Banda Aceh – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Bireuen, Aceh, Nurwaida Muhammad Yusuf (76), wafat menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, Selasa (26/5/2026) pagi waktu Arab Saudi.
Almarhumah merupakan jemaah kelompok terbang (kloter) BTJ-08 Embarkasi Banda Aceh. Informasi wafatnya Nurwaida disampaikan Kepala Sub Bagian Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Darwin.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah berpulang ke rahmatullah salah seorang jamaah BTJ-08, pukul 07.20 WAS, di tenda Arafah,” kata Darwin kepada wartawan.
Darwin menjelaskan, Nurwaida meninggal dunia sebelum masuk waktu wukuf. Karena itu, proses ibadah hajinya akan dibantu melalui mekanisme badal haji.
“Jemaah ini waktu meninggal belum masuk waktu wukuf dan jemaah akan dibadalhajikan,” ujarnya.
Menurut Darwin, sebelum wafat almarhumah sempat mendapatkan perawatan medis karena memiliki riwayat penyakit hipertensi dan jantung. Saat ini, proses fardhu kifayah terhadap jenazah masih dikoordinasikan bersama pihak Syarikah Rakeen.
“Jenazah saat ini masih di tenda Arafah, direncanakan akan dibawa ke rumah sakit terlebih dahulu,” katanya.
Nurwaida diketahui berangkat ke Tanah Suci bersama kloter BTJ-08 pada 13 Mei 2026. Kloter tersebut terdiri atas jemaah asal Kabupaten Aceh Besar, Bireuen, dan Gayo Lues dengan total 393 orang termasuk petugas haji.
Sementara itu, Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah asal Aceh tersebut.
“Semoga almarhumah diampunkan segala dosanya dan ditempatkan di surga Allah serta memperoleh haji mabrur. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan,” ujar Arijal.[]










