Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DPRA

DPRA Mulai Dalami Materi Pengelolaan Raqan Karbon Aceh

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (17/05/2023) - 16:57 WIB
in DPRA
0
DPRA Mulai Dalami Materi Pengelolaan Raqan Karbon Aceh

Banleg DPRA saat di Point A WK B, Aceh Utara. Foto: Ist

LHOKSUKON – Badan legislasi DPR Aceh mulai melakukan pendalaman materi terkait Rancangan Qanun Pengelolaan Karbon Aceh, dimana Raqan ini merupakan tindak lanjut atas usulan PEMA terkait dengan Pemanfaatan sumur-sumur eksArun yang sudah kosong untuk menyimpan karbon (CO2) yang ditangkap maupun CO2 yang dihasilkan dari sumur-sumur migas yang sedang beroperasi sehingga tidak terbuang ke udara.

Hal tersebut disampaikan Ketua Banleg DPR Aceh, Mawardi, sesaat usai pendalaman materi raqan ini diruang pertemuan PT PEMA Global Energi, di Point A WK B, Aceh Utara pada Senin (15/5/2023) lalu..

“Allah memberikan Rahmat-Nya pada rakyat Aceh,” kata pria yang akrab dipanggil Tgk Adek ini.

Dia menjelaskan,reservoir daripada sumur-sumur bekas Exxon yang berlokasi di Blok B berjumlah 171 sumur, sekitar 50 sumur masih beroperasi dibawah PT PEMA Global Energi, namun ada sekitar 120 sumur yang sudah kosong dan tidak beroperasi lagi, sumur-sumur tersebut masih boleh dimanfaatkan, inilah kuasa Allah.

“Kita bisa pergunakan untuk menyimpan karbondioksida dalam reservoir tersebut, jadi udara bisa kita jaga bersih, mendukung langkah net zero emission ditahun 2060, dan terus terang Aceh dapat memberikan layanan jasa untuk menyimpan karbon tersebut, tentunya program ini Allah berikan rezeki bagi kesejahteraan rakyat Aceh,” jelasnya.

Lanjutnya,”kita simpan karbon atau dikenal dengan Carbon capture Storage (CCS) namun juga karbon tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk dunia industry, dikenal dengan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), disinilah kita butuh teknologi, tentunya juga didukung oleh Kapasitas Sumber Daya manusia (SDM) Aceh kedepannya,” tambahnya.

Sedangkan wakil ketua Banleg DPR Aceh, bapak Ridwan Yunus, mengkritisi atas proteksi dan keselamatan.

“Kita wajib melakukan kajian, kita pastikan jangan sampai berdampak pada masyarakat sekitar sebagaimana pernah terjadi diawal dimulainya operasional Exxon dulu, terutama pencemaran air tanah, keamanan dan sebagainya, kebetulan ini pengalaman saya, saya lahir dan tumbuh dikawasan Blok B ini, yaitu Matangkuli,” ujar dia.

Menurut Kahfi, ahli sub-surface PGE, cadangan arun mencapai 10,000 ft kedalamannya, tekanannya sampai 7100 Psi, dan jenis bebatuan yang melingkari sumur adalah jenis karbonat, selain itu juga ketebalan reservoirmencapai 800-1000 ft.

“Data-data tersebut menjadi bahan awal kajian, baik upaya memastikan keamanan reservoir, maupun saat injeksi, misalnya jangan melebih dari 7100 Psi (saat ini hanya 300-400 Psi saja),” ungkap Kahfi.

Direktur Bisnis PT PEMA Edward, akan memastikan bahwa tahap awalnya adalah mengadakan Feasibility Study, studi kelayakan ini dilakukan selama 2 tahun, kemudian jika layak baru kita memasuki tahapan konstruksi selama lima tahun.

“Dan baru dilakukan injeksi pada tiga tahun selanjutnya, jadi tidak serta merta, semua kajian dan tahapan kita lakukan, apalagi ini proyek pertama di Asia yang secara masif dikembangkan,” paparnya.

Tgk Adek menuturkan, bahwa anugerah Allah berikan untuk Aceh mesti dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, dikaji dan direncanakan, bukan hanya untuk generasi kita namun juga untuk generasi Aceh di masa depan.

“Cukuplah pengalaman Exxon kita tidak tahu apa-apa, namun kedepan SDM Aceh harus kita siapkan untuk mengelola segala sumber daya alam di Aceh ini,” katanya.[]

Tags: DPRAPT. PEMARaqan Karbon Aceh
ShareTweetPin
Previous Post

Terkait Penebusan BBM, Hiswana Migas Aceh Usulkan BAS Kerja Sama dengan Pertamina

Next Post

Kodim 0107/Asel Gelar Kegiatan Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintah Tahun 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Fahmi M Nasir: Baitul Mal Gampong Harus Mampu Lahirkan Muzakki dan Wakif Baru

Fahmi M Nasir: Baitul Mal Gampong Harus Mampu Lahirkan Muzakki dan Wakif Baru

Rabu (22/07/2026) - 15:48 WIB
Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Senin (20/07/2026) - 15:46 WIB
Dayah Darul Quran Aceh Gelar Silaturahmi dan Serah Terima Santri Baru

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Silaturahmi dan Serah Terima Santri Baru

Minggu (19/07/2026) - 18:25 WIB
Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Minggu (19/07/2026) - 18:18 WIB
BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu (19/07/2026) - 17:44 WIB
PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

Sabtu (18/07/2026) - 22:41 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.