Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Anggota DPRA Ceulangiek Minta Rencana Penambahan Batalyon TNI Dibatalkan, Ini Alasannya

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (02/05/2025) - 10:27 WIB
in DAERAH
0
Anggota DPRA Ceulangiek Minta Rencana Penambahan Batalyon TNI Dibatalkan, Ini Alasannya

Wakil Ketua Komisi I DPRA, Rusyidi Mukhtar atau Ceulangiek. Foto: Ist

BANDA ACEH – Wakil Ketua Komisi I DPRA, Rusyidi Mukhtar atau akrab disapa Ceulangiek, dengan  menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan empat Batalyon Teritorial Pembangunan (UTP) baru oleh TNI di Provinsi Aceh. Menurutnya, langkah tersebut tidak sejalan dengan semangat perdamaian yang tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki.

Rencana tersebut mencakup pendirian Batalyon baru di bawah Kodam Iskandar Muda yang akan ditempatkan di empat wilayah, yaitu Pidie, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Aceh Singkil. “Aceh sudah aman dan damai. Tidak ada konflik yang mengharuskan penambahan kekuatan militer. Kita menolak,” ujar Ceulangiek, Rabu (30/4/2025).

Ia menegaskan, MoU Helsinki yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005 telah mengatur secara tegas batasan jumlah tentara organik yang boleh berada di Aceh, yaitu sebanyak 14.700 personel. Relokasi tentara non-organik pun telah dilakukan tepat pada 15 September 2005, sebagai bagian dari proses konsolidasi perdamaian di Aceh.

“MoU Helsinki adalah payung hukum damai di Aceh. Dalam klausul 4.11 disebutkan bahwa militer bertanggung jawab atas pertahanan eksternal saja. Jadi, tidak boleh ada penambahan Batalyon baru tanpa menabrak MoU itu sendiri,” ungkap politisi Partai Aceh tersebut.

Ceulangiek juga menyampaikan bahwa berdasarkan perjanjian, semua pergerakan militer lebih dari satu peleton wajib diberitahukan kepada Kepala Misi Monitoring. Hal ini menjadi indikator penting bahwa transparansi dan pengawasan menjadi bagian dari mekanisme perlindungan damai Aceh.

Menurutnya, keamanan di Aceh saat ini justru semakin kuat. Masyarakat sudah bertransformasi menjadi kelompok sipil yang aktif menjaga perdamaian. “GAM sudah menjadi bagian dari masyarakat sipil. Dinding perdamaian itu sudah kokoh, bukan lagi rapuh,” tegasnya.

Ceulangiek menilai bahwa penambahan kekuatan militer secara sepihak hanya akan menciptakan persepsi buruk di tengah masyarakat. Ia mendesak pemerintah pusat dan TNI untuk menghormati dan menjalankan isi dari perjanjian MoU Helsinki sebagai bentuk penghormatan terhadap proses damai yang telah berlangsung hampir dua dekade.

“Penambahan ini tidak relevan dan justru bisa merusak kepercayaan publik. Kami minta rencana ini dibatalkan demi menjaga komitmen perdamaian dan harmoni antara rakyat Aceh dan negara,” pungkas Ceulangiek.[adv]

Tags: DPRAheadline
ShareTweetPin
Previous Post

Hari Buruh, Ketua DPRA Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Pekerja di Aceh

Next Post

Anggota Komisi III DPRA Sebut Sabang Strategis Dukung Blok Andaman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Jelang Piala Dunia 2026, Kapolda Aceh Ingatkan Masyarakat Hindari Judi

Jelang Piala Dunia 2026, Kapolda Aceh Ingatkan Masyarakat Hindari Judi

Selasa (02/06/2026) - 22:53 WIB
Tuanku Muhammad Desak Gas Andaman Diprioritaskan untuk Aceh, Dukung Hilirisasi di KEK Arun

Tuanku Muhammad Desak Gas Andaman Diprioritaskan untuk Aceh, Dukung Hilirisasi di KEK Arun

Selasa (02/06/2026) - 22:47 WIB
Aceh Posisi 5 Penyumbang Inflasi Terbesar di Indonesia

Inflasi Aceh Mei 2026 Capai 0,60 Persen, Harga Pangan Jadi Pendorong Utama

Selasa (02/06/2026) - 22:25 WIB
391 Jemaah Haji Kloter JKG-01 Mendarat di Tanah Air, Awali Operasional Debarkasi Jakarta 2026

391 Jemaah Haji Kloter JKG-01 Mendarat di Tanah Air, Awali Operasional Debarkasi Jakarta 2026

Selasa (02/06/2026) - 16:08 WIB
Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Basarnas Kerahkan Tim SAR

Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Basarnas Kerahkan Tim SAR

Selasa (02/06/2026) - 15:59 WIB
BBPOM Aceh Gelar Tausiah dan Minum Jamu Bersama, Perkuat Budaya Kerja BerAKHLAK

BBPOM Aceh Gelar Tausiah dan Minum Jamu Bersama, Perkuat Budaya Kerja BerAKHLAK

Selasa (02/06/2026) - 15:44 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.