Selasa, September 15, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Bareskrim Jelaskan Beda Perilaku Indra Kenz dan Doni Salmanan di Kasus Investasi Ilegal

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (11/05/2022) - 19:38 WIB
in NASIONAL
0
Tersangka kasus dugaan investasi ilegal melalui aplikasi binomo, Indra Kesuma atau Indra Kenz. Setelah menetapkan tersangka Indra, perekrutnya atau Brian Edgar Nababan juga ditetapkan tersangka. FOTO/Republika

Tersangka kasus dugaan investasi ilegal melalui aplikasi binomo, Indra Kesuma atau Indra Kenz. Setelah menetapkan tersangka Indra, perekrutnya atau Brian Edgar Nababan juga ditetapkan tersangka. FOTO/Republika

Bareskrim menyebut sikap tertutup Indra Kenz jadi tantangan penyidikan.

JAKARTA — Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Polisi Whisnu Hermawan mengungkapkan perbedaan perilaku dua afiliator Indra Kenz dan Doni Salmanan di kasus yang menjeratnya masing-masing. Keduanya saat ini telah berstatus tersangka dalam kasus investasi ilegal. 


Whisnu menyebut Indra Kenz tergolong tersangka yang memilih tutup mulut. Sedangkan, Doni memilih bersikap terbuka dan mengakui kesalahannya. 


“Doni jelas ngomongnya dia salah. Kalau Indra bilang tak kenal, nggak tahu, uangnya dimana lupa, barang bukti dibuang. Ini jadi keinginan penyidik untuk melakukan pengungkapan. Dia (Indra) pura-pura seolah nggak kenal (dalang Binomo),” kata Whisnu dalam webinar, Rabu (11/5/2022). 


Sikap tertutup Indra menyebabkan penyidik makin tertantang mengungkap kejahatannya. Sehingga kekasih Indra yaitu Vanessa Khong dan ayah Vanessa, Rudiyanto Pei turut diciduk kepolisian guna didalami perannya. 


“Dicari terus sama PPATK dan kena pacar dan ayahnya. Mereka tahu itu judi, data transaksi keuangan masuk ke calon mertuanya itu. Bapaknya (Rudiyanto) bermain di situ,” ujar Whisnu. 


Whisnu menyebut peran Vanessa dan Rudiyanto diperoleh berkat penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) atas transaksi keduanya. Atas dasar itu, ia optimistis kasus Binomo dapat terungkap jelas meski Indra Kenz memilih bungkam. 


“Transaksi nggak bisa dibohongin. Makanya peran PPATK penting biar tahu kasus ini kemana arahnya. Digital forensik ini nggak bisa bohong. Doni ini gampang ngomong terus, Indra ini tertutup,” ucap Whisnu. 


Di sisi lain, Whisnu menjelaskan kasus investasi ilegal Indra dan Doni terlambat diproses karena menunggu laporan masyarakat. Ia ingin ada masyarakat yang melapor lebih dulu agar nantinya uang masyarakat bisa dikembalikan setelah ada putusan pengadilan. 


“Kok sudah lama baru diproses? Sebenarnya kita nunggu laporan walau kita bisa berproses. Saya mohon maaf tidak bisa kembalikan uang langsung ke masyarakat karena ada proses pengadilan. Ini yang sering dicerca oleh masyarakat. Biar pengadilan yang memutuskan,” ungkap Whisnu. 


Whisnu juga menyampaikan Bareskrim Polri masih terus memburu aset Indra dan Doni hingga keluar negeri. Ia menjanjikan aset masyarakat bisa dikembalikan lagi bila sudah ada kekuatan hukum tetap. 


“Kita cari uang hasil kejahatan sebanyak-banyaknya. Ini agar ada efek jeranya lah biar hancur (harta pelaku) saya ambil lagi. Barang bukti semua terdata, uang barang bukti 1 triliunan nanti dikirim ke pengadilan. Kami nggak main-main soal barang bukti,” tegas Whisnu.


 

 


 

Sumber: Republika

Tags: binomodoni salmananindra kenzkasus investasi bodongkasus investasi ilegal
ShareTweetPin
Previous Post

KKB Dilaporkan Menembak Seorang Sopir Truk

Next Post

Pemberontak Kongo Serang Kamp Pengungsi, 14 Orang Tewas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Fesmed Selat Malaka 2026 Hadirkan Seminar Internasional dan Puluhan Lokakarya di Batam

Fesmed Selat Malaka 2026 Hadirkan Seminar Internasional dan Puluhan Lokakarya di Batam

Senin (14/09/2026) - 15:28 WIB
Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Senin (14/09/2026) - 14:44 WIB
Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Senin (14/09/2026) - 14:32 WIB
Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Jumat (11/09/2026) - 20:52 WIB
Buka ACF 2026, Plt Sekda Aceh Dorong Kuliner Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Buka ACF 2026, Plt Sekda Aceh Dorong Kuliner Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Jumat (11/09/2026) - 18:27 WIB
Alumni Harvard Reza Idria Dilantik Jadi Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry

Alumni Harvard Reza Idria Dilantik Jadi Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry

Jumat (11/09/2026) - 15:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.