Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Maskapai ini Instal Teknologi Baru Modifikasi Cuaca

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (14/05/2022) - 16:06 WIB
in NASIONAL
0
Smart Cakrawala Aviation saat ini tengah mempersiapkan empat pesawat jenisCessna C208 Caravan yang sudah dimodifikasi dan bersertifikasi oleh DGCA(Directorate General of Civil Aviation).

TMC berbasis flare sangat praktis, cepat dan mudah dalam operasionalnya.

JAKARTA –Istilah sedia payung sebelum hujan ternyata juga berlaku sebaliknya, bahwa bersiaplah sebelum kemarau datang. Menurut situs resmi BMKG, Prakiraan Musim Kemarau 2022 di Indonesia menunjukkan bahwasebagian besar wilayahdiprakirakan mengalami Awal Musim Kemarau 2022 pada kisaran bulan April hingga Juni 2022, dengan puncaknya pada bulan Agustus 2022.


Di Indonesia, di beberapa spot yang mengalami tingkat kebakaran hutan yang cukup tinggi seperti di Kalimantan dan Sumatera, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) menjadi hal yang sangat dibutuhkan saat musim kemarau. 


Dalam konteks pemanasan global (global warming) yang mengakibatkan terjadinya perubahan iklim (climate change), TMC telah menjadi salah satu solusi yang bisa diandalkan untuk mereduksi kerugian yang dapat ditimbulkan oleh bencana yang disebabkan oleh faktor iklim dan cuaca.


“Kita punya lahan gambutdi Kalimantan dan Sumatera yang sangat rentan terjadi kebakaran hutan tiap tahunnya saat musim kemarau. Karena itu diperlukan teknologi modifikasi cuaca untuk memperbanyak dan mempercepat terjadinya hujan. Smart Cakrawala Aviation ingin berkontribusi dalam hal tersebut,” tutur Pongky Majaya, CEO Smart Aviation, dalam keterangan persnya, Sabtu (14/5/2022).


Pongky mengemukakan bahwa untuk pengoperasian teknologi modifikasi cuaca berbasis flare, Smart Cakrawala Aviation saat ini tengah mempersiapkan empat pesawat jenis Cessna C208 Caravan yang sudah dimodifikasi dan bersertifikasi oleh DGCA(Directorate General of Civil Aviation).


TMC berbasis flaresendiri merupakan teknik terkini dalam penyemaian awan (cloud seeding) dimana pelepasan partikel yang bersifat hygroscopiske dalam awan dilakukan dengan cara suar atau kembang api (flare). Bahan semai yang bersifat hygroscopic dihantarkan ke dalam awan awan konvectif untuk merangsang pertumbuhan awan agar menjadi hujan. 


TMC berbasis flare sangat praktis, cepat dan mudah dalam operasionalnya dibandingkan dengan teknik non-flare atau metodekonvensional lainnya yang menggunakan bahan tepung (powder). Rangkaian hygroscopic-flare dapat diinstal pada rack mounting pesawat terbang dalam hitungan menit dan sudah siap dibawa terbang. Proses loading flare yang cepat sangat mendukung keberhasilan modifikasi cuaca karena proses penyemaian awan dapat dilakukan pada waktu dan tempat yang tepat sehingga lebih efektif dan efisien.


Setiap 1 tabung flareberbanding sama dengan 700kg bahan semai konvensional. Dalam sekali penerbangan jumlah flare yang bisa dioperasikan sebanyak 24 tabung.Teknologi flare juga lebih ramah lingkungan dikarenakan bahan semai bersifat hygroscopisdapat langsung terserap seluruhnya oleh awan target tanpa ada residu yang akan jatuh kembali ke permukaan bumi.


“Bahan semai yang terpasang di pesawat Cessna Caravan 208 ini cukup efisien dan cukup mudah bongkar-pasangnya. Ini yang pertama di Indonesia. Alatini tidak memiliki interfacedi pesawat karena punya bentuk yang portabel. Segi elektrikalnya juga terpisah (menggunakan baterai),” jelas Edi Supriadi, CEO PT Dinamika Aviasi Indonesia, design organization yang sudah tersertifikasi DGCA DOA (Design Organization Approval).


Pesawat ini sudah melewati serangkaian tes yang meliputi aspek keselamatan pesawat (safety), struktur pesawat, weight and balance dari PT Dinamika Aviasi Indonesia sebelum lrpas landas.


Pongky Majaya, CEO Smart Cakrawala Aviation mengungkapkan bahwa selain menawarkan solusi untuk mengatasi kebakaran hutan, misi besar Smart Cakrawala Aviation dibalik proyek ini adalah ikut berkontribusi dalam pengembangan pertanian Indonesia sebagai negara agraris, serta mendukung pemerintah dalam hal energi terbarukan.


Diketahui bahwa Teknologi Modifikasi Cuaca berbasis flare juga bermanfaat untuk peningkatan inflow di danau atau waduk Pembangkitan Listrik Tenaga Air (PLTA), penyediaan air di berbagai wilayah irigasi dan wilayah pertanian tadah hujan, pengelolaan sumber daya air secara terintegrasi pada Daerah Aliran Sungai (DAS), Danau dan Waduk PLTA, serta bisa juga untuk mengurangi hujan di wilayah yang rentan banjir dengan cara menjatuhkan awan berpotensi hujan sebelum memasuki wilayah rawan banjir. 

Sumber: Republika

Tags: musim kemarausmart aviationsmart cakrawala aviation
ShareTweetPin
Previous Post

Presiden Jokowi: Hentikan Perang Sekarang

Next Post

Pangdam Jaya Mayjen Untung Budiharto Ikut Orasi Saat Aksi Buruh 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

Jumat (24/07/2026) - 22:42 WIB
Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Jumat (24/07/2026) - 22:38 WIB
Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Jumat (24/07/2026) - 16:44 WIB
Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Jumat (24/07/2026) - 15:53 WIB
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Jumat (24/07/2026) - 15:51 WIB
Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Jumat (24/07/2026) - 15:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.