Denias akan segera mejalani operasi cangkok hati.
JAKARTA — Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini menemui dua anak penderita penyakit berat yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM), Jakarta, Rabu (11/5/2022). Risma juga menyerahkan dana hasil donasi warga kepada orang tua dua anak tersebut untuk biaya pengobatan.
Dua anak itu adalah Karina Putri Denias (10 bulan) dan M Parhan Kulyubi (3 tahun). Denias mengidap penyakit atresia bilier (gangguan aliran empedu yang mengakibatkan kerusakan hati) sejak usia 3 bulan, dan akan segera dioperasi cangkok hati. Sementara Parhan mengidap hidrosefalus (penyakit otak akut).
Kepada kedua orang tua dari anak tersebut, Risma menyerahkan dana bantuan hasil donasi masyarakat via Kitabisa.com, sebuah platform penggalangan dana berbasis digital. Orang tua Denias menerima donasi warga senilai Rp 474.236.963, sedangkan orang tua Parhan menerima Rp 83.627.512.
Risma menjelaskan, Kemensos bekerja sama dengan Kitabisa.com karena keterbatasan anggaran. Sebab, pengobatan mereka butuh waktu lama dan tentu biaya yang besar pula. “Anggaran Kemensos tidak didesain untuk bisa membantu selama tindakan medis dilakukan,” ujar Risma sebagaimana dikutip dari siaran persnya.
Karena mengucapkan terima kasih kepada para dermawan dan orang baik yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu mereka. Di sisi lain, Kemensos memberikan bantuan ekonomi kepada orang tua dari dua anak tersebut.
Kepada ibunya Denias, Suryani Triwidia Ningsih, diberikan bantuan ATENSI berupa kebutuhan nutrisi untuk ibu dan anak, kebutuhan perawatan diri bagi anak, mainan serta stroller. Untuk menggerakkan ekonomi Suryani, Kemensos memberikan bantuan kewirausahaan berupa warung sosis bakar/goreng, sembako, dan kebutuhan sehari-hari di dekat rumahnya di Kabupaten Karawang. “Bantuan lain berupa biaya transportasi dan akomodasi selama perawatan di Rumah Sakit,” ujar Risma.
Kepada ibundanya Parhan, Rosita diberikan bantuan ATENSI berupa bahan-bahan kebutuhan pokok. Risma berencana akan memberikan bantuan modal kepada Rosita untuk membuka warung di dekat rumahnya di Kabupaten Sukabumi. “Kami akan beri bantuan sosial Program Keluarga Harapan (Harapan) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk orang tua Parhan,” kata Risma.
Sumber: Republika










