Banda Aceh – Jemaah haji Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-02 telah menerima dana bantuan wakaf Baitul Asyi setibanya di Makkah. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh pengurus Baitul Asyi di tempat penginapan jemaah.
Kasubbag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh, Darwin, mengatakan pembagian dana Baitul Asyi kepada jemaah kloter BTJ-02 dilakukan setelah salat Asar.
“Kemarin sore jemaah kita kloter 2 sudah menerima Baitul Asyi di penginapannya bakda Asar, dengan jumlah dana sebesar 2.000 riyal yang langsung dibagikan oleh pihak pengurus Baitul Asyi,” kata Darwin, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, sejauh ini penyaluran dana Baitul Asyi baru dilakukan kepada jemaah kloter BTJ-02. Sementara untuk kloter berikutnya akan dijadwalkan secara bertahap.
“Baru kloter 2, selanjutnya akan dijadwalkan lagi kloter 3 hingga seterusnya. Sedangkan kloter 1 yang masih di Madinah akan mendapatkan Baitul Asyi ketika sudah berada di Makkah,” ujarnya.
Menurut Darwin, penyaluran dana tersebut dilakukan setelah jemaah tiba dan menempati penginapan di Makkah. “Setelah di Makkah akan dijadwalkan menerima Baitul Asyi,” katanya.
Selain menerima dana wakaf Baitul Asyi sebesar 2.000 riyal, setiap jemaah haji Indonesia juga memperoleh living cost atau biaya hidup sebesar 750 riyal Saudi.
“Untuk living cost 750 riyal, Baitul Asyi 2.000 riyal. Total yang diterima jemaah 2.750 riyal,” jelas Darwin.
Ia menambahkan, pembagian living cost kepada jemaah dilakukan lebih awal saat berada di Asrama Haji Embarkasi Aceh.
“Living cost dibagikan saat masuk di asrama pada saat pembagian dokumen-dokumen lainnya di Aula Jeddah,” demikian Darwin.[]










