Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kemenkes Pantau Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran Selama Sepekan

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (08/05/2022) - 21:29 WIB
in NASIONAL
0
Kepadatan kendaraan di jalur Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/5/2022). Polres Bogor memprediksi peningkatan volume kendaraan dari kawasan Puncak menuju Jakarta akan terjadi pada hari ini karena adanya peningkatan arus balik pemudik dari Cianjur yang bersamaan dengan arus balik wisatawan.

Vaksinasi bukan menjadi satu-satunya faktor amannya perjalanan mudik Lebaran 2022.

JAKARTA — Kementerian Kesehatan memastikan akan terus memantau perkembangan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran 2022. Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pihaknya akan terus memantau dalam beberapa hari ke depan untuk melihat bagaimana kasus di Indonesia dan menentukan kebijakan apa yang akan di ambil. 


“Kami akan lihat (perkembangan kasus) 7-10 hari pascamudik ya,” kata Nadia saat dikonfirmasi, Ahad (8/5/2022).


Nadia mengatakan, bila terjadi lonjakan kasus dalam waktu tersebut, maka pihaknya akan memaksimalkan testing dan tracing. Hal tersebut akan terus dilakukan untuk menekan laju penyebaran dan memberikan kesiapan untuk fasilitas kesehatan, serta sarana dan prasarana yang ada.


“Kami akan lihat level PPKM dari masing-masih daerah untuk menentukan pembatasan apa yang perlu dilakukan,” tutur Nadia.


Hal senada diungkapkan Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman. Menurutnya, bila ada lonjakan kasus pasca libur lebaran, maka baru akan terlihat sebulan lagi. Waktu tersebut menurutnya paling ideal mengingat pemerintah juga mewajibkan pemudik untuk memeroleh vaksinasi dosis ketiga atau Booster sebelum melakukan aktivitas mudik Lebaran.


“Untuk mengetahui kasus covid-19 efek dari libur Lebaran, baru akan terlihat sekitar sebulan, tapi hal ini juga tergantung seberapa baik kemampuan deteksi karena kembali,” kata Dicky Budiman kepada Republika, Ahad (8/5).


Dicky melanjutkan, meskipun menjadi syarat dalam perjalanan mudik Lebaran, namun belum diketahui secara pasti siapa saja yang telah mendapatkan booster. Selain itu, vaksinasi juga bukan menjadi satu-satunya faktor amannya perjalanan mudik Lebaran 2022 dari ancaman covid-19, tapi juga ada pengaruh ventilasi dan sirkulasi udara, serta tingkat kerumunan.


Dicky terus mengingatkan untuk tetap waspada, meskipun hanya ada 10 persen hingga 20 persen orang yang terinfeksi. Pasalnya, momen mudik dan balik, adalah waktu di mana kerumunan orang akan bergerak bersamaan.


Lebih lanjut ia menjelaskan, efektifitas penularan dalam kerumunan tergantung pada seberapa banyak orang yang mendapat vaksinasi. Ia mengatakan, tidak perlu 100 persen, sekitar 70 atau 60 persen juga relatif akan menjadi barrier, apalagi kalau sampai 100 persen.


“Oleh karena itu, semua berharap vaksinasi yang dilakukan beberapa waktu belakangan tidak akan sampai memberi efek negatif pada perkembangan penanganan covid-19,” tegas Dicky.


Berdasarkan data Kemenkes RI, kasus harian positif Corona pada Ahad (8/5) sebanyak 227 kasus.Adanya penambahan sebanyak 227 kasus ini, sehingga total positif Corona di Indonesia menjadi 6.048.431 kasus. Sebanyak 6.192 adalah kasus aktif.


Daerah yang melaporkan kasus COVID-19 terbanyak dalam 24 jam terakhir adalah DKI Jakarta sebanyak 78 kasus dan posisi kedua kasus terbanyak adalah Jawa Barat, yaitu 45 kasus positif. Selain itu, sebanyak 12 provinsi nihil kasus baru.

Sumber: Republika

Tags: epidemimudikmudik leberanpandemi covid 19
ShareTweetPin
Previous Post

47 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jabotabek

Next Post

Erdogan Berbicara dengan 21 Pemimpin Dunia Selama Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.