Kamis, September 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kemenkominfo: Tudingan AS Soal PeduliLindungi Tidak Beralasan

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (17/04/2022) - 16:10 WIB
in NASIONAL
0
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Usman Kansong,  menyatakan, meski penanganan pandemi di Indonesia menunjukkan perbaikan signifikan dan terkendali pada tingkat rendah, namun semua pihak harus tetap waspada.

Kemenlu Amerika Serikat yang menyebut aplikasi PeduliLindungi melanggar HAM.

 JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Informatika menanggapi Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat yang menyebut aplikasi PeduliLindungi melanggar hak asasi manusia (HAM), terutama terkait privasi data penduduk. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo Usman Kansong menilai, tudingan yang disampaikan Kemenlu AS tersebut tidak berdasar.


Usman mengatakan, dalam pengawasan Kemenkominfo selama ini terhadap PeduliLindungi yang dikelola Kementerian Kesehatan telah berjalan baik. “Kami liat sudah sangat baik. Karena itu dugaan tuduhan itu tidak beralasan menurut kami. Kalau ada persoalan, katakanlah kebocoran data, pasti Kemenkominfo sudah mengambil tindakan, langkah-langkah kepada kemenkes untuk memperbaiki misalnya, memberi teguran dan langkah-langkah yang diatur dalam peraturan pemerintah,” kata Usman saat dihubungi pada Ahad (17/4/2022).


Usman mengatakan, Kemenkominfo yang diberi kewenangan dalam mengawasi pengelolaan penyelenggara sistem elektronik (PSE), tidak menemukan penyalahgunaan data pada PeduliLindungi. Menurutnya, pengelolaan data PeduliLindungi oleh Kemenkes menjadi prioritas dengan sistem keamanan berlapis mulai dari adanya persetujuan di awal penggunaan, perlindungan di tingkat alikasi, hingga di tingkat pusat datanya.


“Infrastruktur dari sisi teknologi itu di lapis kedua, dan lapis ketiga itu dengan pengamanan data terenskripsi,” kata usman.


Untuk itu, sejalan dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Kemenkominfo menegaskan tuduhan tersebut tidak beralasan. Selain itu, Usman menilai penggunaan aplikasi tersebut hingga saat ini berjalan baik dan sangat berguna bagi penanganan Covid-19.


Aplikasi PeduliLindungi juga telah mengikuti standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Kalau katanya tidak berguna, nggak lah, ini sangat berguna, melindungi masyarakat dari terkena Covid-19, kita jg termasuk baik penanganan Covid-nya. Lebih baik dari AS bahkan,” katanya.


Usman pun memastikan Kemenkominfo akan terus melakukan sistem pengawasan terhadap penyelenggara sistem elektronik di Indonesia, termasuk PeduliLindungi. Sehingga jika terdapat kebocoran data maupun penyalahgunaan data akan segera ditindaklanjuti.


Ia mencontohkan, isu penggunaan data pribadi yang disalahgunakan untuk sertifikat Presiden Joko Widodo pada awal penggunaan PeduliLindungi 2020 lalu. “Itu juga bukan kebocoran, penggunaan data pribadi pribadi yang disalahgunakan, dan bukan bocor dari PeduliLindungi, tetapi saat itu begitu ada informasi, kami panggil Kemenkes,” ujarnya.


Sebelumnya, Jumat (15/4/2022), Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat merilis Laporan Praktik Hak Asasi Manusia (HAM) di berbagai negara, termasuk Indonesia. Laporan berjudul 2021 Country Reports on Human Rights Practices itu menyebut aplikasi PeduliLindungi melanggar HAM, terutama terkait dengan privasi data penduduk.


PeduliLindungi memang mewajibkan individu untuk check-in di aplikasi tersebut sebelum memasuki ruang publik. Selain itu, aplikasi ini menyimpan informasi tentang status vaksinasi individu.


Namun, tulis laporan itu, pengelolaan data dalam aplikasi tersebut disesalkan oleh kelompok pendukung HAM. “LSM menyatakan keprihatinan tentang informasi apa yang dikumpulkan dan bagaimana data disimpan dan digunakan oleh pemerintah,” tulis laporan tersebut.

Sumber: Republika

Tags: aplikasi PeduliLindungiaplikasi PeduliLindungi langgar HAMpedulilindungiusman kansong
ShareTweetPin
Previous Post

Sanksi Administratif Menanti Dosen UNRI yang Divonis Bebas

Next Post

Presnas Fossei Gelar Silaturahim dengan Institut Tazkia 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

TikTok Go Dukung ACF 2026, Perkuat Digitalisasi UMKM Kuliner Aceh

TikTok Go Dukung ACF 2026, Perkuat Digitalisasi UMKM Kuliner Aceh

Kamis (10/09/2026) - 13:52 WIB
Mau Sanger Gratis di Sanger Day Fest 2026? Begini Cara Klaimnya

Mau Sanger Gratis di Sanger Day Fest 2026? Begini Cara Klaimnya

Kamis (10/09/2026) - 12:49 WIB
20 Nazir Terima Sertifikat Tanah Wakaf, Kemenag Aceh Besar: Wajib Produktif

20 Nazir Terima Sertifikat Tanah Wakaf, Kemenag Aceh Besar: Wajib Produktif

Rabu (09/09/2026) - 22:25 WIB
SMAN 9 Banda Aceh Gandeng USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kualitas Pendidikan

SMAN 9 Banda Aceh Gandeng USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kualitas Pendidikan

Rabu (09/09/2026) - 22:23 WIB
ACF 2026 Jadi Pusat Studi Gastronomi Aceh, Hadirkan 500 Lebih Variasi Rasa

ACF 2026 Jadi Platform Kolaborasi, Puluhan Komunitas Ikut Terlibat

Rabu (09/09/2026) - 22:19 WIB
Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar, Pemilihan Ketua PSSI Aceh Digelar 3 Oktober

Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar, Pemilihan Ketua PSSI Aceh Digelar 3 Oktober

Rabu (09/09/2026) - 22:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.