Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Hungaria Tolak Embargo Gas dan Minyak Rusia

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (01/05/2022) - 22:45 WIB
in INTERNASIONAL
0
ARSIP - Seorang pekerja konstruksi Rusia berbicara di telepon seluler selama upacara menandai dimulainya pembangunan pipa Nord Stream di Teluk Portovaya sekitar 170 km (106 mil) barat laut dari St. Petersburg, Rusia pada 9 April 2010. Kekhawatiran meningkat tentang apa yang akan terjadi pada pasokan energi Eropa jika Rusia menginvasi Ukraina dan kemudian mematikan gas alamnya sebagai pembalasan atas sanksi AS dan Eropa.

Hungaria nilai embargo minyak dan gas Rusia hanya akan lebih merugikan Eropa

BUDAPEST – Pemerintah Hungaria kembali menyuarakan penentangannya terkait rencana Uni Eropa memperluas sanksi terhadap Rusia yang mencakup bidang energi. Budapest menilai, langkah semacam itu hanya akan lebih merugikan negara anggota perhimpunan Benua Biru daripada Moskow.

Menteri Kabinet Hungaria Gergely Gulyas mengatakan, penting bagi Uni Eropa untuk tidak memberlakukan sanksi yang menutup pintu impor minyak mentah atau gas alam Rusia. “Embargo berarti bahwa kita harus membeli produk-produk ini dari tempat lain secara signifikan lebih banyak, yang berarti bahwa kita tidak dapat menjamin pemeliharaan subsidi harga utilitas atau pemanasan atau fungsi ekonomi. Ini adalah alasan yang cukup bagi semua orang Eropa untuk sadar,” ucapnya, Ahad (1/5), dilaporkan laman BNN Bloomberg.

Meski menentang, Gulyas tak mengungkapkan apakah negaranya akan memveto langkah yang bertujuan memblokade impor minyak dan gas dari Rusia. Hungaria adalah salah satu negara yang setuju dengan kebijakan baru Rusia tentang pembelian gas dari negara tersebut menggunakan mata uang rubel.

Sebelumnya Polandia meminta Uni Eropa menghukum negara Benua Biru yang membeli gas Rusia menggunakan mata uang rubel. Hal itu disampaikan setelah Moskow memutuskan memangkas pasokan gas ke Polandia dan Bulgaria karena mereka menolak penggunaan rubel.

“Hari ini apa yang hilang adalah sanksi penuh terhadap gas, yang akan menyelesaikan masalah dengan Gazprom (perusahaan gas Rusia), masalah dengan mengikuti sanksi 100 persen. Kami mengharapkan sanksi ini,” kata Menteri Iklim dan Lingkungan Polandia Anna Moskwa saat diwawancara Polsat News, Rabu (27/4/2022) malam.

Polandia adalah salah satu negara Eropa yang mendukung penuh penghentian total pembelian gas Rusia. Namun suara di Benua Biru masih terpecah soal opsi tersebut. Hal itu karena banyak negara di sana yang masih bergantung pada suplai energi dari Rusia.

Bahkan terdapat beberapa negara Eropa yang menolak sanksi energi lebih keras terhadap Moskow. Mereka antara lain Austria, Jerman, dan Hongaria. “Kami berharap ada konsekuensi bagi negara-negara ini (yang membayar gas Rusia menggunakan rubel) dan sebagai akibatnya mereka akan berhenti membayar dalam rubel,” ujar Anna Moskwa.

Pada 1 April lalu, Gazprom secara resmi mengumumkan, terhitung sejak hari itu, setiap pembelian dan pengiriman gas dari mereka harus dibayar menggunakan mata uang rubel. Para importir harus membuka rekening terlebih dulu di Gazprombank. Dengan demikian, pembayaran dalam dolar atau euro akan langsung dikonversi dalam rubel.

Skema itu juga menawarkan ruang gerak yang dapat membuat beberapa negara terus membeli gas Rusia. Saat penggunaan rubel pertama kali diumumkan, Eropa memprotes hal tersebut. Mereka menuding Moskow telah melanggar perjanjian kontrak awal. Negara anggota G7 pun memprotes Rusia atas keputusannya itu. Kendati demikian, Kremlin tak mengubah apa yang sudah diputuskannya.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: embargo gas rusiaembargo migas rusiaembargo minyak rusiahungaria tolak embargo migashungaria tolak embargo minyak
ShareTweetPin
Previous Post

KPK Berlakukan Kunjungan Tahanan secara Daring Saat Idul Fitri 1443 H

Next Post

Balad Erick Thohir Dideklarasikan di Bogor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Mengenal Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin

Mengenal Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin

Selasa (25/08/2026) - 15:42 WIB
Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Bersama Ratusan Anak Yatim di Teupin Raya

Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Bersama Ratusan Anak Yatim di Teupin Raya

Selasa (25/08/2026) - 15:38 WIB
Direktur RSUDZA: Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Direktur RSUDZA: Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa (25/08/2026) - 15:35 WIB
Seleksi 285 Calon Bintara TNI AD Digelar, Pangdam IM Tekankan Prinsip Tanpa Intervensi

Seleksi 285 Calon Bintara TNI AD Digelar, Pangdam IM Tekankan Prinsip Tanpa Intervensi

Selasa (25/08/2026) - 14:58 WIB
Persiraja Fokus Seleksi Pemain dan Pembenahan Fisik Jelang Pegadaian Championship 2026/27

Persiraja vs Semen Padang Jadi Laga Pembuka, Ini Jadwal Lengkap Musim 2026/27

Selasa (25/08/2026) - 14:15 WIB
Kaposwil Satgas PRR Aceh Dorong Percepatan Rehab-Rekon di Wilayah Terisolir

Kaposwil Satgas PRR Aceh Dorong Percepatan Rehab-Rekon di Wilayah Terisolir

Selasa (25/08/2026) - 12:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.