Banda Aceh – Listrik di Sejumlah Aceh kembali mengalami pemadaman atau blackout, pada Senin (25/5/2026) sore. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyampaikan bahwa proses pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Sub Sistem Aceh masih belum stabil.
Kondisi tersebut menyebabkan jaringan listrik kembali mengalami pemadaman di sejumlah wilayah.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Aceh, Lukman Hakim, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah percepatan untuk memulihkan pasokan listrik bagi masyarakat.
“Pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Sub Sistem Aceh saat ini masih belum stabil, yang mengakibatkan jaringan kembali mengalami padam di beberapa wilayah,” kata Lukman Hakim dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, PLN saat ini mengoptimalkan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) guna membantu menopang beban kelistrikan selama proses pemulihan berlangsung.
“Sebagai langkah penanganan cepat, saat ini kami terus mengoptimalkan penggunaan PLTD untuk membantu menopang beban kelistrikan,” ujarnya.
PLN juga mengerahkan tim siaga selama 24 jam penuh di lapangan untuk mempercepat proses normalisasi sistem kelistrikan di Aceh.
“Kami berkomitmen melakukan upaya semaksimal mungkin dengan menerjunkan tim siaga yang bekerja 24 jam penuh agar sistem kelistrikan dapat segera pulih sepenuhnya,” tambahnya.
Atas kondisi tersebut, PLN UID Aceh turut menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan pasokan listrik tersebut.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan berharap masyarakat dapat memahami proses pemulihan yang sedang berlangsung,” tutup Lukman.[]










