BANDA ACEH | LENSA KITA – Ketua Umum Himpunan Pengusaha Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh, Nahrawi Noerdin, menyebutkan pemasangan stiker pengguna BBM Subsidi bagi angkutan umum dan angkutan sembako untuk kelancaran arus mudik hingga pengiriman bahan pokok ke sejumlah daerah.
Menurut Nahrawi, pemasangan stiker BBM Subsidi ke mobil angkutan bahan pokok untuk kebutuhan lebaran dilakukan agar truk sembako ini tidak menumpuk dan terjadi antrean panjang saat pengisian bahan bakar minyak di SPBU.
“Nantikan ada beribu alasan kalau mobil sembako antri lama, sehingga harganya melambung. Makanya kita prioritaskan mobil sembako ini, demi kelancaran untuk semuanya,” kata Nahrawi Noerdin.
Menurut pengusaha yang akrab disapa Toke Awi ini, kendaraan umum lain tidak ada alasan tidak ada BBM dan truk sembako serta angkutan umum. Kebijakan ini, kata Toke Awi, akan disosialisasikan ke seluruh SPBU yang ada di Aceh.
“Kita akan menyurati ke seluruh SPBU supaya penerapan stiker ini benar-benar jalan,” ungkap Owner D’Energy Cafe ini.
Sebelumnya, Pertamina bersama Hiswana Migas, Pemerintah Aceh, dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) melakukan pemasangan stiker BBM subsidi untuk angkutan umum di Terminal Tipe B Batoh, Banda Aceh, Kamis (21/4/2022).
Sales Area Manager PT Pertamina Aceh, Sonny Indro Prabowo mengatakan, tujuan pemasangan stiker BBM subsidi ini untuk bisa membedakan mana angkutan kebutuhan dan mana yang tidak.
“Tujuannya yang pasti kita ingin dari Pertamina, kita manfaati karena bisa membedakan mana yang membutuhkan atau mana yang bukan,” Sonny Indro Prabowo kepada wartawan usai pemasangan stiker.










