Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DPRA

DPRA Soroti Kejelasan Anggaran JKA, Minta Pemerintah Transparan Sejak Awal

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (01/04/2026) - 17:43 WIB
in DPRA
0
DPRA Soroti Kejelasan Anggaran JKA, Minta Pemerintah Transparan Sejak Awal

Ketua Komisi V DPRA dari Fraksi PKB, Rijaluddin. Foto: (dok. Titik.co)

Banda Aceh – Ketua Komisi V DPRA dari Fraksi PKB, Rijaluddin, menegaskan bahwa keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) harus direncanakan secara matang sejak awal penganggaran, bukan diputuskan secara mendadak di tengah tahun berjalan.

Menurut Rijaluddin, pemerintah Aceh harus tetap mengupayakan agar program JKA berjalan seperti biasa, mengingat program tersebut menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam akses layanan kesehatan.

“Saya berharap JKA itu masih dijalankan seperti biasa. Pemerintah harus mengupayakan dari mana saja sumber anggarannya, terlepas dari apa pun alasan yang ada,” kata Rijaluddin, Rabu (1/4/2026).

Ia menekankan, jika pemerintah memang tidak lagi mampu menanggung pembiayaan JKA di masa mendatang, maka hal tersebut harus direncanakan jauh hari sebelumnya dan disampaikan secara terbuka dalam proses penyusunan anggaran.

“Kalau memang JKA tidak mampu lagi ditanggung, itu harus direncanakan dari awal. Sebelum anggaran berjalan, pemerintah harus memaparkan alasan ketidakmampuan, termasuk skema yang akan dibangun dan siapa saja yang tidak lagi ditanggung,” ujarnya.

Rijaluddin menilai, keputusan strategis seperti pengurangan atau penghentian program JKA tidak boleh dilakukan secara tiba-tiba tanpa perencanaan yang jelas. Ia menyebut, langkah tersebut mencerminkan lemahnya perencanaan anggaran pemerintah.

“Kalau di pertengahan tahun tiba-tiba diputuskan JKA tidak ada lagi, itu berarti pemerintah tidak bekerja dengan perencanaan yang matang,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa kebijakan terkait JKA seharusnya dibahas terlebih dahulu bersama DPRA sebagai lembaga legislatif. Pemerintah, kata dia, wajib menyampaikan kondisi keuangan secara transparan sebelum mengambil keputusan.

“Seharusnya ini dibahas dulu dengan DPRA. Pemerintah menyampaikan secara resmi bahwa mereka tidak mampu lagi membayar JKA, bukan tiba-tiba di tengah tahun anggaran dipotong,” katanya.

Rijaluddin menambahkan, sejauh ini belum ada penyampaian resmi dari pemerintah Aceh kepada DPRA terkait rencana penghentian atau pengurangan anggaran JKA.

Ia juga menilai, jika memang ada penyesuaian, seharusnya difokuskan pada pembenahan data penerima manfaat, bukan langsung mengurangi cakupan layanan.

“Yang mungkin disesuaikan itu data-data penerima. Yang penting masyarakat Aceh tetap ter-cover untuk berobat,” pungkasnya.[]

Tags: anggaran JKA dipotongDPRAjkakesehatanRijaluddin
ShareTweetPin
Previous Post

Resmi Dilantik, PKB Aceh Komit Satukan Kekuatan Umat dan Politik

Next Post

Gus Muhaimin Serahkan 10 Tiket Umrah untuk Ulama Kharismatik Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tim PMKI USK-UB-UNP Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Pantan Kemuning

Tim PMKI USK-UB-UNP Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Pantan Kemuning

Kamis (16/07/2026) - 21:18 WIB
Haji Uma Minta Menteri ESDM Evaluasi dan Cabut IUP Tambang di Beutong Ateuh Banggalang

Haji Uma Minta Menteri ESDM Evaluasi dan Cabut IUP Tambang di Beutong Ateuh Banggalang

Kamis (16/07/2026) - 16:22 WIB
Peringati Hari Anak Nasional, Wawako Sabang Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Anak

Peringati Hari Anak Nasional, Wawako Sabang Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Anak

Kamis (16/07/2026) - 16:06 WIB
Hadiri Munaslub Gubernur se-Indonesia, Mualem Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional

Hadiri Munaslub Gubernur se-Indonesia, Mualem Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional

Kamis (16/07/2026) - 15:58 WIB
Buruh Perkebunan Sawit Terus Terpinggirkan

Aceh Tetapkan Harga TBS Sawit Terbaru, Wilayah Timur Capai Rp3.718 per Kilogram

Kamis (16/07/2026) - 15:36 WIB
Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Aceh Besar

Tim Rimueng Koetaradja Bekuk Dua Pelaku Curanmor, Penadah Masih Diburu

Kamis (16/07/2026) - 15:18 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.