Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

BEI Catat 268 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Aturan Baru Diterapkan Bertahap

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (13/02/2026) - 10:41 WIB
in EKONOMI
0
BEI Catat 268 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Aturan Baru Diterapkan Bertahap

Jakarta — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat masih ada ratusan emiten yang belum memenuhi rencana ketentuan batas minimum saham publik yang dapat diperdagangkan (free float) sebesar 15 persen. Dari total 956 perusahaan tercatat, sebanyak 268 emiten saat ini memiliki porsi free float di bawah angka tersebut.

Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa mayoritas emiten sebenarnya sudah memenuhi ketentuan yang tengah dirumuskan.

“Dari 956 perusahaan yang tercatat, ada sekitar 268 yang free float-nya belum 15 persen. Artinya selebihnya sudah di atas 15 persen,” ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Rabu (11/2).

Konsentrasi Kapitalisasi Pasar

Jeffrey menambahkan, dari 268 emiten tersebut, hanya 49 perusahaan yang mewakili sekitar 90 persen total kapitalisasi pasar dalam kelompok emiten dengan free float rendah. Hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi nilai pasar berada pada segelintir perusahaan, meski jumlah emitennya cukup banyak.

Kasus EDGE Jadi Sorotan

Di tengah wacana kenaikan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, PT Indointernet Tbk (EDGE) menjadi perhatian pelaku pasar. Emiten ini mengajukan voluntary delisting dan berencana beralih status menjadi perusahaan tertutup (go private).

Perdagangan saham EDGE bahkan telah disuspensi sejak Selasa (10/2). Per Februari 2026, free float EDGE tercatat hanya 7,9 persen atau setara 159,6 juta saham, jauh di bawah ambang batas yang sedang disusun BEI.

Aturan Masih Disusun, Berlaku Bertahap

Menanggapi kekhawatiran potensi delisting massal, Jeffrey menegaskan bahwa aturan free float 15 persen masih dalam tahap penyusunan (rule making) dan tidak akan diterapkan secara mendadak.

“Setelah peraturan diberlakukan, tentunya akan ada tahapan-tahapan untuk pemenuhannya, dan seluruh stakeholders bisa memberikan masukan,” jelasnya.

BEI juga membuka ruang dialog serta menyediakan fasilitas konsultasi dan help desk bagi emiten yang membutuhkan panduan untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan baru tersebut.

Tujuan Perkuat Likuiditas Pasar

Lebih lanjut, Jeffrey menekankan bahwa kebijakan peningkatan rasio free float bertujuan untuk memperdalam likuiditas pasar, meningkatkan kualitas perdagangan saham, serta memastikan emiten dapat tumbuh berkelanjutan bersama pasar modal Indonesia.

Dengan pendekatan bertahap dan dialog terbuka, BEI berharap kebijakan ini tidak hanya memperkuat struktur pasar, tetapi juga menjaga kepercayaan investor terhadap pasar modal nasional.

Tags: BEJBURSAindonesia
ShareTweetPin
Previous Post

Personel Tanpa ID Card di Official Area, Persiraja Kena Denda Rp25 Juta

Next Post

Reki Safari Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PBFI Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tim PMKI USK-UB-UNP Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Pantan Kemuning

Tim PMKI USK-UB-UNP Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Pantan Kemuning

Kamis (16/07/2026) - 21:18 WIB
Haji Uma Minta Menteri ESDM Evaluasi dan Cabut IUP Tambang di Beutong Ateuh Banggalang

Haji Uma Minta Menteri ESDM Evaluasi dan Cabut IUP Tambang di Beutong Ateuh Banggalang

Kamis (16/07/2026) - 16:22 WIB
Peringati Hari Anak Nasional, Wawako Sabang Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Anak

Peringati Hari Anak Nasional, Wawako Sabang Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Anak

Kamis (16/07/2026) - 16:06 WIB
Hadiri Munaslub Gubernur se-Indonesia, Mualem Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional

Hadiri Munaslub Gubernur se-Indonesia, Mualem Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional

Kamis (16/07/2026) - 15:58 WIB
Buruh Perkebunan Sawit Terus Terpinggirkan

Aceh Tetapkan Harga TBS Sawit Terbaru, Wilayah Timur Capai Rp3.718 per Kilogram

Kamis (16/07/2026) - 15:36 WIB
Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Aceh Besar

Tim Rimueng Koetaradja Bekuk Dua Pelaku Curanmor, Penadah Masih Diburu

Kamis (16/07/2026) - 15:18 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.