Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kesenjangan Pengetahuan Jadi Tantangan Dunia Pendidikan

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (30/04/2022) - 15:21 WIB
in NASIONAL
0
Mendikbudristek, Nadiem Makarim. menyatakan meski kompetensi literasi peserta didik rendah, tetapi survei karakter cukup tinggi

Menjembatani kesenjangan menjadi tantangan utama yang dihadapi dunia pendidikan.

JAKARTA — President University (PresUniv) ikut memberikan sumbangan dalam menjembatani kesenjangan antara pengetahuan yang dipelajari mahasiswa di kampus. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengatakan, menjembatani kesenjangan tersebut merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi dunia pendidikan dalam upaya mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh pada masa depan.

Nadiem yakin tantangan tersebut dapat segera diatasi dengan kolaborasi lintas sektor, seperti yang telah dilakukan oleh PresUniv. “Selama ini PresUniv sudah menjadikan industri di sekitar kampus sebagai tempat belajar bagi mahasiswa dan dosen, serta mendorong para praktisi dari berbagai perusahaan dan bidang usaha untuk menjadi sumber pengetahuan dan pengalaman,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (30/4/2022).

Menurutnya, dengan cara seperti itu, PresUniv telah ikut serta membantu mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh pada masa depan. Selain itu, Nadiem juga mengapresiasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berjalan dengan baik di PresUniv.

“Progam MBKM bertujuan memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri sesuai dengan minatnya masing-masing, salah satu kegiatan MBKM untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa ikut program magang,” kata dia.

PresUniv sudah menerapkan program magang sejak 2005. Program magang di PresUniv bersifat wajib dengan bobot Satuan Kredit Semester (SKS) yang tinggi, yakni mencapai sembilan SKS dan akan ditingkatkan lagi menjadi 15 SKS.

Sementara itu, pendiri PresUniv yang juga Chairman Group Jababeka, SD Darmono, berkisah tentang Kilas Balik 20 Tahun PresUniv. “Kalau biasanya justru mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang belajar ke berbagai kampus di luar negeri, PresUniv sebaliknya. Sejak awal kami justru sudah mendatangkan mahasiswa-mahasiswa asing untuk kuliah di PresUniv,“ kata dia.

Darmono menegaskan, sesuai UUD 1945, tugas PresUniv adalah mencerdaskan bangsa melalui jalur pendidikan. Menurutnya, pendidikan berperan penting dalam mengatasi kesenjangan sosial. “Di Indonesia, kesenjangan sosial bukan hanya terjadi pada kelompok the have and the have not, tetapi juga pada the know and the don’t know. Ada mereka yang mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, dan ada yang tidak. Ini membuat kesenjangan sosial menjadi semakin lebar,” kata dia.

Untuk membantu mengatasi kesenjangan tersebut, PresUniv memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. “Kalau dihitung-hitung sejak awal beroperasi, beasiswa yang diberikan PresUniv mungkin sudah mencapai Rp 2 triliun. Memang tidak semuanya dalam bentuk tunai, tetapi ada yang in kind, seperti pemotongan biaya kuliah, biaya asrama, dan berbagai biaya lainnya,” kata dia.

Sumber: Republika

Tags: Dunia KampusKesenjangan PendidikanKesenjangan PengetahuanPendidikan Kampus
ShareTweetPin
Previous Post

Rusia: Pencabutan Sanksi Masuk Dalam Negosiasi

Next Post

H-2, 18.800 Pemudik Berangkat dari Stasiun Pasar Senen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Rapat Bersama Banggar DPRA, Plt Sekda Aceh Ajak Perkuat Sinergi dan Komunikasi

Rapat Bersama Banggar DPRA, Plt Sekda Aceh Ajak Perkuat Sinergi dan Komunikasi

Rabu (26/08/2026) - 18:33 WIB
Wagub Aceh dan DPRA Bahas Percepatan Qanun APBA dan Stabilitas Sosial

Wagub Aceh dan DPRA Bahas Percepatan Qanun APBA dan Stabilitas Sosial

Rabu (26/08/2026) - 18:29 WIB
Pimpin Rapat Koordinasi Bersama SKPA, Wagub Dek Fadh: Transparansi adalah Kunci

Pimpin Rapat Koordinasi Bersama SKPA, Wagub Dek Fadh: Transparansi adalah Kunci

Rabu (26/08/2026) - 18:26 WIB
Mengenal Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin

Mengenal Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin

Selasa (25/08/2026) - 15:42 WIB
Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Bersama Ratusan Anak Yatim di Teupin Raya

Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Bersama Ratusan Anak Yatim di Teupin Raya

Selasa (25/08/2026) - 15:38 WIB
Direktur RSUDZA: Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Direktur RSUDZA: Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa (25/08/2026) - 15:35 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.