Rabu, Agustus 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Eksekutor Dijanjikan Rp 200 juta untuk Eksekusi Petugas Dishub Makassar

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (20/05/2022) - 18:20 WIB
in NASIONAL
0
Lokasi pegawai Dishub Kota Makassar ditembak para eksekutor atas perintah oknum satpol PP Makassar.

MIA memberikan Rp 20 juta untuk biaya operasional sebelum penembakan dilakukan.

MAKASSAR–Rekonstruksi kasus penembakan Najamuddin Sewang, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, terungkap bahwa para eksekutor dijanjikan Rp 200 juta untuk menghabisi korban. Eksekutor mengaku aksi mereka atas suruhan otak pelaku berinisial MIA di Jalan Danau Tanjung Bunga pada 3 April 2022.


“Yang dijanjikan itu Rp 200 juta. Baru dibayar Rp 90 juta. Itu di luar Rp 20 juta yang diberikan pertama,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald Truly Sohomuntal Simanjunta di sela rekonstruksi di Kantor Polsek Tamalate, Jalan Danau Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (20/5/2022).


Dari rekonstruksi tersebut eksekutor yang menembak korban berinisial CH, oknum anggota Polri aktif, dilakukan seorang diri. Adapun rekannya, SL, juga anggota Polri aktif, ikut membantu menyiapkan senjata jenis Revolver dan kendaraan serta jaket.


Reonald mengatakan dana awal senilai Rp 20 juta yang diterima SL dari pelaku lain berinisial AS (anggota Satpol PP) atas perintah MIA (Muh Iqbal Asnan), yang saat itu menjabat Kepala Satpol PP Makassar. Dana itu untuk biaya operasional sebelum eksekusi.


“Itu Rp 20 juta untuk biaya operasional. Beli sepeda motor dan senjata di market place. Selanjutnya, penyerahan uang Rp 90 juta (usai eksekusi), namun yang kita didapatkan hanya Rp 85 juta,” katanya.


Peristiwa tersebut bermula saat MIA tengah menjalin asmara dengan perempuan R (pejabat Dishub Makassar). Namun, MIA terbakar api cemburu dan sakit hati mendapati korban di dalam rumah R, Perumahan Grand Aroelapa, Jalan Tamangapa Antang.


“Dari situ mulai terbakar cemburu. Tapi kita tidak dalami soal yang dikatakan R. Kita hanya mendalami awal emosi tersangka MIA,” paparnya.


Tersangka MIA lalu meminta pelaku lain yang merupakan anak buahnya berinisial AS mencari eksekutor untuk menghabisi korban. Rekonstruksi selanjutnya di Kantor Balai Kota Makassar.


Di sana AS membawa SL untuk bertemu MIA dengan merancang pembunuhan itu. Sakit hati karena korban sudah terlalu jauh berhubungan dengan R dan telah berkali-kali diperingatkan agar menjauhinya, tetapi korban tetap saja mereka berhubungan.


Dalam rekonstruksi selanjutnya, MIA menyuruh dua pelaku lain yakni AS dan SH melempari rumah korban di Perumahan Residen Alauddin Mas, dengan telur serta air di botol mineral. Aksi pada tahun 2020 ini diduga sebagai santet namun belakangan tidak membuahkan hasil.


Untuk mematangkan rencananya, (dalam rekonstruksi berikutnya) MIA memanggil AS dan pelaku lain masing-masing SH (petugas Dishub), SL, CA (eksekutor) diketahui oknum anggota Polri di kediamannya Jalan Kumala untuk curhat, bahwa R sering diganggu korban.


Usai pertemuan, AS memberikan foto korban agar dikenali guna memudahkan eksekusi, termasuk menyerahkan uang Rp 20 juta kepada SL sebagai biaya operasional, membeli motor, dan senjata api. Uang itu diserahkan di samping kediaman tersangka utama.


“Seperti yang sudah disampaikan bahwa senjata dibeli di market place, di dunia maya. Yang beli itu SL. Dana Rp 20 juta itu untuk beli motor dan senjata. Nomor polisi pada motor itu juga tidak sesuai aslinya,” tutur dia kepada wartawan.


Setelah fasilitas ada, SL lalu menyerahkan sepeda motor, senjata, beserta jaket ojek daring untuk dipakai CH agar tidak dicurigai mengikuti korban saat berdinas hingga akhirnya korban dieksekusi di Jalan Danau Tanjung Bunga dengan menembak tepat di bawah ketiak korban.


Sebelumnya, polisi telah menetapkan lima orang tersangka, masing-masing berinisial CA dan SL diketahui anggota Polri aktif, SH petugas Dishub Makassar, AS anggota Satpol PP Makassar, dan MIA Kepala Satpol PP Makassar.

sumber : Antara

Sumber: Republika

Tags: pegawai dishub Makassarpembunuhan berencanapembunuhan motif asmarapenembakan pegawai dishub Makassar
ShareTweetPin
Previous Post

Shanghai Deteksi Kasus Covid-19 Baru Usai Lima Hari Nol Kasus

Next Post

Harga BBM Naik, Warga Jerman Naik Kuda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Mawardi Nur Dilantik Jadi Kepala BPMA

Mawardi Nur Dilantik Jadi Kepala BPMA

Rabu (05/08/2026) - 14:25 WIB
Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Rabu (05/08/2026) - 00:18 WIB
Mendagri Respons Laporan Wagub Aceh, Solusi Kelangkaan Semen Segera Dicari

Mendagri Respons Laporan Wagub Aceh, Solusi Kelangkaan Semen Segera Dicari

Rabu (05/08/2026) - 00:01 WIB
Kak Na Serahkan Mesin Jahit dan Mesin Obras ke Desa Kerajinan Salur Latun

Kak Na Serahkan Mesin Jahit dan Mesin Obras ke Desa Kerajinan Salur Latun

Selasa (04/08/2026) - 23:56 WIB
Tiba di Simeulue, Kak Na Serahkan Bufferstok Senilai Rp2.2 Miliar

Tiba di Simeulue, Kak Na Serahkan Bufferstok Senilai Rp2.2 Miliar

Selasa (04/08/2026) - 20:55 WIB
Impor Aceh Desember 2025 Melonjak 124,89 Persen, Didominasi Gas Propana/Butana

BPS Catat Impor Aceh Menurun, Surplus Perdagangan Capai 59,27 Juta USD

Selasa (04/08/2026) - 20:53 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.