkin untuk menentukan sumber tembakan yang mengenai dan membunuh reporter itu,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, Jumat (13/5), dikutip laman Al Arabiya.


Militer Israel mengungkapkan, penyelidikan menunjukkan ada dua kemungkinan sumber tembakan yang membunuh Abu Akleh. Kemungkinan pertama, berondongan tembakan berasal dari orang-orang bersenjata Palestina ke arah pasukan Israel. “Pilihan lainnya adalah selama baku tembak, salah satu tentara menembakkan beberapa peluru dari sebuah jip menggunakan teleskop ke seorang teroris yang menembaki kendaraannya,” kata militer Israel.


Israel dan Palestina telah saling menyalahkan atas insiden terbunuhnya Abu Akleh. Tel Aviv sudah menyerukan penyelidikan bersama untuk mengusut insiden tersebut. Namun Palestina menolak seruan itu. Presiden Palestina Mahmoud Abbas justru menyatakan akan membawa kasus pembunuhan Abu Akleh ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC).


“Kami menolak penyelidikan gabungan dengan otoritas Israel. Kami akan segera ke ICC untuk memburu para penjahat,” kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam upacara pemakaman kenegaraan untuk Abu Akleh di Ramallah, Kamis (12/5/2022), dikutip laman Al Arabiya.


Sekitar 230 organisasi dan jaringan hak asasi manusia (HAM) internasional mengecam keras pembunuhan jurnalis Aljazirah, Shireen Abu Akleh, saat sedang meliput operasi penggerebekan pasukan Israel di Jenin, Tepi Barat. Menurut mereka, Israel bertanggung jawab atas kematian Abu Akleh.


Media Palestina, Ma’an News Agency, mengungkapkan, 229 organisasi HAM telah menandatangani pernyataan bersama. Di dalamnya mereka menyatakan bahwa tindakan pasukan Israel membidik jurnalis Palestina adalah tindakan disengaja dan direncanakan serta merupakan operasi pembunuhan penuh. “Martir Shireen Abu Akleh adalah korban langsung terorisme negara terorganisasi (oleh Israel), yang berperilaku dengan mentalitas geng kriminal,” kata mereka dalam surat pernyataan bersamanya.


Menurut mereka, dibidiknya jurnalis-jurnalis Palestina oleh pasukan Israel karena mereka profesional dalam mengungkap kebenaran dan kejahatan rezim Israel. “Pasukan pendudukan Israel, dengan tindakan keji mereka, ingin mengaburkan kebenaran dan menutupi kejahatan mengerikan mereka terhadap putra dan putri rakyat Palestina. Apalagi rezim, dengan tindakan kejinya, ingin menakut-nakuti dan mengintimidasi wartawan untuk mencegah penyampaian kebenaran kepada dunia,” katanya.


Para organisasi HAM itu juga menyerukan pembukaan penyelidikan internasional yang “netral, independen dan transparan” terhadap Israel karena menargetkan jurnalis Palestina. Mereka menghendaki agar proses penyelidikan di awasi langsung ICC.


Abu Akleh adalah seorang koresponden untuk stasiun televisi Aljazirah berbahasa Arab. Dia tertembak di kepala saat sedang meliput aksi pasukan Israel menggerebek kamp pengungsi di Jenin, Tepi Barat, Rabu (11/5/2022) lalu. Padahal saat meliput, Abu Akleh mengenakan rompi dan helm yang mengidentifikasi bahwa ia adalah jurnalis.


Setelah tertembak, Abu Akleh segera dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis. Nyawanya tak berhasil diselamatkan. Shatha Hanaysha, jurnalis Palestina yang meliput bersama Abu Akleh saat penembakan terjadi, mengatakan, insiden atau aksi penyerangan itu merupakan upaya sengaja pasukan Israel untuk membunuh para jurnalis. “Kami membuat diri kami terlihat oleh tentara yang ditempatkan ratusan meter dari kami. Kami tetap diam selama sekitar 10 menit untuk memastikan mereka tahu kami ada di sana sebagai jurnalis,” tulis Shatha Hanaysha dalam akun tentang insiden penembakan itu. 

Sumber: Republika

Tags: aljazirahisrael tembak jurnalis aljazirahjurnalis Aljazirahjurnalis aljazirah ditembakMahmoud Abbaspalestinapembunuhan jurnalis aljazirahpenyelidikan bersamapenyelidikan kematian jurnalis aljazirahpresiden palestinaShireen Abu Akleh
ShareTweetPin
Previous Post

18 Kasus Bergejala Hepatitis Akut di Indonesia Negatif Covid-19

Next Post

Adian Napitulu Jawab Fahri Hamzah, Ungkap Perjuangannya Bela Rakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.