Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Elite Kristen Turut Kutuk Kekerasan Israel saat Pemakaman Shireen Abu Akleh

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (18/05/2022) - 21:51 WIB
in INTERNASIONAL
0
Pelayat Palestina membawa jenazah Shireen Abu Akleh keluar dari kantor Al Jazeera setelah teman dan kolega memberikan penghormatan, di kota Ramallah, Tepi Barat, Rabu, 11 Mei 2022.

Elite Kristen di Yerusalem menuduh Isrel langgar kesepakatan

YERUSALEM — Perwakilan Vatikan di Yerusalem menuduh Israel secara brutal melanggar kesepakatan yang sudah berlangsung puluhan tahun untuk menegakkan kebebasan beragama. Pernyataan ini menyusul serangan polisi Israel pada pemakaman jurnalis Palestina-Amerika Shireen Abu Akleh.  


Petugas menendang dan memukuli pengusung jenazah dan menembakkan granat kejut ke kerumunan pelayat di Rumah Sakit St Joseph. Monsinyur Tomasz Grysa, yang mewakili Tahta Suci di Yerusalem, mengatakan tindakan itu tidak dapat dibenarkan dan tidak beralasan.  


Israel mengatakan penanganan kekerasaan  pemakaman sedang ditindaklanjuti namun negara zionis itu menuduh para pemimpin agama membuat pernyataan ekstrem. Abu Akleh seorang koresponden veteran Aljazirah dan beragama Kristen. 


Pada konferensi pers di Rumah Sakit St Joseph pada Senin, para pemimpin dari 15 denominasi di Yerusalem mengutuk apa yang mereka sebut “intrusi kekerasan” polisi Israel ke dalam prosesi pemakaman Abu Akleh. 


Monsignor Grysa mengatakan kesepakatan 1993 antara Gereja Katolik Roma dan Israel menjunjung tinggi dan mematuhi hak asasi manusia atas kebebasan beragama, yang dalam hal ini telah dilanggar Israel secara brutal. 


Uskup Agung Pierbattista Pizzaballa, rohaniawan Katolik Roma terkemuka di Tanah Suci, mengatakan Invasi Polisi Israel dan penggunaan kekuatan yang tidak proporsional menyerang pelayat, memukul mereka dengan tongkat, menggunakan granat asap, menembakkan peluru karet, menakut-nakuti pasien rumah sakit adalah pelanggaran berat terhadap norma dan peraturan internasional. 


Direktur Rumah Sakit St Joseph, Jamil Koussa, mengatakan sekarang jelas target kekerasan polisi adalah peti mati itu sendiri, menunjukkan video pemukulan dan gambar CCTV baru gedung rumah sakit yang diserbu polisi. 


Baca juga: Keutamaan Membaca Surah Al-Kahfi pada Hari Jumat


Rumah sakit Yerusalem Timur terkenal dengan bangsal bersalin dan perawatannya bagi keluarga Muslim, Yahudi, dan Kristen. Staf menyebutnya sebagai tempat penyembuhan, tetapi pada Jumat itu, mereka justru merawat luka di antara staf medis mereka sendiri.  


Banyak dokter dan perawat keluar untuk memberi penghormatan kepada Abu Akleh ketika pasukan Israel menyerbu ke dalam kompleks.  


Dr Mohammed Hmeidat, seorang dokter di unit perawatan intensif neo-natal, menunjukkan kepada BBC luka bakar yang dideritanya akibat granat kejut. 


“Salah satunya sangat dekat dengan kaki saya, dan meledak. Setelah itu kami bergegas ke unit gawat darurat dan juga (polisi) mengikuti kami ke unit gawat darurat,” katanya.   


 

Sumber: Republika

Tags: amerika serikatelite kristen palestinakristenpalestinapemakaman jurnalis al jazeerapemakaman jurnalis aljazirahShireen Abu Aklehwartawa aljazirah ditembakwartawan al jazeera ditembakyerusalem
ShareTweetPin
Previous Post

Airlangga Instruksikan Kader Daerah Jalin Kerjasama Politik dengan PAN dan PPP

Next Post

Korea Utara Laporkan Lebih dari 232 Ribu Kasus Baru 'Demam'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tim PMKI USK-UB-UNP Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Pantan Kemuning

Tim PMKI USK-UB-UNP Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Pantan Kemuning

Kamis (16/07/2026) - 21:18 WIB
Haji Uma Minta Menteri ESDM Evaluasi dan Cabut IUP Tambang di Beutong Ateuh Banggalang

Haji Uma Minta Menteri ESDM Evaluasi dan Cabut IUP Tambang di Beutong Ateuh Banggalang

Kamis (16/07/2026) - 16:22 WIB
Peringati Hari Anak Nasional, Wawako Sabang Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Anak

Peringati Hari Anak Nasional, Wawako Sabang Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Anak

Kamis (16/07/2026) - 16:06 WIB
Hadiri Munaslub Gubernur se-Indonesia, Mualem Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional

Hadiri Munaslub Gubernur se-Indonesia, Mualem Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional

Kamis (16/07/2026) - 15:58 WIB
Buruh Perkebunan Sawit Terus Terpinggirkan

Aceh Tetapkan Harga TBS Sawit Terbaru, Wilayah Timur Capai Rp3.718 per Kilogram

Kamis (16/07/2026) - 15:36 WIB
Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Aceh Besar

Tim Rimueng Koetaradja Bekuk Dua Pelaku Curanmor, Penadah Masih Diburu

Kamis (16/07/2026) - 15:18 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.