Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh perbankan daerah di kancah internasional. Bank Aceh Syariah resmi masuk ke dalam jajaran bank bergengsi dunia dalam daftar World’s Best Banks 2026 yang dirilis oleh majalah bisnis kenamaan, Forbes, bekerja sama dengan lembaga riset Statista.
Masuknya Bank Aceh Syariah ke dalam daftar ini membuktikan bahwa bank pembangunan daerah (BPD) berprinsip syariah ini mampu bersaing dan diakui kualitas layanannya di tingkat global.
Forbes mencatat, dari total 410 bank di seluruh dunia yang dievaluasi dan masuk dalam daftar tahun ini, Bank Aceh Syariah berhasil unjuk gigi sebagai salah satu dari 18 bank asal Indonesia yang dinilai memiliki performa terbaik. Pencapaian ini menyejajarkan Bank Aceh Syariah dengan bank-bank raksasa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang juga masuk dalam daftar tersebut.
Berdasarkan hasil pemeringkatan, masuknya Bank Aceh Syariah menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan dan kepuasan nasabah, seiring dengan adaptasi bank terhadap perubahan perilaku masyarakat yang kini semakin mengandalkan layanan berbasis teknologi atau digitalisasi perbankan.
Selain Bank Aceh Syariah, BPD lain yang turut mengharumkan nama daerah di daftar World’s Best Banks 2026 adalah Bank Sumut dan Bank Nagari. Kehadiran bank-bank daerah ini menunjukkan bahwa inovasi layanan dan kedekatan dengan nasabah lokal memiliki nilai jual yang tinggi di mata riset internasional.
Secara global, pemeringkatan Forbes tahun ini juga menyoroti peran penting digitalisasi perbankan dan bank digital (neobank). Di kancah internasional, sebanyak 311 bank berhasil mempertahankan posisi mereka dari tahun sebelumnya, sementara beberapa bank lain seperti Banco Consorcio (Cile) hingga Bank of New Zealand mencatatkan rekor tembus ke posisi teratas untuk pertama kalinya.
Pencapaian Bank Aceh Syariah di World’s Best Banks 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Serambi Mekkah, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa ekosistem perbankan syariah di daerah memiliki daya saing kuat yang diakui oleh dunia.









