Banda Aceh – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh mengimbau jemaah untuk menyesuaikan aktivitas ibadah dengan kondisi fisik, mengingat kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi.
“Jangan terlalu melakukan aktivitas-aktivitas yang menyerap tenaga. Jemaah kita harapkan harus menjaga kesehatannya,” kata Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, Darwin, Jumat (8/5/2026).
Darwin menjelaskan, bahwa disipilin menjaga kondisi tubuh merupakan kunci di tengah kondisi cuaca ekstrem. Apalagi, kata dia, puncak musim haji sudah dekat.
“Inikan sudah menjelang musim haji, makanya semuanya diharapkan untuk melakukan ibadah-ibadah wajib saja,” jelasnya.
Dia menyampaikan, hingga kini sudah tiga kelompok terbang (kloter) jemaah haji Aceh tiba di Tanah Suci. Kloter pertama mendarat di Madinah, sedangkan dua kloter lain tiba di Jeddah.
Sebelum puncak haji, jemaah yang sudah tiba di Arab Saudi melakukan berbagai kegiatan ibadah, sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah haji musim 1447 H/2026 M.
PPIH Embarkasi Banda Aceh mengimbau para tamu Allah itu memakai alat pelindung diri untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh tetap terjaga selama ibadah.
“Memakai masker, sandal, topi, kaca mata, dan alat pelindung diri lainnya. Insya Allah jika memang dipatuhi dan didengar oleh para jemaah kesehatannya dapat terjaga dengan baik,” ucapnya.[]










