Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home OPINI

Menakar Pilihan Capres, 2 Ataukah 3 Pasangan Calon?

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (24/09/2023) - 11:50 WIB
in OPINI
0
Menakar Pilihan Capres, 2 Ataukah 3 Pasangan Calon?

Ist..

Tiga Bakal Calon Presiden Republik Indonesia sudah mulai terlihat jelas ke publik setelah sejumlah partai pengusung menunjukkan sikap politiknya, yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Namun, tentunya bukanlah politik jika terlihat terang berderang sebelum tibanya waktu pendaftaran, lebih-lebih perpolitikan Indonesia yang bergerak begitu dinamis dan seringkali penentuannya di injury time.

Meskipun demikian, hingga saat ini dengan melihat pergerakan dan konsolidasi partai-partai pengusung bisa diperkirakan Pilpres 2024 bakal diikuti oleh 3 pasangan calon.

Sebut saja jika tiga bakal calon ini benar-benar maju di Pilpres 2024, bagaimana kondisi atau situasi politik Indonesia? Tentunya tiga poros ini akan bersaing begitu ketat, apalagi ketiganya memiliki kekuatan politik yang hampir merata.

Berdasarkan berbagai riset dan analisa jika Pilpres dengan tiga pasangan calon kemungkinan besar akan berlangsung dalam dua putaran. Karena tentu sangat sulit bagi salah satu calon untuk bisa mendapatkan suara 50 persen lebih.

Hal ini juga dapat dilihat dari beberapa hasil survei yang menunjukkan jika Pilpres 2024 diikuti oleh 3 pasangan, maka tidak ada salah satu calon pun bisa mendapatkan suara 50 persen plus.

Dengan lahirnya tiga pasangan calon, secara perkembangan demokrasi di Indonesia hal ini tentu menunjukan kualitas demokrasi yang semakin baik, dan masyarakat pun memiliki banyak alternatif untuk menentukan pilihannya.

Namun yang menjadi catatannya adalah harga pesta demokrasi yang tentunya akan semakin mahal dibandingkan dengan hanya satu putaran, tapi itulah biaya untuk berdemokrasi.

Sisi positifnya jika Pilpres 2024 diikuti oleh 3 pasangan, maka para pendukung pasangan tidak akan saling berhadap-hadapan sehingga mencegah atau mengurangi potensi terjadinya polarisasi seperti pada 2019 lalu.

Nah, sekarang mari kita berimajinasi seandai Pilpres 2024 diikuti hanya oleh dua pasangan calon. Katakan saja 3 poros saat ini melebur dalam 2 poros. Seperti dijelaskan diawal, bahwa tidak ada yang pasti dalam dunia politik, moment injury time adalah momentum yang sangat menentukan, sejarah politik Indonesia telah mencatat banyak hal tentang itu.

Yang pastinya jika Pilpres 2024 hanya diikuti oleh dua pasangan calon maka masyarakat akan kehilangan satu alternatif pilihan dan kemungkinan ketegangan di tengah masyarakat juga akan semakin besar seperti pada Pilpres sebelumnya.

Namun hal itu bisa saja diantisipasi, apalagi masyarakat Indonesia sudah semakin cerdas dalam politik, dan dua pemilu sebelumnya telah menjadi pelajaran berharga bagi rakyat Indonesia, bahwa pesta demokrasi bukanlah ajang permusuhan melainkan ajang adu gagasan para kandidat dan masyarakat hanya perlu memilih calon sesuai dengan hatinya.

Sisi positifnya dengan pemilu yang diikuti oleh dua pasangan maka anggaran untuk pesta demokrasi ini bisa lebih ditekan, sehingga bisa digunakan untuk yang lainnya dan juga waktu yang lebih efektif karena hanya dilakukan satu putaran saja, akan tetapi masyarakat tidak memiliki banyak alternatif calon pemimpin yang akan dipilih.

Terlepas mau dua atau tiga pasangan calon nantinya, mari pesta demokrasi 2024 ini kita rayakan dengan bergembira seperti selayaknya sebuah pesta, bukan dengan menanam permusuhan melainkan mengadu ide dan gagasan untuk Indonesia maju, karena kita semua sama-sama anak bangsa bersatu dalam merah putih.

Oleh: Amir Faisal Nek Muhammad
(Founder Perfekto untuk Indonesia)

Tags: caloncapresdemokrasiheadlineindonesiapasangan
ShareTweetPin
Previous Post

PMI Targetkan 300 Kantong Darah, O Rhesus Positif Paling Dibutuhkan

Next Post

Improvisasi Malem Diwa USK, Mobil Listrik hingga Berbahan Bakar Bensin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Senin (20/07/2026) - 15:46 WIB
Dayah Darul Quran Aceh Gelar Silaturahmi dan Serah Terima Santri Baru

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Silaturahmi dan Serah Terima Santri Baru

Minggu (19/07/2026) - 18:25 WIB
Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Minggu (19/07/2026) - 18:18 WIB
BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu (19/07/2026) - 17:44 WIB
PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

Sabtu (18/07/2026) - 22:41 WIB
KPK Minta Data Hibah, Pokir DPRD dan Proyek Pengadaan dari Seluruh Bupati-Wali Kota di Aceh

KPK Minta Data Hibah, Pokir DPRD dan Proyek Pengadaan dari Seluruh Bupati-Wali Kota di Aceh

Sabtu (18/07/2026) - 20:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.