Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Israel Terus Dibiarkan Melakukan Pelanggaran Kemanusiaan

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (17/05/2022) - 20:07 WIB
in INTERNASIONAL
0
Israel Terus Dibiarkan Melakukan Pelanggaran Kemanusiaan. Fofo:   Rektor UII Prof Fathul Wahid saat menyerahkan donasi kepada Palestina.

Pelanggaran kemanusiaan terus dilakukan Israel.

SLEMAN — Sudah 74 tahun mengenang hari ketika 1948 Israel menduduki Palestina. Sejak saat itu, sekitar 6,5 juta Palestina menjadi pengungsi, tidak memiliki rumah, terusir ke Asia, Eropa, Afrika, Amerika dan terus merasakan penderitaan.


Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun mengatakan, kezaliman yang didorong beberapa negara mengelabui fakta Palestina itu Tanah Air mereka, rumah mereka. Faktanya, mereka tetap harus kembali ke Tanah Air mereka, rumah mereka.


Ia mengingatkan, ada beberapa kekuatan yang memang sejak awal menginginkan untuk menjajah Palestina. Alasannya, tidak lain karena Palestina miliki peta geografis sangat strategis, memberi banyak keuntungan bagi siapapun yang akan menduduki. Namun, Zuhair menekankan, mereka tidak akan pernah takut, tidak pernah menyerah. Bahkan, pada 60an ketika rakyat Palestina disebut sudah dipenuhi orang-orang tua dan tidak mampu berperang, sampai saat ini perjuangan itu tidak pernah berhenti.


Israel, lanjut Zuhair, merupakan negara buatan hasil konspirasi politik. Maka itu, selama ada bangsa-bangsa yang bersikeras mempertahankan, selama semangat perjuangan kemerdekaan masih ada, ia yakin Israel dan konspirasi akan musnah.


Sebenarnya, sempat ada rekonsiliasi internasional, pembagian resmi dari PBB, 56 persen untuk Israel, 44 persen Palestina. Namun, setelah pembagian Israel tetap mengokupasi daerah-daerah lain sampai 78 persen, sisa 22 persen untuk Palestina.


“Dengan 22 persen itupun tidak nyaman, tetap digempur, tetap diserang,” kata Zuhair dalam Ambassadorial Lecture: The Future of Palestine yang digelar Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia (UII), Selasa (17/5/2022).


Sempat ada lagi niat rekonsiliasi di Oslo 1997, International State Solution, diputus Palestina mendapat timur Al Quds, West Bank sampai ke Gaza. Tapi, lagi-lagi tidak dipedulikan, Israel tetap menggempur, mengakuisisi daerah-daerah itu.


Yasser Arafat sampai pernah mengumpulkan 140 negara untuk mengakui kemerdekaan Palestina, tapi dikikis Israel yang menghimpun kekuatan menolaknya. Sampai hari ini, tidak peduli agama apapun, rakyat Palestina terus terusir dari rumahnya.


Israel terus melakukan pelanggaran demi pelanggaran terhadap banyak kesepakatan dan peraturan internasional. Tapi, semua itu dibiarkan tanpa ada persidangan apalagi dijatuhi hukuman, seakan mereka yang kerap berteriak kemanusiaan hilang.


Diawali Inggris, hari ini semua pelanggaran terus dilakukan dengan dukungan AS, yang membuat Israel tetap melakukan hal-hal yang jelas melanggar kesepakatan dan aturan. Meski begitu, Zuhair menegaskan, rakyat Palestina tidak akan berhenti.


“Kami akan tetap berjuang dengan cara yang baik, konstitusional, sesuai aturan. Karenanya, dukungan sangat diharapkan. Kami terus berusaha melakukan cara yang legal, walau Israel menggempur melanggar berbagai macam kesepakatan dan aturan,” ujar Zuhair. 


 

Sumber: Republika

Tags: israelisrael palestinakerja sama uii palestinapalestinauii yogyakarta
ShareTweetPin
Previous Post

Dea OnlyFans Berharap tidak Ditahan karena Sedang Hamil

Next Post

Pelonggaran Pemakaian Masker Berlaku Mulai Besok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tim PMKI USK-UB-UNP Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Pantan Kemuning

Tim PMKI USK-UB-UNP Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Pantan Kemuning

Kamis (16/07/2026) - 21:18 WIB
Haji Uma Minta Menteri ESDM Evaluasi dan Cabut IUP Tambang di Beutong Ateuh Banggalang

Haji Uma Minta Menteri ESDM Evaluasi dan Cabut IUP Tambang di Beutong Ateuh Banggalang

Kamis (16/07/2026) - 16:22 WIB
Peringati Hari Anak Nasional, Wawako Sabang Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Anak

Peringati Hari Anak Nasional, Wawako Sabang Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Anak

Kamis (16/07/2026) - 16:06 WIB
Hadiri Munaslub Gubernur se-Indonesia, Mualem Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional

Hadiri Munaslub Gubernur se-Indonesia, Mualem Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional

Kamis (16/07/2026) - 15:58 WIB
Buruh Perkebunan Sawit Terus Terpinggirkan

Aceh Tetapkan Harga TBS Sawit Terbaru, Wilayah Timur Capai Rp3.718 per Kilogram

Kamis (16/07/2026) - 15:36 WIB
Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Aceh Besar

Tim Rimueng Koetaradja Bekuk Dua Pelaku Curanmor, Penadah Masih Diburu

Kamis (16/07/2026) - 15:18 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.