Jumat, November 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Beda Pendapat Pemuda Adat dan MRP Soal Pemekaran Papua

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (29/04/2022) - 04:29 WIB
in NASIONAL
0
Skenario Pemekaran Papua

Pemuda Adat Papua mendukung pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

oleh Flori Sidebang, Nawir Arsyad Akbar


Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Pemuda Adat Papua pada Kamis (28/4/2022) menemui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Kedatangan perwakilan Pemuda Adat Papua ini untuk memberi dukungan dan meminta pemerintah mempercepat proses pembentukan daerah otonomi baru (DOB) atau pemekaran Papua di tiga wilayah, yaitu Papua Tengah, Papua Pegunungan Tengah dan Papua Selatan.


“Kami mendukung penuh pemerintah pusat dengan hadirnya Daerah Otonomi Baru di Papua. Ini untuk mensejahterakan rakyat Papua dan pemerataan pembangunan di tanah Papua,” kata Ketua Umum DPN Pemuda Adat Papua, Jan Christian Arebo.


“Untuk itu, kami mengharapkan kepada Bapak Presiden untuk segera mempercepat DOB di Tanah Papua guna menciptakan situasi Papua yang aman, damai, dan kondusif juga membawa kesejahteraan kepada masyarakat Papua,” tambahnya.


Arebo meyakini, pemekaran wilayah tersebut akan membawa dampak positif bagi masyarakat Papua dan mempercepat pembangunan di Bumi Cendrawasih. Ia pun menegaskan, sebagian besar rakyat Papua setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Tidak semua orang Papua minta merdeka, tidak semua orang Papua minta referendum, saya adalah Warga Negara Indonesia yang setia dan taat pada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan NKRI harga mati,” tegas Arebo.


Dalam kesempatan yang sama, Pendeta Catto Y Mauri menekankan dukungannya terhadap pemekaran tiga wilayah di Papua. Selain itu, Pendeta Mauri juga mengatakan, NKRI adalah pemberian anugerah Tuhan untuk rakyat Papua.


“Sebagai seorang hamba Tuhan, saya ingin katakan satu statemen yang saya bisa bilang dan tidak terbantahkan. Papua di dalam NKRI itu anugerah Tuhan. Itu kita syukuri,” ujar Pendeta Mauri yang juga anggota Pemuda Adat Papua.


Sementara itu, Mahfud MD menyampaikan kepada DPN Pemuda Adat Papua bahwa pemerintah akan mempercepat proses DOB di Papua. “Caretaker sedang dipikirkan yang penting diundangkan dulu dalam waktu yang tidak terlalu lama, nanti baru Presiden pembentukannya dengan Perpres, itu lebih gampang sudah kita siapkan,” ungkap Mahfud.


Ia menyebut, bakal segera menindaklanjuti semua masukan yang diterima dari DPN Pemuda Adat Papua dan menyampaikannya kepada Presiden Joko Widodo.


“Semua saya akan sampaikan ke Presiden, lalu kita akan mempercepat. Saya ucapkan terima kasih, selamat jalan, salam untuk saudara saya di Papua,” tutur Mahfud.


Adapun hadir dalam pertemuan tersebut Waketum DPN Pemuda Adat Papua Hironimus Taime, Dewas DPN Pemuda Adat Papua Daud Rumaropen, Julles Ongge, dan Willem Frans Ansanay. Sedangkan dari Kemenko Polhukam juga hadir Sesmenko Polhukam, seluruh Deputi dan beberapa staf Menko Polhukam.


 


 

Sumber: Republika

Tags: daerah otonomi baruDOB PapuapapuaPemekaran Papuapemekaran provinsi papua
ShareTweetPin
Previous Post

Srikandi Ganjar Jabodetabek Gelar Aksi Sosial

Next Post

Pangdam IM Resmikan Bantuan Instalasi Air di Makam Syiah Kuala

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Kamis (05/11/2026) - 22:23 WIB
Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Kamis (05/11/2026) - 22:17 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penyadapan Ilegal Bisa Dijerat Pidana

Menko Yusril Prihatin atas Peristiwa di Pidie, Pemerintah Sepakat Lakukan Penyelidikan

Kamis (05/11/2026) - 16:04 WIB
LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Rabu (04/11/2026) - 22:52 WIB
Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Rabu (04/11/2026) - 22:13 WIB
Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Rabu (04/11/2026) - 22:03 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.