Rabu, Agustus 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Beasiswa Otsus Mahasiswa Papua Menghadapi Berbagai Tantangan

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (01/05/2022) - 09:34 WIB
in NASIONAL
0
Pemulangan sejumlah pelajar asal Papua penerima beasiswa Otonomi Khusus dari berbagai negara di luar negeri, menjadi kajian menarik pada diskusi bertajuk  “Beasiswa bagi Papua: Membangun Negeri dari Timur Indonesia” diadakan oleh Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) chapter Universitas Muhamadiyah Yogyakarta.

Narasi yang disampaikan terkait pemulangan pelajar Papua dinilai kerap keliru.

JAKARTA — Di tengah polemik terkait pemulangan para pelajar asal Papua penerima beasiswa otonomi khusus (Otsus) dari berbagai negara di luar negeri, Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) chapter Universitas Muhamadiyah Yogyakarta menggelar diskusi yang bertajuk “Beasiswa bagi Papua: Membangun Negeri dari Timur Indonesia” pada Jumat (29/4/2022).


Diskusi tersebut menghadirkan Direktur LPDP Dwi Larso, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Theo Litaay, dan Koordinator Fungsi Politik KBRI Wellington Indah Nuria Savitri. Dosen Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Aisha Kusumasomatri hadir sebagai moderator.


Indah Nuria menyampaikan, guliran pemulangan para pelajar di Selandia Baru, berawal dari surat BPSDM tertanggal 17 Desember 2021 kepada 42 pelajar penerima beasiswa asal Papua tentang penghentian beasiswa per 31 Desember 2021. “Pemulangan ini merupakan hasil evaluasi yang diselenggarakan BPSDM dengan berpegang pada hasil evaluasi akademis, durasi menjalankan pendidikan, dan disiplin para siswa,” kata dia dalam diskusi tersebut.


Dalam perkembangannya, terdapat reaksi dari para pelajar dan guliran di media yang sampaikan narasi yang kerap keliru dan misleading. Selain itu, KBRI telah menemui berbagai pihak di dalam negeri maupun Selandia Baru, termasuk kementerian/lembaga terkait, Kemlu serta Imigrasi Selandia Baru, Koordinator Pelajar, para pelajar, parlemen, dan lainnya.


Menurut dia, ada sejumlah permasalahan dan berbagai tantangan yang dihadapi terkait beasiswa otsus tersebut. Termasuk proses seleksi, penentuan jurusan yang mismatch, mekanisme penyaluran dana, evaluasi dan pengawasan, dan koordinasi yang kurang dengan pihak terkait.

Sementara, Dwi Larso menyampikan, pelaksanaan beasiswa LPDP selama ini telah sukses menyalurkan beasiswa ke pelajar terbaik di Indonesia, termasuk yang berasal dari Provinsi Papua dan Papua Barat. Disampaikannya, terdapat peningkatan pendaftar beasiswa LPDP sebanyak 300 persen di Papua dan Papua Barat di tahun 2022 maupun berbagai program afirmasi.

Wakil Kantor Staf Presiden, Theo Litaay mengatakan, berbagai koordinasi telah dilakukan pihak terkait di pusat untuk membahas dan mencoba mencari solusi masalah ini. Menurut dia, ada narasi keliru yang kerap menghubungkan masalah beasiswa dengan implementasi kebijakan otonomi khusus yang baru.

“Ke depannya perlu dilakukan pembenahan pendataan siswa serta penanganan masalah internal yang selama ini meliputi penyelenggaraan beasiswa tersebut, selain berbagai upaya perbaikan lainnya,” katanya.

Pada sesi diskusi, sejumlah peserta yang berasal dari Papua menyatakan, kendala terbesar yang dihadapi di lapangan antara lain proses seleksi yang tidak komprehensif dan dirasa belum merata. Mereka juga berharap kesempatan untuk mendapat beasiswa dan sistem pendidikan di Papua terus diperkuat dan dibenahi. Hal lain yang juga menjadi perhatian adalah dampak ke depannya bagi mahasiswa yang berminat untuk mendapatkan beasiswa Pemprov Papua.

Sumber: Republika

Tags: Beasiswa Otsus PapuaMahasiswa Papua DipulangkanPolemik Beasiswa Otsus
ShareTweetPin
Previous Post

Jelang Idul Fitri, Afghanistan Alami Pemadaman Listrik Karena Serangan Bom

Next Post

Ini Pengaturan Lalu Lintas di Sekitar JIS Saat Shalat Idul Fitri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Rabu (05/08/2026) - 00:18 WIB
Mendagri Respons Laporan Wagub Aceh, Solusi Kelangkaan Semen Segera Dicari

Mendagri Respons Laporan Wagub Aceh, Solusi Kelangkaan Semen Segera Dicari

Rabu (05/08/2026) - 00:01 WIB
Kak Na Serahkan Mesin Jahit dan Mesin Obras ke Desa Kerajinan Salur Latun

Kak Na Serahkan Mesin Jahit dan Mesin Obras ke Desa Kerajinan Salur Latun

Selasa (04/08/2026) - 23:56 WIB
Tiba di Simeulue, Kak Na Serahkan Bufferstok Senilai Rp2.2 Miliar

Tiba di Simeulue, Kak Na Serahkan Bufferstok Senilai Rp2.2 Miliar

Selasa (04/08/2026) - 20:55 WIB
Impor Aceh Desember 2025 Melonjak 124,89 Persen, Didominasi Gas Propana/Butana

BPS Catat Impor Aceh Menurun, Surplus Perdagangan Capai 59,27 Juta USD

Selasa (04/08/2026) - 20:53 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

BPS Catat 2.553 Wisman Berkunjung ke Aceh pada Juni 2026, TPK Hotel Menguat

Selasa (04/08/2026) - 20:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.