Banda Aceh – Asrama Haji Kelas I Aceh menyatakan kesiapan hampir penuh dalam menyambut kedatangan jemaah calon haji (JCH) tahun 2026. Hingga saat ini, kesiapan fasilitas telah mencapai sekitar 98 persen, dengan berbagai penyempurnaan masih terus dilakukan menjelang kedatangan kloter pertama pada 5 Mei mendatang.
Kepala Asrama Haji Kelas I Aceh, Irsyadi, mengatakan pihaknya terus melakukan pembenahan agar seluruh layanan dapat berjalan optimal saat jemaah mulai masuk ke asrama.
“Kita siap menerima jemaah haji, sekarang kondisi sekitar 98 persen. Masih ada waktu untuk berbenah sedikit-sedikit lagi, karena jemaah pertama masuk tanggal 5 Mei. Kita ingin saat mereka datang, semua sudah dalam kondisi sempurna,” kata Irsyadi, Selasa (21/4/2026).
Ia menjelaskan, Asrama Haji Aceh memiliki total 187 kamar yang tersebar di beberapa gedung, yakni Gedung Muzdalifah, Gedung Misfalah, Gedung A1, serta Grand Misfalah yang merupakan bangunan baru.
Selain peningkatan kapasitas, pihak asrama juga menghadirkan kemudahan bagi jemaah, terutama para lansia dalam mengakses layanan konsumsi. Setiap gedung kini dilengkapi fasilitas makan tersendiri, sehingga jemaah tidak perlu berpindah lokasi.
“Sekarang semua jemaah di setiap gedung bisa menikmati makan di gedung masing-masing. Jadi mereka bisa lebih fokus untuk istirahat tanpa harus mengeluarkan banyak energi untuk pergi ke tempat makan,” jelasnya.
Tak hanya itu, inovasi juga dilakukan dalam pelaksanaan manasik haji. Tahun ini, Asrama Haji Aceh menghadirkan fasilitas praktik manasik menggunakan replika badan pesawat asli, yang memungkinkan jemaah memahami tata cara ibadah selama penerbangan.
“Kita ada manasik baru, yaitu praktik di pesawat. Jemaah yang belum pernah menggunakan pesawat bisa melihat langsung dan mempelajari bagaimana pelaksanaan ibadah di dalam pesawat. Ini inovasi baru, dan sejauh ini hanya ada di Aceh dengan menggunakan badan pesawat asli,” kata Irsyadi.
Sementara itu, pembangunan gedung baru yang direncanakan sejak 2025 kini telah rampung dan siap digunakan pada musim haji tahun ini. Gedung tersebut memiliki kapasitas sekitar 200 tempat tidur atau setengah kloter jemaah.
“Ini menjadi rahmat bagi seluruh jemaah haji Aceh. Dengan adanya gedung baru berkapasitas 200 bed, jemaah kini lebih leluasa dalam memanfaatkan kamar sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Dengan berbagai peningkatan fasilitas dan layanan tersebut, Asrama Haji Aceh optimistis dapat memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.[]









