Selasa, Mei 26, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Unjuk Rasa Anti-Islam di Swedia Picu Kerusuhan

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (17/04/2022) - 19:28 WIB
in INTERNASIONAL
0
Para pengunjuk rasa membakar bus polisi di taman Sveaparken di Orebro, Swedia, Jumat, 15 April 2022.

Sekitar 100 pemuda melemparkan batu, membakar mobil, ban dan tong sampah

 HELSINKI — Unjuk rasa anti-Islam di Swedia selatan menimbulkan kerusuhan meski polisi sudah memindahkan demonstrasi kelompok ekstrem kanan itu ke lokasi lain sebagai langkah preventif. Rencananya mereka akan membakar Alquran dan hal-hal lain.


Dilaporkan terjadi kerusuhan dan bentrokan di selatan Kota Landskrona. Setelah unjuk rasa partai sayap kanan Denmark, Stram Kurs dipindahkan ke Kota Malmo, sekitar 45 kilometer sebelah selatan.


Polisi mengatakan sekitar 100 pemuda melemparkan batu, membakar mobil, ban dan tong sampah serta memblokir jalan hingga menyebabkan kemacetan. Polisi menambahkan situasi di Landskrona mulai mereda pada Sabtu (16/4/2022) malam tapi suasana masih menegangkan.


Polisi mengatakan tidak ada laporan korban luka dalam peristiwa tersebut. Pada Jumat (15/4/2022) sore terjadi bentrokan antara pengunjuk rasa dan demonstran tandingan di pusat Kota Orebro tempat Stram Kurs berencana membakar Alquran. Kerusuhan itu menyebabkan 12 petugas terluka dan empat mobil polisi dibakar.


Rekaman video dan foto yang diambil dari lokasi kejadian di Orebro memperlihatkan mobil-mobil polisi dibakar dan pengunjuk rasa melempar batu dan benda-benda lain ke arah polisi yang mengenakan perlengkapan anti huru-hara.


Juru bicara kepolisian selatan Swedia, Kim Hild mengatakan polisi tidak mencabut izin unjuk rasa di Landskrona. Karena ambang batas untuk melakukannya sangat tinggi di Swedia yang menghormati kebebasan berbicara.


“(Hak pengunjuk rasa) untuk berdemonstrasi dan berbicara sangat berat, dan butuh sesuatu yang sangat besar untuk diabaikan,” kata Hild pada kantor berita Swedia, TT.


Unjuk rasa Sabtu kemarin digelar di taman Kota Malmo, pemimpin Stram Kurs, Rasmus Paludan berpidato di hadapan sejumlah orang. Beberapa orang pengunjuk rasa tandingan melempari mereka dengan batu. Polisi membubarkan demonstran tandingan dengan semprotan merica.


Media Swedia melaporkan Paludan dilaporkan terkena batu di kakinya. Polisi mengatakan tidak ada laporkan luka serius.


Sejak Kamis (14/4/2022) lalu bentrokan juga terjadi di Stockholm dan Kota Linkoping dan Norrkoping. Stram Kurs berencana menggelar unjuk rasa di kota-kota tersebut.


Paludan merupakan pengacara Denmark yang memiliki kewarganegaraan Swedia. Ia mendirikan Stram Kurs yang artinya Garis Keras pada 2017 lalu. Situs partai yang mendorong gerakan anti-imigran dan anti-Islam itu mengatakan “Stram Kurs merupakan partai politik paling patriotik di Denmark.”

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: bentrokan swediademonstrasi swediaSwediaunjuk rasa anti islam
ShareTweetPin
Previous Post

Kata AHY Soal Rencana Nyapres di 2024

Next Post

Pengamat: Tekanan Akibat Pandemi Bisa Jadi Pemicu Klitih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Motor Satpam Terbakar Saat Kericuhan, USK Beri Bantuan Dua Unit Baru

Motor Satpam Terbakar Saat Kericuhan, USK Beri Bantuan Dua Unit Baru

Senin (25/05/2026) - 23:52 WIB
Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan UEA

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan UEA

Senin (25/05/2026) - 23:39 WIB
Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Senin (25/05/2026) - 23:30 WIB
Listrik Padam, Warga Abdya Andalkan Warkop untuk Ngecas HP dan Akses Internet

Listrik Padam, Warga Abdya Andalkan Warkop untuk Ngecas HP dan Akses Internet

Senin (25/05/2026) - 21:05 WIB
Listrik di Sejumlah Wilayah Aceh Kembali Blackout, PLN Sebut Sistem Belum Stabil

Listrik di Sejumlah Wilayah Aceh Kembali Blackout, PLN Sebut Sistem Belum Stabil

Senin (25/05/2026) - 20:49 WIB
Kalahkan Kampus Ternama, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Juara Umum Kompetisi Inovasi Nasional di Padang

Kalahkan Kampus Ternama, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Juara Umum Kompetisi Inovasi Nasional di Padang

Senin (25/05/2026) - 09:29 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.