Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home KAMPUS

Inovasi Peneliti UIN Ar-Raniry: Material Baterai Ramah Lingkungan Berkapasitas Tinggi

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (10/03/2026) - 04:28 WIB
in KAMPUS
0
Inovasi Peneliti UIN Ar-Raniry: Material Baterai Ramah Lingkungan Berkapasitas Tinggi

Peneliti UIN Ar-Raniry kembangkan material baterai ramah lingkungan berbasis tumbuhan. Foto: Ist

Banda Aceh – Peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengembangkan material baterai ramah lingkungan berbasis tumbuhan yang berpotensi meningkatkan kinerja baterai lithium-ion.

Inovasi ini dinilai dapat mendukung pengembangan teknologi energi masa depan sekaligus memperkuat upaya kemandirian energi nasional.

Penelitian tersebut dipimpin Abd Mujahid Hamdan dari Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry. Tim peneliti terdiri atas Muslem, Syafrina Sari Lubis, dan Sri Nengsih dari UIN Ar-Raniry, serta Akhyar Ibrahim dari Universitas Syiah Kuala (USK).

Riset ini juga melibatkan kolaborasi dengan sejumlah lembaga riset nasional, antara lain Institut Teknologi Bandung, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta fasilitas penelitian di Universitas Negeri Surakarta melalui Pusat Unggulan Iptek.

Dalam penelitian tersebut, tim mengembangkan material komposit nikel oksida (NiO) dan grafit yang disintesis melalui metode green synthesis. Metode ini memanfaatkan ekstrak tumbuhan sebagai agen reduksi dan stabilisasi pembentukan nanopartikel, sehingga lebih ramah lingkungan dibandingkan sintesis kimia konvensional yang menggunakan bahan kimia berbahaya.

Material komposit tersebut digunakan sebagai anoda baterai lithium-ion, yakni komponen yang berfungsi menyimpan ion lithium saat proses pengisian energi. Pada baterai lithium-ion konvensional, anoda umumnya menggunakan grafit karena stabil dan memiliki kemampuan penyimpanan ion lithium yang baik.

Hasil penelitian menunjukkan material yang dikembangkan memiliki kapasitas penyimpanan energi sekitar 22,73 persen lebih tinggi dibandingkan grafit komersial. Selain itu, material tersebut menunjukkan efisiensi coulombic yang mencapai sekitar 99 persen.

Efisiensi coulombic merupakan indikator penting dalam teknologi baterai yang menggambarkan besarnya energi yang dapat digunakan kembali setelah proses pengisian. Nilai yang mendekati 100 persen menunjukkan energi yang disimpan dalam baterai dapat dilepaskan kembali dengan kehilangan yang sangat kecil.

Menurut Mujahid, pendekatan green synthesis membuka peluang pengembangan teknologi baterai yang lebih berkelanjutan.

“Material yang kami kembangkan menunjukkan bahwa teknologi baterai berkapasitas tinggi dapat diproduksi melalui pendekatan yang lebih ramah lingkungan,” kata Mujahid dalam kegiatan Deseminasi hasil riset UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (9/3/2026) di Solong Pango.

Penelitian ini didanai melalui program MORA The AIR Fund, skema pendanaan riset hasil kerja sama Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Puspenma) Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Rektor UIN Ar-Raniry Profesor Mujiburrahman mengapresiasi capaian tim peneliti UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Menurut dia, hasil riset itu menunjukkan kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi masa depan.

“Kami mengapresiasi capaian para peneliti UIN Ar-Raniry yang mampu menghasilkan inovasi di bidang teknologi material baterai,” ujarnya.

Ia menilai dukungan program MORA The AIR Fund menunjukkan sinergi antara kebijakan pemerintah dan riset perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi strategis bagi bangsa.

Pengembangan material baterai ramah lingkungan menjadi fokus riset global, terutama untuk mendukung teknologi kendaraan listrik, sistem penyimpanan energi terbarukan, serta transisi menuju ekonomi hijau.

Ke depan, tim peneliti berencana melanjutkan riset pada tahap optimasi material, pengujian performa jangka panjang, serta pengembangan skala produksi agar teknologi tersebut dapat mendukung industri baterai nasional.

Pada Program Riset Indonesia Bangkit 2026, UIN Ar-Raniry meloloskan dua tim peneliti. Tim yang dipimpin Inayatillah memperoleh pendanaan Rp350 juta untuk dua tahun, sedangkan tim yang dipimpin Zya Dyena Meutia mendapat Rp500 juta untuk periode yang sama.

Sebelumnya, pada 2025, tim peneliti yang diketuai Mujahid juga memperoleh pendanaan riset sebesar Rp5 miliar untuk tiga tahun.[]

Tags: acehbaterai lithiumkampus islampendidikanpenelitianuin ar-raniry
ShareTweetPin
Previous Post

Bahagiakan Anak Yatim, Keuchik Riazil Ajak 62 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran

Next Post

Sahur di Rumah Berlantaikan Tanah, Bupati Abdya Safaruddin Terpukul Lihat Kondisi Keluarga Dhuafa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

Jumat (24/07/2026) - 22:42 WIB
Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Jumat (24/07/2026) - 22:38 WIB
Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Jumat (24/07/2026) - 16:44 WIB
Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Jumat (24/07/2026) - 15:53 WIB
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Jumat (24/07/2026) - 15:51 WIB
Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Jumat (24/07/2026) - 15:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.