Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh pada Maret 2026 mencapai 2.684 kunjungan. Angka tersebut mengalami penurunan tipis sebesar 1,18 persen dibandingkan Februari 2026.
Kepala BPS Aceh, Agus Andria, menjelaskan bahwa meskipun terjadi penurunan secara bulanan, tren kunjungan wisman secara tahunan menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
“Jika dibandingkan dengan Maret 2025, jumlah kunjungan wisman pada Maret tahun ini justru meningkat sebesar 22,45 persen,” ucap Agus di Banda Aceh, Senin (4/5/2026).
Ia menambahkan, pemantauan kunjungan wisman dilakukan melalui dua pintu masuk utama di Aceh, yakni Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Internasional Balohan di Sabang.
Berdasarkan data BPS, wisman asal Malaysia masih mendominasi kunjungan ke Aceh dengan total 1.312 kunjungan. Disusul kategori negara lainnya sebanyak 1.140 kunjungan.
Sementara itu, kunjungan dari negara lain tercatat lebih kecil, antara lain Australia 75 kunjungan, Jerman 49, Singapura 30, Amerika Serikat 25, Perancis 22, Inggris 17, Belanda 8, Thailand 4, dan Selandia Baru 2 kunjungan.
Di sektor perhotelan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Aceh pada Maret 2026 tercatat sebesar 19,79 persen. Angka ini turun 1,84 persen poin dibandingkan Februari 2026, namun mengalami kenaikan 6,49 persen poin dibandingkan Maret 2025.
“Untuk hotel nonbintang dan akomodasi lainnya, TPK pada Maret 2026 tercatat sebesar 17,10 persen. Angka ini naik 1,84 persen poin dibandingkan Februari 2026 dan meningkat 4,49 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Agus.
Secara umum, BPS menilai bahwa meskipun terjadi fluktuasi bulanan, sektor pariwisata Aceh menunjukkan tren pemulihan yang positif jika dilihat dalam perbandingan tahunan.[]










