Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dalam Pleidoinya, Ferdinand Hutahaean Mohon Maaf pada Allah

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (13/04/2022) - 01:27 WIB
in NASIONAL
0
Aktivitas media sosial Ferdinand Hutahaean.

Cuitannya muncul sebagai bentuk percakapan imajiner antara dirinya dengan setan.

 JAKARTA — Ferdinand Hutahaean hadir dalam sidang beragendakan pleidoi atau nota pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (12/4). Isi pleidoinya berupa permintaan maaf kepada Allah atas cuitannya yang menimbulkan polemik. 


Ferdinand mengakui, kesalahannya atas timbulnya cuitan ‘Allahmu lemah’. Ia merasa masih lemah dari segi pemahaman ilmu agama. 


“Saya mohon ampunan pada Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Pemurah. Saya mohon maaf atas kesalahan saya yang dangkal ilmu agama dan ilmu kehidupan ini,” kata Ferdinand dalam persidangan tersebut. 


Ferdinand merasa wajar membuat kesalahan sebagai manusia biasa. “Dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf atas khilaf ini karena manusia banyak kesalahan,” lanjut Ferdinand. 


Ferdinand menegaskan, tak punya niat menyakiti siapapun, membuat onar, dan menista agama manapun lewat cuitannya. Dia menjamin, cuitannya tak bermaksud menyindir agama yang dianut siapapun. 


Dia menerangkan, cuitannya muncul sebagai bentuk percakapan imajiner antara dirinya dengan setan dalam dirinya. Sebab, dia mengaku, sempat mendapat ‘bisikan’ yang menyatakan Allah lemah. Lalu, dia berusaha menjawab ‘bisikan’ itu. 


“Saya tidak sedang bahas siapapun, ini murni ingin tegakkan keimanan saya, saya tak ingin kalah dari setan. Saya tegaskan punya Allah kuat tidak seperti uraian setan kepada saya bahwa Allah saya lemah dan saya akan mati. Ini respons saya atas godaan setan kepada saya,” ucap Ferdinand. 


Diketahui, Ferdinand dituntut kurungan tujuh bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ferdinand dinilai hanya terbukti melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana sebagaimana dakwaan pertama primer. 


“Menuntut agar majelis hakim yang mengadili perkara ini menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat,” kata JPU dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pada Selasa (5/4). 


Padahal awalnya Ferdinand didakwa melakukan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan menimbulkan keonaran. Perbuatan itu dilakukan Ferdinand melalui akun twitter@FerdinandHaean3 dengan postingan ‘Allahmu lemah’. 

Sumber: Republika

Tags: ferdinand hutahaeanpengadilan negeri jakartasidang pleidoi ferdinand hutahaeanujaran kebencian
ShareTweetPin
Previous Post

Anies Jadwalkan Resmikan Perdana JIS Setelah Final IYC

Next Post

Tahun Ini, Pemudik Menggunakan Seluruh Moda Transportasi Wajib Isi eHAC

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

Jumat (24/07/2026) - 22:42 WIB
Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Jumat (24/07/2026) - 22:38 WIB
Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Jumat (24/07/2026) - 16:44 WIB
Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Jumat (24/07/2026) - 15:53 WIB
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Jumat (24/07/2026) - 15:51 WIB
Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Jumat (24/07/2026) - 15:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.