Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Kementerian UMKM dan BSI Dukung Pengembangan Nilam Aceh Bersama PT Razma Agro Jayana

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (08/07/2026) - 20:22 WIB
in EKONOMI
0
Kementerian UMKM dan BSI Dukung Pengembangan Nilam Aceh Bersama PT Razma Agro Jayana

Kementerian UMKM dan BSI Dukung Pengembangan Nilam Aceh Bersama PT Razma Agro Jayana. Foto: Ist

Banda Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) siap mendukung komoditas nilam Aceh sebagai proyek (project) hilirisasi UMKM di Indonesia, khususnya nilam Aceh.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rahmat, secara daring usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Razma Agro Jayana, Kementerian UMKM, Bank Syariah Indonesia (BSI), Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, dan Universitas Samudra Langsa pada Rabu (8/7/2026) di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh.

Bagus mengatakan, saat ini nilam Aceh masuk dalam komoditas ekspor dunia. Apalagi, komoditas ini memiliki kandungan Patchouli Alcohol (PA) alami Terbaik di dunia, yang melebihi standar nasional dibandingkan daerah lainnya. Selain itu, lanjut Bagus, nilam Aceh dapat dipasarkan secara global karena turut memenuhi 90 persen kebutuhan minyak nilam di dunia.

Asisten Deputi Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Menengah Kementerian UMKM, Metty Kusmayantie mengatakan, pihaknya bakal memfasilitasi pembiayaan modal untuk pengembangan nilam ini melalui pembiayaan perbankan dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Klaster.

Metty menjelaskan, sebagai deputi yang membidangi usaha menengah, intervensi yang dilakukan terhadap nilam Aceh juga mereplikasi role model sebagai holding UMKM bagi komoditas lainnya.

“Kami membantu standardisasi agar memenuhi International Organization for Standardization (ISO) serta membuka aksesnya guna dipasarkan demi memenuhi permintaan global,” ujarnya.

Metty berharap komitmen yang telah disepakati melalui PKS tersebut dapat memperkuat ekosistem nilam di Aceh.

Direktur PT Razma Agro Jayana, Teungku Razuan, menyebutkan bahwa saat ini pihaknya sudah memvalidasi dan melakukan asesmen terhadap 372 petani nilam yang tersebar di tujuh kabupaten. Data tersebut diajukan untuk menerima pinjaman modal dari Bank Syariah Indonesia selaku mitra pembiayaan.

Sementara itu, secara keseluruhan, petani nilam yang telah terdata dalam sistem mencapai 1.500 petani mitra yang tersebar di 49 titik area kemitraan dalam 15 Kabupaten/kota

Teungku Razuan mengungkapkan bahwa pemetaan lahan nilam di Aceh kini jauh lebih akurat. Melalui sistem Razma D-Clone, seluruh area telah terdata dalam peta poligon. Saat ini, total luas lahan nilam Aceh yang tersebar di 49 titik wilayah mencapai 1.375 hektare (ha).

“Semua pihak bisa mengakses dasbor sistem ini, termasuk Universitas Samudra yang melakukan pendampingan, begitu juga dengan BSI untuk memantau progres budidaya Nilam dalam yang di biayai,” katanya.

Razuan menjelaskan, penandatanganan PKS ini merupakan puncak pencapaian dari usaha yang sudah dibangun selama setahun terakhir.

“Kami menginginkan seremonial di akhir, artinya kami sudah bekerja duluan. Kalau tanda tangan di awal, khawatir tidak ada yang bekerja lagi nanti,” ujarnya.

Kepala BSI Area Banda Aceh, Bambang Prasetya, mengatakan, BSI sebagai penyalur KUR sangat terbuka terhadap petani nilam. Pihaknya siap mendukung sektor pertanian nilam sesuai ketentuan umum dan berdasarkan kelayakan masing-masing petani.

Bambang menjelaskan, skema pembiayaan akan menggunakan KUR Klaster Avalis, yang memerlukan tindakan lebih lanjut dari perusahaan sebagai avalisnya. “BSI siap memberikan pelayanan KUR kepada para petani nilam,” tutur dia.[]

Tags: acehbsiKementerian UMKMminyak nilamNilam
ShareTweetPin
Previous Post

Prabowo Dukung Konektivitas Pelabuhan Sabang-Andaman Nikobar, DPRA: Momentum Strategis yang Tak Boleh Disia-siakan

Next Post

Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Mengenal Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin

Mengenal Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin

Selasa (25/08/2026) - 15:42 WIB
Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Bersama Ratusan Anak Yatim di Teupin Raya

Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Bersama Ratusan Anak Yatim di Teupin Raya

Selasa (25/08/2026) - 15:38 WIB
Direktur RSUDZA: Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Direktur RSUDZA: Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa (25/08/2026) - 15:35 WIB
Seleksi 285 Calon Bintara TNI AD Digelar, Pangdam IM Tekankan Prinsip Tanpa Intervensi

Seleksi 285 Calon Bintara TNI AD Digelar, Pangdam IM Tekankan Prinsip Tanpa Intervensi

Selasa (25/08/2026) - 14:58 WIB
Persiraja Fokus Seleksi Pemain dan Pembenahan Fisik Jelang Pegadaian Championship 2026/27

Persiraja vs Semen Padang Jadi Laga Pembuka, Ini Jadwal Lengkap Musim 2026/27

Selasa (25/08/2026) - 14:15 WIB
Kaposwil Satgas PRR Aceh Dorong Percepatan Rehab-Rekon di Wilayah Terisolir

Kaposwil Satgas PRR Aceh Dorong Percepatan Rehab-Rekon di Wilayah Terisolir

Selasa (25/08/2026) - 12:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.