Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

PMII Bogor Ultimatum Pemerintah Segera Respons 4 Tuntutan dalam 3×24 Jam 

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (12/04/2022) - 06:15 WIB
in NASIONAL
0
Massa aksi dari PMII Kota Bogor menggelar unjuk rasa di dekat Pintu 1 Istana Bogor, Senin (11/4).

PMM menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah di depan Istana Bogor

BOGOR— Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor melakukan aksi unjuk rasa di dekat Pintu 1 Istana Kepresidenan Bogor, Senin (11/4/2022) sore hingga malam. Unjuk rasa tersebut dilaksanakan dengan membawa empat tuntutan untuk Presiden RI Joko Widodo.


Pantauan Republika.co.id di lokasi, unjuk rasa digelar sekitar 300 meter dari Pintu 1 Istana Bogor, tepatnya di Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Unjuk rasa dimulai sekitar pukul 16.00 WIB bakda Ashar hingga sekitar pukul 19.00 WIB.


Selama unjuk rasa, hujan deras turun di antara sekitar 200 aksi massa dan ratusan personel TNI-Polri. Dalam aksinya, para mahasiswa sempat ricuh dan merusak kawat berduri milik Polresta Bogor Kota, lantaran bersikeras ingin masuk ke Istana Bogor.


Ketua PC PMII Kota Bogor, Fahreza Berliansyah, menyebutkan empat tuntutan dalam aksi 11 April ini di antaranya, PMII Kota Bogor menuntut dan mengecam Presiden untuk dapat mengevaluasi kinerja para jajaran kabinet yang bertanggungjawab dalam memastikan ketersediaan komoditas, yang menjadi kebutuhan rakyat seperti bahan pangan pokok yang murah untuk seluruh rakyat Indonesia.


Kedua, lanjut Fahreza, PMII mendesak Presiden dan pemerintah pusat agar membatalkan kenaikan PPN/PPH/PBB dan Bahan Bakar Minyak (BBM)


“Dimana kenaikan itu semua akan berdampak pada kenaikan segala harga bahan pangan kebutuhan rakyat Indonesia,” ujarnya.


Dia melanjutkan, tuntutan ketiga ialah mendesak Kementerian Perdagangan segera menuntaskan oknum-oknum mafia minyak goreng di Negara Republik Indonesia. “Padahal ketersedian stok kelapa sawit pertahun 2022 berada di angka 50,52 juta ton,” ucapnya.


Selain itu, Fahreza mengatakan, PMII mendesak Kapolri agar segera evaluasi anggotanya yang melanggar protap pengendalian massa. Aparatur kepolisian sebagai alat negara untuk kemanan dan ketertiban masyarakat serta melindungi, mengayomi dan menegakkan hukum sebagaimana terkandung dalam UUD Pasal 30 ayat 4.


Secara spesifik hal itu diatur juga dalam UU No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia bahwa petugas kepolisian dalam menjalankan tugas harus senantiasa bertindak berdasarkan norma hukum, mengindahkan norma agama, kesopanan, kesusilaan, serta menjunjung tinggi HAM.


Dengan tuntutan tersebut, Fahreza mengatakan, PMII memberikan waktu pada Presiden dan Pemerintah Pusat untuk dapat mengambil sikap terkait problematika di atas dengan jangka waktu 3×24 jam.


“Apabila sampai dengan waktu yang ditentukan tidak ada respon yang diberikan. Maka kami siap untuk berlipat ganda dan turun aksi kembali dengan massa yang lebih banyak,” kata dia..


Massa aksi diterima oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan, dan Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Inf Ali Ikhwan.   


 


 

Sumber: Republika

Tags: demo mahasiswademonstrasi 11 aprildemonstrasi mahasiswajokowi 3 periodeminyak gorengPMII kota bogor
ShareTweetPin
Previous Post

Pemkot Jaktim Bantah Pertimbangkan Cabut KJP Pelajar yang Ikut Demo

Next Post

Tak Ingin Kasus Dokter Sunardi Terulang, Komnas HAM: Densus 88 Perlu Pendekatan Humanis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

ISNU Aceh Terima 10 Pojok Baca dari BSI Maslahat untuk Sekolah Terdampak Bencana

ISNU Aceh Terima 10 Pojok Baca dari BSI Maslahat untuk Sekolah Terdampak Bencana

Selasa (23/06/2026) - 23:08 WIB
ANALISIS TARMIZI: PRANCIS LAWAN ARGENTINA KEMBALI DI FINAL 2026

ANALISIS TARMIZI: PRANCIS LAWAN ARGENTINA KEMBALI DI FINAL 2026

Selasa (23/06/2026) - 16:41 WIB
Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah Bantu Murid dan Guru di Aceh Bangkit Pascabencana

Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah Bantu Murid dan Guru di Aceh Bangkit Pascabencana

Selasa (23/06/2026) - 14:56 WIB
Gubernur Mualem Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh

Gubernur Mualem Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh

Selasa (23/06/2026) - 14:52 WIB
Sekda Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Sekda Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Selasa (23/06/2026) - 14:49 WIB
Perkuat Kolaborasi: BBPOM Aceh Pastikan Pengawas Makin Kompeten, Konsumen Makin Terlindungi

Perkuat Kolaborasi: BBPOM Aceh Pastikan Pengawas Makin Kompeten, Konsumen Makin Terlindungi

Selasa (23/06/2026) - 14:46 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.