Rabu, April 29, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

FSEL Gelar In House Training Kurikulum Merdeka Seri Pertama: Sosialisasi Kurikulum Merdeka

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (21/04/2022) - 17:48 WIB
in NASIONAL
0
Forum Sekolah Enam Lima (FSEL) menyelenggarakan In House Training Kurikulum Merdeka Seri Pertama: Sosialisasi Kurikulum Merdeka  di SMAN 8 Depok, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.Selasa (19/4).

Sebagian besar guru dan kepala sekolah merasa belum menguasai Kurikulum Merdeka.

  BOGOR — Pada tanggal 11 Februari 2022,  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)  menggulirkan Merdeka Belajar Episode 15, yaitu Kurikulum Merdeka yang merupakan pengembangan dari Kurikulum Prototipe sebagai bagian penting upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama dialami. Kurikulum ini memiliki keunggulan, di antaranya 1) 20-30 persen  jam pelajaran digunakan  untuk pengembangan  karakter Profil Pelajar  Pancasila melalui  pembelajaran berbasis  projek; 2) sederhana dan mendalam:  fokus pada materi yang  esensial dan pengembangan  kompetensi peserta didik pada  fasenya; 3) lebih merdeka bagi siswa, guru, dan sekolah; dan 4) prinsip relevan dan interaktif. 


Penerapan kurikulum baru harus dibarengi dengan pemahaman para pemangku kepentingan utamanya pemahaman dari satuan pendidikan dalam hal ini adalah kepala sekolah dan guru-guru sebagai ujung tombak pelaksana kurikulum. 


Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman para kepala sekolah dan guru dinilai belum memadai. Hal ini terungkap dari hasil survei  kepada guru-guru di sekolah yang menyatakan bahwa sebagian besar guru dan kepala sekolah merasa belum menguasai Kurikulum Merdeka. Hal ini disebabkan oleh belum tersampaikannya informasi mengenai Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah karena kegiatan sosialisasi tentang merdeka belajar yang diselenggarakan oleh pemerintah masih terbatas.


Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam menyebarluaskan dan memberikan pemahaman mengenai Kurikulum Merdeka kepada para kepala sekolah dan guru, sekolah-sekolah di Kota Depok yang tergabung dalam komunitas Forum Sekolah Enam Lima (FSEL) dengan Pengawas Pembina Kusnandar Ssi   MSi menyelenggarakan in house training Kurikulum Merdeka Episode Pertama: Sosialisasi Kurikulum Merdeka.


Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa  (19/4) Kegiatan ini diikuti oleh 6 sekolah negeri dan swasta di Kota Depok, yakni: SMAN 8, SMAN 13, SMA Genesis Medicare, SMA Kasih, SMA Pondok Daun, dan SMA Al-Jannah. Pada kesempatan tersebut masing-masing sekolah menghadirkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru BK dan atau staf wakil kepala sekolah. Kegiatan diawali dengan penanyangan video motivasi dan ice breaking oleh narasumber.


Adapun tujuan penyelenggaraan kegiatan in house training tersebut adalah untuk memberikan dan meningkatkan pemahaman para peserta tentang konsep Kurikulum Merdeka sebagai bekal peserta dalam mengaplikasikan kurikulum di tingkat satuan pendidikan.


“Selama acara  para peserta mengikuti kegiatan dengan sangat antusias dan rasa ingin tahu yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh keinginan yang sangat kuat dari para peserta untuk mengetahui secara mendalam mengenai Kurikulum Merdeka,” kata Supeni MPd  selaku ketua FSEL dan kepala SMAN 8 Depok  seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id.


Beberapa peserta mengakui bahwa selama ini mereka  belum pernah mendapatkan informasi secara menyeluruh tentang Kurikulum Merdeka. Setelah mengikuti in house training , para peserta  mengatakan cukup mengerti tentang Kurikulum Merdeka. Hal ini didukung oleh penyampaian yang jelas dari pemateri, yakni Kusnandar SSi MSi. yang sekaligus juga sebagai Pengawas Pembina.


