Kamis, September 24, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Gedung Putih Kecam Pembunuhan Abu Akleh Tanpa Sebut Israel

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (12/05/2022) - 08:56 WIB
in INTERNASIONAL
0
Wartawan dan petugas medis membawa jenazah Shireen Abu Akleh, seorang jurnalis jaringan Al Jazeera, ke kamar mayat di dalam Rumah Sakit di kota Jenin, Tepi Barat, Rabu, 11 Mei 2022.

AS mendesak penyelidikan independen atas serangan terhadap jurnalis Aljazirah

WASHINGTON — Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengecam pembunuhan jurnalis Al Jazirah Shireen Abu Akleh. Tanpa menyinggung pembunuhan dilakukan oleh pasukan Israel, ia mengatakan pemerintah AS mendesak penyelidikan independen atas serangan terhadap awak media dan meminta pertanggung jawaban pelaku serangan.

“Kami berduka cita mengetahui pembunuhan jurnalis Palestina-Amerika Shireen Abu Akleh, dan cedera produser Ali Samoudi hari ini di Tepi Barat, kami mengirimkan belasungkawa terdalam pada keluarga, sahabat dan mengecam keras pembunuhannya,” cicit Psaki seperti dikutip Business Insider, Rabu (11/5/2022).

“Kami mendesak penyelidikan yang menyeluruh dan cepat dan dipertanggungjawabkan penuh, penyelidikan terhadap media independen dan menghukum yang bertanggung jawab sangat penting,” tulisnya.

“Kami akan terus mempromosikan kebebasan media dan melindungi jurnalis untuk dapat melakukan pekerjaan mereka tanpa takut pada kekerasan, ancaman pada nyawa atau keselamatan atau penahanan sewenang-wenang. Kematiannya merupakan kehilangan yang tragis pada kebebasan media di mana pun,” tambah Psaki.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengindikasi Washington tidak akan mendesak penyelidikan independen pada pembunuhan tersebut. “Israel memiliki sarana, dan kemampuan untuk menggelar penyelidikan menyeluruh dan komprehensif,” kata Price dalam konferensi pers.

Namun Ketua House of Representative Nancy Pelosi mendesak “penyelidikan yang menyeluruh dan objektif” atas pembunuhan Abu Akleh. Ia mengecamnya sebagai “tragedi yang mengerikan.”

Pembunuhan ini terjadi saat hubungan AS dan Israel berada di masa yang paling sulit. Walaupun hingga saat ini masih tabu di Washington untuk mengkritik Israel. Tapi dalam beberapa tahun terakhir muncul politisi progresif dari Partai Demokrat yang mengkritik perlakuan pemerintah Israel pada rakyat Palestina.

Sejumlah kritik meminta AS berhenti mengirimkan bantuan tanpa syarat pada Israel atas pendudukan dan proses perundingan damai. Hal ini menempatkan pemerintah Presiden Joe Biden dan elemen-elemen Partai Demokrat dalam posisi sulit. Para politisi progresif meminta Washington menuntut pertanggungjawaban Israel atas pelanggaran hak asasi manusia yang mereka lakukan pada Palestina.

Perpecahan di dalam partai atas isu Israel semakin memanas pada perang Israel-Hamas tahun lalu. Anggota House of Representative Alexandria Ocasio-Cortez mengkritik keras pemerintah Biden.

Washington memberi dukungan pada Israel untuk membela diri atas serangan Hamas. Sementara Ocasio-Cortez dan rekan-rekannya mengatakan pemerintah Biden mengabaikan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Israel.

Sumber: Republika

Tags: Abu Aklehas kutuk pembunuhan jurnalisjurnalis Aljazirahjurnalis aljazirah ditembakjurnalis aljazirah ditembak israelShireen Abu Akleh
ShareTweetPin
Previous Post

Kemendikbudristek: Prokes Hepatitis Akut Selaras dengan PTM Terbatas

Next Post

Wakil PM Papua Nugini Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Lifting Kedua WK B 2026 Terlaksana, 86 Ribu Barel Kondensat PGE Disalurkan

Lifting Kedua WK B 2026 Terlaksana, 86 Ribu Barel Kondensat PGE Disalurkan

Kamis (24/09/2026) - 21:15 WIB
Wakili Kemenag Aceh Besar, Yasmaidar Terima Anugerah Bunda Inklusi Inovatif

Wakili Kemenag Aceh Besar, Yasmaidar Terima Anugerah Bunda Inklusi Inovatif

Rabu (23/09/2026) - 23:18 WIB
Berjalan Kaki 10 Kilometer Setiap Hari, Andriy Anta Kacaribu Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun

Berjalan Kaki 10 Kilometer Setiap Hari, Andriy Anta Kacaribu Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun

Rabu (23/09/2026) - 23:16 WIB
Jika Tidak Ada Rekomendasi Pusat, Persip Pase Tolak Kongres PSSI Aceh

Jika Tidak Ada Rekomendasi Pusat, Persip Pase Tolak Kongres PSSI Aceh

Senin (21/09/2026) - 13:24 WIB
Menteri ESDM Setujui Rekomendasi Teknis BPMA untuk Percepatan Implementasi Permen ESDM 14/2025 di Aceh

Menteri ESDM Setujui Rekomendasi Teknis BPMA untuk Percepatan Implementasi Permen ESDM 14/2025 di Aceh

Minggu (20/09/2026) - 17:11 WIB
Rumbuk Pesisir Dorong Ekonomi Kreatif dan Suarakan Akses Wilayah Pesisir Abdya

Rumbuk Pesisir Dorong Ekonomi Kreatif dan Suarakan Akses Wilayah Pesisir Abdya

Minggu (20/09/2026) - 15:55 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.