BANDA ACEH | LENSA KITA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Aceh menyebutkan, hingga saat ini di Aceh belum ditemukan kasus Hepatitis Akut pada anak.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh, dokter Hanif, mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan menjalankan pola hidup sehat.
“Belum ada (kasus Hepatitis Akut di Aceh). Masyarakat kita harap tetap waspada,” kata Kadinkes Aceh, dokter Hanif, Rabu (11/5/2022).
Penyakit Hepatitis Akut yang sedang melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia setelah tiga anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini.
Kementerian Kesehatan sampai saat ini masih melakukan investigasi melalui pemeriksaan panel virus lengkap dan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui lebih lanjut penyebab dari penyakit ini.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan, salah satuya dengan menjaga kebersihan diri.
“Virus ini menularnya lewat asupan makanan yang lewat mulut, jadi kalau bisa rajin cuci tangan saja supaya kita pastikan yang masuk ke anak-anak kita, kan ini menyerang banyak di bawah 16 tahun lebih banyak lagi di bawah 5 tahun, itu bersih,” ujar Menkes dalam keterangan pers usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5/2022).
Menkes juga telah menerbitkan edaran kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi, Kabupaten/Kota, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan rumah sakit seluruh Indonesia untuk ikut memantau dan mewaspadai adanya hepatitis akut misterius ini.
Imbauan itu tertuang dalam surat edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan terus bekerjasama dengan semua pihak untuk mengantisipasi temuan-temuan kasus hepatitis di Tanah Rencong.
“Kita lakukan langkah antisipasi sesuai arahan Menkes melalui surat edarannya. Tapi hingga saat ini kasusnya belum ada di Aceh,” ungkap Hanif.










