JAKARTA — Menyambut HUT ke-78 RI, Fauzan Rachmansyah bersama sang kekasih yang berprofesi model Karen Afralia Nijsen menggelar pendidikan dan kepedulian bertema ‘Satu Langkah Satu Karya’. Kegiatan itu dilangsungkan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Flamboyan ll, Jalan Cipinang Muara Ilir, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (15/8/2023).
“Tentu sebagai warga negara Indonesia, kita bahagia memperingati hari kemerdekaan, dan banyak teman-teman yang ingin berkontribusi nyata untuk memberikan sumbangsih pada bangsa dan negara. Baik waktu, pemikiran dan materi termasuk Karen Afralia Nijsen sebagai inisiator dan pendiri gerakan ini,” kata Fauzan dikutip di Jakarta, Rabu (16/8/2023).
Dalam kegiatan itu, Fauzan bersama Karen memberikan edukasi kepada anak-anak, mulai belajar bahasa Inggris, mengafirmasi cita-cita anak, hingga bermain bersama. “Ketika melihat anak-anak kecil, teman-teman disini seperti melihat masa depan bangsa, untuk itu kita semangat untuk menjadi relawan dalam perjuangan ini.” kata Fauzan yang menjabat sekjen DPP Partai Berkarya.
Fauzan melanjutkan, ia bersama Karen dan semua relawan berupaya konsisten menggelar kegiatan amal untuk memberikan edukasi kepada anak-anak. Apalagi, sambung dia, masih banyak tempat PAUD yang perlu perhatian, karena kekurangan fasilitas dan tenaga pelajar.
Ke depannya, Fauzan bersama Karen dan relawan akan mendatangi PAUD di Jakarta hingga seluruh Indonesia untuk berbagi ilmu dan pengalaman. “Program ini diharapkan lebih banyak yang terlibat di dalamnya agar bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia.” ujar Fauzan.
Sementara itu, Karen Nijsen mengaku mendapat pengalaman berharga ketika diajak Fauzan di Komunitas Satu Langkah Satu Karya. “Aku senang karena selama ini kita kerja untuk diri kita, sekarang saatnya kita bekerja untuk bantu orang. Dan kita berdua sangat suka banget anak kecil,” katanya.
Karen pun berharap kegiatan yang sangat menginspirasi itu dapat merambah hingga seluruh anak-anak di Indonesia. “Aku sampai mau nangis lihat para guru-guru yang tidak dibayar layak, tapi bisa konsisten mengajar selama tahunan, dan anak-anak sangat ceria. Gerakan ini menginspirasi dan memberi banyak pelajaran,” kata Karen.
Sumber: Republika










