Selasa, September 1, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Forum Dewan Guru Besar Indonesia di USK, Bahas Arah Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (01/12/2023) - 15:48 WIB
in DAERAH
0
Forum Dewan Guru Besar Indonesia di USK, Bahas Arah Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Para Keynote Speech memberikan materi pada acara Rakernas IV dan Seminar FDGBI di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Jumat (1/12/2023). Foto: Ist

BANDA ACEH – Puluhan profesor dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia membahas permasalahan pendidikan Tanah Air. Pertemuan dan bahasan tersebut merupakan agenda dari Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FDGBI) dimana Universitas Syiah Kuala (USK) bertindak sebagai tuan rumah.

Di hari kedua, setelah pembukaan resmi dilanjutkan dengan seminar yang membahas tema: Sinergi Sektor Pendidikan Tinggi dalam Pencapaian Indonesia Emas 2045. Selain puluhan profesor dari berbagai kampus Tanah Air, turut hadir guru besar dari Majelis Profesor Negara (MPN) Malaysia.

Ketua FDGBI 2021-2023, Prof. Arief Ansyori Yusuf, M.Sc., Ph.D mengutarakan bahwa, FDGBI sangat spesial karena memenuhi empat unsur yang khas, yaitu intelektualitas, leadership, inklusivitas, dan heterogenitas.

“Salah satu agenda utama dari FDGI, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. Ke depan, dalam konteks akademik, kita akan mendorong dan membuat sebuah jurnal berbahasa Indonesia yang terindeks internasional,” tutur Prof Arief, Jumat (1/12/2023).

Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU dalam sambutannya mengatakan, ada tiga peran penting guru besar dalam mengisi pendidikan.

Pertama, mengarahkan universitas. Perkembangan USK yang pesat: dari PTN-Satker ke PTN-BLU, hingga naik kelas menjadi PTN-BH dalam kurun waktu empat tahun, menjadi contoh yang baik dari pada kolaborasi kerja keras bersama, dan arahan serta kontribusi para guru besar terhadap institusi pendidikan.

“Tidak hanya berubah status, namun mutu pendidikan juga terjaga. Hal ini ditunjukkan oleh pengakuan dari The Higher Educations World University Rankings 2023, yang menempatkan USK sebagai kampus top peringkat 8 di Indonesia,” kata Prof Agussabti.

Fakta tersebut berkorelasi dengan penambahan jumlah profesor di USK yang kuantitasnya melonjak tajam. Tahun 2018, USK hanya memiliki sekitar 80 profesor. Naik bekali lipat menjadi 170-an guru besar pada tahun 2023. Menurutnya, fenomena tersebut bisa dimaknai dengan, pertumbuhan jumlah guru besar sejalan dengan harumnya reputasi kampus.

“Tugas kedua dan ketiga yang tidak kalah penting dari peran profesor adalah menciptakan budaya pembelajaran yang dinamis, serta mendorong perkembangan intelektualitas mahasiswa,” jelas WR USK.

Presiden Majelis Profesor Negara (MPN) Malaysia, Prof. Raduan Che Rose menjadi keynote speech pada seminar tersebut, dengan bahasan: Maintaining Synergy and Competition among universities: Malaysian Experience.

Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki menyambut baik FDGBI 2023 di USK. Dalam jamuan makan malam, ia menyatakan siap menerima rekomendasi dari para guru besar Indonesia untuk mengisi pembangunan Aceh secara khusus, dan Indonesia secara umum.

Salah satu harapannya, bagaimana para guru besar lintas pakar bisa mendesain pendidikan yang memungkinkan para mahasiswa sejak semester awal hingga lanjutannya, untuk bisa turun langsung ke lapangan. Berkolaborasi dengan pemerintah untuk transfer pengetahuan bagi masyarakat, serta menangkal segala ancaman yang dapat merusak peradaban.

“Masalah hilirisasi di bidang pendidikan perlu direkomendasikan untuk Aceh dulu, untuk bisa menangkal semua ancaman yang dapat membuat kita gagal sampai ke Indonesia emas 2045. Jangan sampai kita kecelakaan demografi,” sebut Pj Gubernur Aceh.[]

Tags: Banda AcehForum Guru BesarheadlineNewsPemerintah Acehusk
ShareTweetPin
Previous Post

Gol Semata Wayang Yevhen Bawa Sriwijaya Taklukkan PSPS Riau

Next Post

Jamaah Masjid Ar-Ridha Salurkan Donasi untuk Palestina Melalui DD Waspada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Kapolresta Banda Aceh Diganti, Sejumlah Kapolres di Aceh Ikut Dimutasi

Senin (31/08/2026) - 13:50 WIB
USK dan PEMANGKU Kenalkan Ecoprint Berbasis Mangrove di Mangrove Park Lampulo

USK dan PEMANGKU Kenalkan Ecoprint Berbasis Mangrove di Mangrove Park Lampulo

Senin (31/08/2026) - 13:47 WIB
Angkat Folklor Sumatera Utara, Ngobrol Buku Latih 45 Penulis

Angkat Folklor Sumatera Utara, Ngobrol Buku Latih 45 Penulis

Minggu (30/08/2026) - 16:07 WIB
Pemerintah Aceh Percepat Pelayaran Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Pemerintah Aceh Percepat Pelayaran Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Sabtu (29/08/2026) - 14:51 WIB
Lantik Pejabat Eselon II, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Disiplin 

Lantik Pejabat Eselon II, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Disiplin 

Sabtu (29/08/2026) - 14:47 WIB
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Diminta Tak Terjebak Bias Algoritma

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Diminta Tak Terjebak Bias Algoritma

Sabtu (29/08/2026) - 14:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.