Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Kemenlu AS Dukung Pasokan Senjata ke Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (26/04/2022) - 11:24 WIB
in INTERNASIONAL
0
Seorang prajurit Ukraina berjalan di atas kendaraan tempur Rusia yang hancur di Bucha, Ukraina, Kamis, 7 April 2022. Tentara Rusia meninggalkan bangunan yang hancur, jalan-jalan yang dipenuhi dengan mobil yang hancur dan penduduk yang sangat membutuhkan makanan dan bantuan lainnya di kota Ukraina utara, memberikan bahan bakar untuk panggilan Kyiv Kamis untuk lebih banyak dukungan Barat untuk membantu menghentikan ofensif Moskow sebelum memfokuskan kembali di timur negara itu.

Kemenlu AS gunakan deklarasi darurat pasok senjata ke Ukraina.

WASHINGTON — Departemen Luar Negeri AS pada Senin menggunakan deklarasi darurat yang pertama kali selama pemerintahan Biden untuk menyetujui kemungkinan penjualan amunisi senilai 165 juta dolar AS (Rp2,38 triliun) ke Ukraina. Persetujuan penjualan amunisi itu untuk membantu Ukraina mempertahankan diri terhadap invasi Rusia yang sedang berlangsung. Demikian dilaporkan oleh Pentagon.


“Pemerintah Ukraina telah meminta untuk membeli berbagai peluru yang disebut amunisi tidak standar”, kata departemen itu dalam sebuah pernyataan, merujuk pada amunisi yang tidak sesuai dengan standar NATO.


Pentagon mengatakan paket itu dapat mencakup amunisi artileri untuk howitzer, tank, dan peluncur granat seperti peluru 152mm untuk 2A36 Giatsint; Peluru 152mm untuk meriam D-20; VOG-17 untuk peluncur granat otomatis AGS-17; Amunisi 125mm HE untuk peluru T-72 dan 152mm untuk 2A65 Msta.


“Ketika pasukan Ukraina menggunakan amunisi untuk mempertahankan negara mereka, kebutuhan amunisi harian mereka terus meningkat,” kata seorang pejabat Deplu.


“Cadangan amunisi mereka yang sangat rendah di medan tempur” adalah salah satu alasan pejabat Deplu mengatakan bahwa ada keadaan darurat.”


Deklarasi darurat tidak digunakan sejak 2019 ketika pemerintahan Trump memberi tahu komite di Kongres bahwa mereka akan melanjutkan 22 penjualan perangkat militer ke Kerajaan Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Yordania.


Keputusan itu membuat marah anggota parlemen karena menghindari prosedur yang sudah lama dijalankan Kongres untuk meninjau penjualan senjata utama.Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan Pentagon memberi tahu Kongres tentang kemungkinan penjualan ke Ukraina itu pada Minggu.


“Pemerintahan Biden tampaknya berargumen bahwa melawan agresi Rusia adalah demi kepentingan keamanan nasional AS, yang tidak jauh berbeda dari apa yang dilakukan Trump terkait Iran dan penjualan ke sekutu AS di Timur Tengah pada 2019,” kata Jeff Abramsondari Asosiasi Pengendalian Senjata.


Namun sejauh ini Ukraina memiliki dukungan bipartisan yang sangat luas.”Jika penjualan senjata ini diberikan kepada negara dengan persetujuan yang kurang dari yang dibutuhkan, Anda akan mendapati anggota Kongres mengajukan pertanyaan apakah penjualan ini benar-benar darurat dari perspektif keamanan AS,” kata Abramson.


Pentagon tidak mengidentifikasi kontraktor utama untuk penjualan senjata itu tapi mengatakan bahwa skema Pembiayaan Militer Asing akan digunakan untuk membayar amunisi-amunisi itu.Sumber: Reuters


 

sumber : Antara

Sumber: Republika

Tags: as pasok senjata ukrainarusa ukrainarusia invasi ukrainarusia serang ukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Urai Kemacetan, Pemkab Bogor Bentuk Tim URC Mandala

Next Post

Dinkes Depok Ingatkan Pedagang Takjil Masih Gunakan Bahan Berbahaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Walhi Aceh Minta Bupati Aceh Selatan Hentikan Pembangunan Pabrik Semen

Kebutuhan Semen Rehab-Rekon Aceh Melonjak, Pemerintah Siapkan Pasokan dari Luar Daerah

Jumat (07/08/2026) - 20:18 WIB
Wali Kota Zulkifli Dorong Penguatan Peran Sabang sebagai Pusat Bisnis Maritim

Wali Kota Zulkifli Dorong Penguatan Peran Sabang sebagai Pusat Bisnis Maritim

Jumat (07/08/2026) - 20:06 WIB
Ketua DWP Aceh Terima Kunjungan Kerja DWP Kalimantan Selatan, Pererat Sinergi dan Kolaborasi

Ketua DWP Aceh Terima Kunjungan Kerja DWP Kalimantan Selatan, Pererat Sinergi dan Kolaborasi

Jumat (07/08/2026) - 20:02 WIB
Setor Infak Rp10 Juta, YARA Ajak Masyarakat Tetap Percaya Baitul Mal Aceh

Setor Infak Rp10 Juta, YARA Ajak Masyarakat Tetap Percaya Baitul Mal Aceh

Jumat (07/08/2026) - 19:58 WIB
Zulkifli Apresiasi Peresmian Culture Park Kota Sabang, Perkuat Semangat Gotong Royong

Zulkifli Apresiasi Peresmian Culture Park Kota Sabang, Perkuat Semangat Gotong Royong

Jumat (07/08/2026) - 15:43 WIB
Lapas Blangpidie Mulai Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an

Lapas Blangpidie Mulai Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an

Jumat (07/08/2026) - 15:40 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.