Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

AJI Banda Aceh-JRS Gelar Diskusi Bahasa Jurnalistik Terkait Isu Kemanusiaan

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (14/10/2023) - 23:19 WIB
in DAERAH
0
AJI Banda Aceh-JRS Gelar Diskusi Bahasa Jurnalistik Terkait Isu Kemanusiaan

AJI Banda Aceh-JRS Gelar Diskusi Bahasa Jurnalistik Terkait Isu Kemanusiaan. Foto: Ist

BANDA ACEH – Sejumlah jurnalis tergabung di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh mengikuti diskusi soal bahasa jurnalistik dalam meliput isu kemanusiaan, terutama pengungsi luar negeri. Kegiatan ini digelar di Muharram Journalism College (MJC), Lueng Bata, Banda Aceh, Sabtu (14/10/2023).

Narasumber diskusi itu Faisal Rahman dari UNHCR, Sophia Listriani dari Universitas Syiah Kuala, dan Adi Warsidi CEO acehkini mewakili jurnalis. Sementara itu, turut hadir Ati Nurbaiti, mantan Ketua AJI Indonesia.

Koordinator Projek JRS Indonesia Aceh, Hendra Saputra, mengatakan kegiatan ini digelar untuk berdiskusi terkait sistem penanganan pengungsi di Aceh oleh UNHCR, serta bagaimana mengemas pemberitaan yang sejalan dengan isu kemanusiaan .

Melalui diskusi, katanya, diharapkan akan menemukan diksi yang selaras namun tidak menghilangkan makna dari bahasa jurnalistik itu sendiri.

Selain itu, lewat diskusi akan didapat gambaran dari UNHCR mengapa Rohingya yang tiba-tiba muncul di Aceh kemudian disebut pengungsi. Begitu juga soal diksi atau frasa dalam sebuah berita yang disiarkan oleh media massa tentang pengungsi ini

“Wacana tersebut kemudian mendapat sambutan positif dari AJI Banda Aceh untuk bekerjasama,” katanya.

Ketua AJI Banda Aceh Juli Amin mengatakan dengan acara seperti ini dapat meningkatkan kapasitas jurnalis dalam meliput isu pengungsi luar negeri di Aceh, seperti pengungsi Rohingya yang kerap terdampar di Aceh.

“Selama ini masih ada jurnalis di Aceh yang menggunakan diksi-diksi atau frasa yang tidak sinkron dengan pengungsi Rohingya, jadi dengan diskusi seperti tadi akan mendapat tambahan ilmu,” kata Juli Amin.

Dalam diskusi tadi mengemuka istilah apa yang sesuai untuk orang Rohingya yang terusir dari tanah airnya di Myanmar, lalu terdampar di Aceh. Pemberitaan selama ini, ada yang menyebut mereka imigran hingga pendatang ilegal.

“Sebenarnya apa yang layak ditabalkan pada orang-orang Rohingya ini, dan tadi diketahui kemudian bahwa mereka layak disebut pengungsi karena mereka terpaksa meninggalkan negerinya karena konflik,” ujarnya.

Selain itu, para jurnalis juga membahas beberapa kata lain semisal “kabur” atau “lari” saat pengungsi Rohingya meninggalkan kamp penampungan di Aceh dengan sembunyi-sembunyi.

Jurnalis, kata dia, mendapatkan titik temu bahwa ada bahasa jurnalistik yang tidak dapat diubah begitu saja. “Sebab, jurnalis dituntut mengemas informasi yang mudah dipahami publik, penggunaan diksi-diksi baru akan membingungkan publik,” pungkasnya.[]

Tags: aji banda acehBahasa JurnalistikjurnalisPengungsi Luar NegerirohingyaYayasan JRS
ShareTweetPin
Previous Post

Jebol Gawang PSDS Deli Serdang, Ramadhan: Saya Persembahkan untuk Palestina

Next Post

Dipermalukan Persiraja di Kandang, Pelatih PSDS Deli Serdang Susanto Mundur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Senin (20/07/2026) - 15:46 WIB
Dayah Darul Quran Aceh Gelar Silaturahmi dan Serah Terima Santri Baru

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Silaturahmi dan Serah Terima Santri Baru

Minggu (19/07/2026) - 18:25 WIB
Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Minggu (19/07/2026) - 18:18 WIB
BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu (19/07/2026) - 17:44 WIB
PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

Sabtu (18/07/2026) - 22:41 WIB
KPK Minta Data Hibah, Pokir DPRD dan Proyek Pengadaan dari Seluruh Bupati-Wali Kota di Aceh

KPK Minta Data Hibah, Pokir DPRD dan Proyek Pengadaan dari Seluruh Bupati-Wali Kota di Aceh

Sabtu (18/07/2026) - 20:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.