Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Hindari Anak dari Stunting dengan Pola Asupan Bergizi

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (05/11/2022) - 13:13 WIB
in DAERAH
0
Hindari Anak dari Stunting dengan Pola Asupan Bergizi

Ilustrasi stunting. Foto: Net

BANDA ACEH – Anak-anak yang mengalami stunting umumnya karena sang ibu tidak memperhatikan makanan sehat dan asupan bergizi selama masa kehamilan. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan sang anak menjadi stunting.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Aceh, Sulasmi, menyebutkan selain pemberian tablet Fe atau zat besi juga diberikan makanan tambahan untuk ibu hamil. Sebab ibu hamil tidak boleh kurang gizi karena akan menyebabkan anaknya stunting.

“Ada namanya pemberian makanan tambahan. Kemudian supaya anak kita nggak stunting, maka datanglah ke posyandu, diukurlah berapa berat badannta, tinggi badannya, panjang badannya,” ujarnya, Sabtu (5/11/2022).

Sulasmi menyampaikan, sang ibu wajib membawa balitanya ke Posyandu untuk diukur dan ditimbang berat badan hingga panjang sang anak. Selain itu pemberian Air Susu Ibu (ASI) juga wajib diberikan selama enam bulan.

“Berikan ASI saja sampai enam bulan dan nggak boleh kasih makanan lain. Setelah enam bulan baru boleh kasih buah pisang,” katanya.

Pemberian makanan tambahan ini, kata dia, meliputi protein hewani bagi baduta (bayi dua tahun), seperti ikan, daging ayam, dan hati. Menurutnya, di Aceh potensi ikan melimpah, namun kadang-kadang tidak diberikan untuk anaknya.

“Perlu diketahui anak stunting itu tidak sakit, cuma tinggi badannya nggak pas. Itu harus cepat ditangani, jangan tenang-tenang aja anak umur dua tahun masih digendong sama ibunya,” ungkapnya.

Sementara itu, Nutrition Officer UNICEF Perwakilan Aceh, dr. Natasya Phebe, menjelaskan bahwa pemberian tablet Fe dan makanan tambahan untuk asupan gizi pada remaja putri juga sebagai investasi kepada masa depan.

“Dalam artian remaja putri ini sedang kita persiapkan menjadi seorang calon ibu yang sehat yang akan melahirkan bayi-bayi yang tidak stunting, tidak lahir dengan berat badan rendah,” kata Natasya.

Ia menyebitkan, program pencegahan anemia pada remaja putri dinilai langkah berinvestasi untuk jangka panjang, karena mencegah stunting artinya mencegah generasi yang lahir menjadi generasi yang berkualitas.

Ia menuturkan, salah satu cara mencegah lahirnya anak stunting wajib dimulai dsri hulu, yaitu mengedukasi remaja putri yang bakal menjadi calon ibu masa depan. Mereka diedukasi untuk mau mengkonsumsi tablet tambah darah satu minggu satu tablet sepanjang tahun.

“Ini harus kita cegah karena remaja putri harus mempersiapkan dirinya untuk menjadi calon ibu di masa yang akan datang. Sehingga bisa menjadi calon ibu yang sehat dan tidak melahirkan anak stunting,” ujarnya.[]

Tags: advanemiadinkes acehstunting
ShareTweetPin
Previous Post

Cegah Stunting dengan Intervensi Sensitif dan Spesifik

Next Post

Bantai Aceh Besar Selection 1-7, Legend Sigupai Melaju ke Semifinal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

Jumat (23/10/2026) - 00:05 WIB
Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Kamis (22/10/2026) - 20:39 WIB
Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Kamis (22/10/2026) - 15:47 WIB
Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Kamis (22/10/2026) - 15:44 WIB
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Kamis (22/10/2026) - 15:30 WIB
Jalanan Kota Banda Aceh Lengang pada Hari Pertama Puasa

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Menteri PU Soroti Kapasitas Jalan di Aceh

Kamis (22/10/2026) - 15:14 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.