Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Sekjen Gerindra: Prabowo tak Mau Bangsa Indonesia Terpecah

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (24/04/2022) - 03:17 WIB
in NASIONAL
0
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) bersama Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (kiri)

Sekjen Gerindra ungkap pesan Prabowo dalam menjaga persatuan Indonesia

JAKARTA — Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tidak ingin persatuan bangsa mengalami perpecahan. Ia mengungkapkan, hal itulah yang mendorong Prabowo memilih bergabung dan membantu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.


Muzani mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi buktinya pentingnya persatuan. Sebab, dengan persatuan maka Indonesia bisa menghadapi pandemi Covid-19. 


Ia melanjutkan, sebagai negara besar Indonesia harus memiliki pemimpin yang menjunjung tinggi persatuan. Karena dengan persatuan negara akan menjadi kuat.


Menurutnya, untuk menjaga persatuan kita tidak boleh cepat tersinggung, apalagi dengan mementingkan harga diri dan kepentingan pribadi. Persatuan sebuah bangsa tidak mungkin dipelihara jika para pemimpinnya orang-orang yang cepat tersinggung. Harganya dirinya lebih tinggi di atas rata-rata.  


“Itulah mengapa Pak Prabowo lebih memilih untuk menjaga persatuan bangsa seusai pilpres 2019. Pembelahan yang mengancam persatuan bangsa amatlah nyata dan Pak Prabowo tidak mau bangsa ini terbelah, apalagi sampai terjadi pertumpahan darah,” ujar Muzani.


“Karena itu beliau memutuskan untuk menjaga persatuan ini dengan bersama-sama membangun pemerintah di bawah kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin,” katanya saat menghadiri silaturahmi dengan ulama, pemimpin Ormas, akademisi dan masyarakat Jawa Barat di Gedung Yayasan Darul Hikam, Bandung, Sabtu (23/4/2022).


Muzani melanjutkan, keputusan Prabowo saat itu tidaklah populer. Bahkan, sampai sekarang sering disalahpahami, disalah mengerti, dan tak jarang Prabowo juga sering dimaki sampai dicaci. “Tapi itu adalah harga sebuah persatuan dan akhirnya seuasana kondusif terjadi sampai sekarang. Apalagi ketika kita menghadapi pandemi Covid-19, kerukunan dan kebersamaan sangat kita rasakan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.


Ia mengatakan, pemimpin-pemimpin terdahulu telah memberi teladang penting dalam menjaga persatuan bangsa. Sebagai contoh Bung Karno memilih meninggalkan Istana Bogor daripada melawan rezim Orde Baru ketika itu. Meskipun kekuatan Soekarnois amatlah memungkinkan untuk melawan. 


Demikian juga Presiden Soeharto memilih mundur ketika desakan demonstran begitu masif memintanya lengser. Padahal, ABRI dan Polri masih berada di belakangnya. Begitupun dengan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang memilih meninggalkan Istana Negara. “Semua itu dilakukan untuk tetap menjaga persatuan bangsa dan menghindari pertumpahan darah, agar persatuan bangsa kita yang dibangun susah payah dapat tetap terjaga,” katanya.

Sumber: Republika

Tags: Gerindraprabowo subianto
ShareTweetPin
Previous Post

Konjen Serukan WNI Gotong Royong di Shanghai Hadapi Masa Sulit

Next Post

Menteri Keuangan Jerman: Bantu Ukraina tanpa Bahayakan Kepentingan Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Rektor UIN Ar-Raniry dan Istri Dipeusijuek, Awali Amanah Periode 2026-2030

Rektor UIN Ar-Raniry dan Istri Dipeusijuek, Awali Amanah Periode 2026-2030

Senin (17/08/2026) - 14:34 WIB
Peringati HUT Ke-81 RI, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan kepada Keluarga Pahlawan

Peringati HUT Ke-81 RI, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan kepada Keluarga Pahlawan

Senin (17/08/2026) - 14:30 WIB
Polda Selidiki Kericuhan Hari Damai Aceh 

Polda Selidiki Kericuhan Hari Damai Aceh 

Senin (17/08/2026) - 14:16 WIB
Kasus Narkotika Mendominasi Penerima Remisi di Aceh, Capai 2.665 Orang

Kasus Narkotika Mendominasi Penerima Remisi di Aceh, Capai 2.665 Orang

Senin (17/08/2026) - 14:00 WIB
HUT Ke-81 RI, Kepala Kemenag Aceh Besar: Jangan Sampai Kemajuan Teknologi Bikin Manusia Hilang Hati Nurani

HUT Ke-81 RI, Kepala Kemenag Aceh Besar: Jangan Sampai Kemajuan Teknologi Bikin Manusia Hilang Hati Nurani

Senin (17/08/2026) - 13:36 WIB
Brigjen Ari Wahyu Widodo Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan di Polda Aceh

Brigjen Ari Wahyu Widodo Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan di Polda Aceh

Senin (17/08/2026) - 13:30 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.