Para peserta berharap akan ada lanjutan kegiatan yang mengupas lebih dalam lagi mengenai Kurikulum Merdeka sehingga mereka akan lebih siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di sekolah masing-masing. “Kegiatan in house training Kurikulum Merdeka Seri berikutnya akan membahas tentang analisis capaian pembelajaran, TP dan ATP; pembelajaran diferensiasi; penyusunan modul ajar; asesmen pembelajaran paradigm baru; projek penguatan profil pelajar Pancasila; dan Kurikulum operasioan satuan pendidikan,: ungkap Supeni.


Kegiatan in house training Kurikulum Merdeka Episode Pertama ini sebelumnya telah dilaksanakan oleh anggota FSEL Kota Bogor, pada tanggal 30 Maret 2022 di SMA Satu Bakti dihadiri oleh guru-guru dari SMA Taman Siswa dan SMA Satu Bakti; dan pada tanggal 18 April 2022 di SMA Kosgoro Kota Bogor dihadiri oleh seluruh guru SMA Kosgoro. 


Supeni menjelaskan, FSEL adalah kependekan dari Forum Sekolah Enam Lima. Istilah Enam Lima menggambarkan jumlah sekolah yang menjadi anggota komunitas ini. Enam Lima bukan berarti berjumlah enampuluh lima, namun bermakna enam sekolah yang berlokasi di Kota Depok dan lima sekolah yang berlokasi di Kota Bogor. “Insya Allah pada tahun ajaran 2022/2023 dari 11 anggota FSEL,  tujuh anggota akan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Mandiri berubah,” .


Rincian anggota FSEL adalah enam sekolah  berlokasi Depok yaitu SMA Negeri 8 Kota Depok,  SMA Negeri 13 Kota Depok, SMAS Genesis Medicare Kota Depok, SMAS Islam Alam dan Sains Al-Jannah Kota Depok, SMAS Kasih Pancoran Mas Kota Depok, dan SMAS Pondok Daun Kota Depok. Sedangkan lima sekolah lainnya  berlokasi di Bogor, yaitu SMAS Bogor Raya Kota Bogor, SMAS Kosgoro Kota Bogor, SMAS PGRI 3 Kota Bogor, SMAS Kristen YPK Satu Bakti Kota Bogor, dan SMA Taman Siswa Kota Bogor.

Sumber: Republika

Tags: fselkurikulum merdekasosialisasi kurikulum merdeka
ShareTweetPin
Previous Post

Peringati Hari Kartini, PDIP Gelar Diskusi UU TPKS

Next Post

Waka Komisi III Kecewa Dosen Unri Diduga Pelaku Cabul Mahasiswi Dibebaskan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Rektor UIN Ar-Raniry Ingatkan Gubernur-Wagub Aceh Soal Pendidikan Berkualitas 

Rektor UIN Ar-Raniry Minta Pemda Perketat Izin dan Pengawasan Daycare di Aceh

Rabu (29/04/2026) - 15:52 WIB
Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Polisi Tetapkan Seorang Pengasuh Daycare Jadi Tersangka Penganiayaan Balita di Banda Aceh

Rabu (29/04/2026) - 15:48 WIB
Avian Brands Bekali Mahasiswa Arsitektur FST UIN Ar-Raniry dengan Ilmu Pengecatan

Avian Brands Bekali Mahasiswa Arsitektur FST UIN Ar-Raniry dengan Ilmu Pengecatan

Rabu (29/04/2026) - 14:29 WIB
Hanya Enam Daycare Berizin di Banda Aceh, Disdikbud Perketat Pengawasan

Hanya Enam Daycare Berizin di Banda Aceh, Disdikbud Perketat Pengawasan

Rabu (29/04/2026) - 13:17 WIB
Panen Perdana Jagung Pipil di Balohan, Pemko Sabang Dorong Ketahanan Pangan Gampong

Panen Perdana Jagung Pipil di Balohan, Pemko Sabang Dorong Ketahanan Pangan Gampong

Rabu (29/04/2026) - 12:01 WIB
Menkomdigi Soroti Risiko Digital, Tegaskan Pentingnya Perlindungan Perempuan

Menkomdigi Soroti Risiko Digital, Tegaskan Pentingnya Perlindungan Perempuan

Rabu (29/04/2026) - 11:57 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.