Banda Aceh – Air zam-zam untuk jemaah haji Aceh mulai tiba di Embarkasi Banda Aceh. Hingga Minggu (10/5/2026), sebanyak sekitar 3.000 jerigen air zam-zam telah diterima untuk selanjutnya dibagikan kepada jemaah usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Aceh, Arijal, mengatakan distribusi air zam-zam akan dilakukan saat proses debarkasi atau kepulangan jemaah ke Aceh.
“Hari ini air zam-zam sudah sampai sekitar 3.000 jerigen untuk nanti dibagikan kepada seluruh jemaah yang sudah selesai melaksanakan ibadah haji,” kata Arijal di Banda Aceh.
Ia menjelaskan, jumlah air zam-zam yang telah tiba tersebut masih sekitar setengah dari total kebutuhan seluruh jemaah haji Aceh tahun 2026 yang mencapai sekitar 5.500 orang.
“Belum, itu masih setengah. Jemaah kita kan jumlahnya 5.500 seluruhnya,” ujarnya.
Menurut Arijal, pengiriman air zam-zam akan terus dilakukan secara bertahap menggunakan penerbangan berikutnya hingga seluruh kebutuhan jemaah terpenuhi.
“Nanti akan dibawa lagi oleh pesawat berikutnya. Setelah terpenuhi, nanti akan dibagikan kepada seluruh jemaah ketika debarkasi,” katanya.
Sementara itu, proses pemberangkatan jemaah haji Aceh ke Arab Saudi hingga kini berlangsung lancar. PPIH mencatat sebanyak lima kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dengan total mencapai 1.962 jemaah.
“Hari ini sudah masuk kloter 6. Insya Allah semuanya berjalan lancar,” ujar Arijal.
Arijal menjelaskan, bahwa jemaah kloter 6 tersebut dijadwalkan terbang pada Senin pagi sekitar pukul 08.40 WIB.
“Mereka akan meninggalkan Asrama Haji sekitar pukul 04.00 WIB. Jadi diharapkan kepada jemaah sebelum naik bus supaya dapat mengambil wudhu, nanti salatnya di atas bus,” katanya.
Terkait kondisi jemaah Aceh di Arab Saudi, Arijal menyebut secara umum dalam keadaan sehat dan sebagian di antaranya telah menyelesaikan umrah wajib.
“Sama seperti biasa dan sehat. Ada beberapa jemaah yang sudah selesai melaksanakan umrah wajib,” ujarnya.[]










