Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

AS Ajak Pemimpin Pasifik Bertemu

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (02/05/2022) - 13:40 WIB
in INTERNASIONAL
0
Presiden AS Joe Biden.

AS bermaksud untuk meningkatkan hubungan diplomatik dengan negara-negara Pasifik.

WASHINGTON – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berencana untuk meningkatkan hubungan diplomatik dengan negara-negara Kepulauan Pasifik. Koordinator Indo-Pasifik Kurt Campbell mengatakan, AS juga mengundang para pemimpin Pasifik ke Gedung Putih akhir tahun ini.

AS bermaksud untuk meningkatkan hubungan diplomatik dengan negara-negara Pasifik. Pesan Cambbell muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran implikasi keamanan dari kehadiran Cina yang meluas di negara-negara kepulauan Pasifik.

“Agar Amerika Serikat efektif di Pasifik, kita harus berbuat lebih banyak, dan kita harus berbuat lebih banyak di bidang-bidang yang penting bagi penduduk Kepulauan Pasifik,” kata Campbell secara virtual dalam pertemuan puncak negara Pasifik di Auckland.

Dia mengatakan pemerintahan Biden juga akan bekerja dengan USAID dan Korporasi Keuangan Pembangunan Internasional AS yang baru untuk mendanai proyek-proyek di kawasan itu, serta memulihkan Korps Perdamaian ke sebagian besar wilayah.

Campbell mengatakan, AS akan meningkatkan dukungan untuk keterlibatan multilateral melalui Forum Kepulauan Pasifik. Campbell mengatakan AS lebih optimis tentang masa depan forum dan akan menempatkan staf untuk mendukung forum ke depan.

Ditambahkannya, seiring dengan semakin banyak keterlibatan dengan negara-negara Pasifik, AS bertujuan untuk bekerja lebih intensif dalam kerja sama regional dengan Selandia Baru, Australia, Jepang, Inggris, Prancis, dan lainnya.

Campbell mengatakan Selandia Baru di masa lalu terkadang lebih ambivalen dalam beberapa bidang keamanan, tetapi dia tidak percaya itu akan terjadi di masa depan. “Saya pikir ada pemahaman bahwa tantangan yang muncul di panggung global tidak begitu jauh mereka lebih dekat dan memiliki implikasi langsung,” katanya.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, yang berbicara pada hari sebelumnya di konferensi tersebut, mengatakan tingkat ketegasan dan agresi di kawasan itu meningkat. Namun ia tidak menyebutkan sumber ketegangan.

“Saya tidak menganggap bahwa kami memiliki sisi yang terbuka dalam hal pengaturan keamanan untuk Selandia Baru,” katanya.


“Kami memiliki kemitraan dan hubungan yang kuat dan kami telah melihat keterlibatan yang berkembang ini di wilayah kami,” ujarnya menambahkan.

Sumber: Republika

Tags: amerika serikatasas negara pasifik
ShareTweetPin
Previous Post

IKAMI: Ungkapan Rasis Budi Santosa Hanya Bisa Disaingi Pendeta Saifudin Ibrahim

Next Post

Anggota DPR Sedih Melihat Gerakan KKB di Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Kamis (04/06/2026) - 16:05 WIB
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Kamis (04/06/2026) - 15:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.